MY DREAM

MY DREAM
133


__ADS_3

Sepulang dari pernikahan kita, Eka memang ada masalah di kampung. Makanya dia menginap di mansion Ken untuk menenangkan fikirannya. Ternyata selama disana Wulan juga sering menanyakannya kapan pulang.


Terpaksa Eka langsung pamit pulang pada kita dengan alasan ada kerjaan esokan paginya. Wulan sudah menunggu Eka di depan aparteman.


“Kenapa kamu lama sekali pulangnya?” tanya Wulan.


“Ada masalah sedikit, ngapain lo kesini kalau Dave tahu bagaimana?”.


“Aku kan istri kamu, terserah aku dong” Wulan bete.


“Kamu kembali ke rumah kamu atau gak ke aparteman kamu. Nanti kita ketemu, gue mau istirahat”.


“Aku kangen” Wulan memgang lengan Eka.


“Jangan mengada-ngada deh, gue serius capek, gue mau istirahat. Besok gue datang ke aparteman kamu” Eka melunak.


“Beneran ya” Wulan senang.


“Iya..”.


Wulan kembali ke apartemannya dan Eka masuk apartemannya. Pagi harinya mereka ketemu dan jalan-jalan. Eka membawa Wulan ke rumahnya selalu ditolak sama bundanya. Berapa kali Eka mencoba untuk bunda menerima Wulan tapi tetap sama.


Ternyata tanpa sepengetahuan Eka, Wulan masih sering pergi dengan om-om yang sudah menghamilinya itu. Apalagi ketika Eka di kampung, membuat Wulan leluasa melakukannya. Bunda Eka juga sering melihatnya makanya dia tidak mau menerima Wulan.


Tiba saatnya hari resepsi aku dan Ken, Eka juga telat datang karena dari aparteman Wulan. Wulan melarangnya pergi, tapi tidak mungkin Eka tidak datang. Karena Ken adalah sahabatnya dan sudah banyak membantunya.


Malam harinya Wulan datang ke hotel dan menghubungi Eka “kamu dimana, aku di hotel tempat resepsi Ken. Kalau kamu tidak turun aku masuk kesana” ancam Wulan.


Makanya Eka pergi ketika Ken, Mike, dan Beni marah padanya. Sebab Wulan sudah berada di lobi hotel mengancam akan masuk.


Eka menarik Wulan menjauh dari hotel dan mereka pergi dengan mobil Wulan. Di tengah jalan Eka menghentikan mobilnya.


“Kenapa lo datang ha?” Eka melihat Wulan.


“Karena aku ingin melihatkan ini” Wulan memberikan tes pack pada Eka.


Eka melihatnya dan kaget “kamu hamil?”.


“Iya, besok kita cek ke dokter kandungan” ucap Wulan.


Wulan menipu Eka dengan bilang dia hamil anaknya. Berapapun tes pack yang dicoba pasti akan positif sebab Wulan memang sedang hamil.


“Iya, sekarang kamu pulang, aku pusing” Eka keluar dari mobil Wulan.


Wulan tersenyum sinis pada Eka setelah dia pergi “kamu akan jadi milik aku, Ka” gumam Wulan.

__ADS_1


Eka menstop taksi untuk naik kembali ke hotel “apa yang harus gue lakukan sekarang. Wulan sudah hamil anak aku, bunda pasti akan marah pada aku. Apalagi Ken, Mike, Dave, dan Beni, mereka pasti akan kecewa” gumam Eka dalam hatinya.


Dua hari kemudian Eka kembali ke rumah, dia mau menjelaskan sama bundanya. Tapi sampai di rumah pembantu bilang kalau bundanya sedang pergi ke mansion Ken. Eka langsung berfikiran pada Cici dan mengingat semua yang sudah diketahuinya mengenai kesembuhan Cici.


Sampai di mansion Ken, Eka langsung marah-marah pada semua orang. Sebab dia berfikir kalau Cici ingin memanfaatkan bundanya untuk bisa mereka menikah. Kealahpahaman itu juga membuat penyakit Cici semakin parah.


Sampai di rumah bundanya mengunci pintu dan melarang pembantu untuk membukakan pintu. Setiap hari Eka datang ingin menemui bundanya tapi bundanya sudah tidak mau menemuinya.


Semenjak Eka tahu kalau Wulan hamil anaknya. Mereka sudah tinggal di aparteman Eka, sebab dia juga tahu kalau Dave tidak tinggal aparteman lagi. Sekarang Wulan sudah bisa keluar masuk aparteman itu karena mereka udah memperlihat surat nikah siri mereka.


Eka sudah dua minggu tidak datang ke mansion dan menemui sahabatnya. Sebab dia sibuk dengan Wulan yang melarangnya. Ketika Eka kerja Wulan keluar menemui om-om untuk main di perusahaan atau gak di rumah pemberian om itu.


Wulan tidak pernah mencintai Eka, dia hanya memanfaatkan cintanya Eka demi anak yang di kandungnya. Wulan hanya ingin mendapatkan ayah untuk anaknya, makanya omnya itu mau membantu semuanya. Dia yang memberi uang untuk kebohongan yang dibuat Wulan.


Wulan juga sudah membayar dokter kandungannya. Sebenarnya kehamilan Wulan sudah 4 minggu tapi di bilang dokter dua minggu. Jadi perhitungannya sama ketika mereka sudah melakukan itu.


Sebenarnya Eka juga tidak pernah berhubungan dengan Wulan setelah mereka menikah siri. Hanya sekali ketika Wulan ingin mengambil video waktu itu, itupun tidak jadi karena Eka langsung pinsan karena obat tidur.


“Begitu cerita sebenarnya bos” ucap Danu menjelaskan semua kejadiannya.


“Berarti dia hanya jadi kambing hitam saja?” tanya Dave.


“Iya bos”.


“Tahu bos. Dia rekan bisnis bos Ken. Perusahaan mereka hanya tergantung dengan K Architecth. Sebab pembangunan villa, aparteman, dan hotel mereka hanya K Architecht yang membuatnya” penjelasan salah satu dari perwakilan.


“Siapa namanya?”.


“Pak Candra yang mempunya C Corp” jawab mereka.


“Oh.. kita bisa main-main dengannya. Biar gue yang menjelaskan pada yang lain. Kalian boleh melanjutkan kerja kalian” Dave .


“Danu, ada lagi yang mau kamu laporkan?” tanya Dave.


“Ini bos, mengenai sahabat nona Marsya. Kita sudah dapat informasi kalau minggu depan dia kembali. Dia jurusan architek dan agama islam” jawab Danu.


“Bisa juga kita manfaatkan dia dan terus awasi kalau dia sudah sampai. Mengenai tante Mawar bagaimana?”.


“Kita pernah mendapatkan informasi kalau nyonya Mawar pernah liburan di Inggris. Tapi setelah itu kita kehilangan jejaknya, sebab dia sudah beda negara lagi”.


“Masih ada?” tanya Dave.


“Nggak ada bos” jawab Danu.


“Baiklah. Bilang sama mereka untuk istirahat sekarang. Lanjutkan nanti malam, jangan begadang lagi” ucap Dave.

__ADS_1


“Baik bos” jawab Danu.


Dave langsung pergi meninggalkan KJ Bodygurth. Ketika Dave ingin keluar datang salah satu anak buahnya yang bertugas menjaga Denis.


“Bos..” panggilnya.


“Ada apa?” Dave melihatnya.


“Denis mau ketemu sama bos”.


“Untuk apa?”.


“Katanya ada yang mau dia bicarakan sama bos”.


“Baiklah, bawa dia menemu saya” Denis tidak jadi pergi, dia langsung masuk ke ruangannya.


Tidak lama Denis masuk bersama anak buah Dave “kalian tunggu diluar” perintah Dave.


“Silakan duduk” ucap Dave pada Denis.


Denis langsung duduk “apa yang mau kamu katakan?” tanya Dave.


“Saya mau minta maaf pada semua mas-mas, saya tahu kalau saya sudah salah. Saya ingin keluar dari sini dan melanjutkan kuliah saya” Denis menunduk.


“Yakin kamu mau minta maaf?”.


“Iya mas”.


“Kalau gitu tunggu samapi Ken dan Laili kembali. Sebelum mereka kembali kamu harus menjalankan tugas kamu disini. Kalau kamu ingin cepat keluar ada syaratnya” kata Dave.


“Apa mas?” Denis melihat Dave.


“Apa cara Cici bisa sembuh dengan cepat” jawab Dave.


“Saya tidak tahu mas”.


“Kamu cari sampai dapat, setelah itu saya akan mengeluarkan kamu dari sini sebelum mereka kembali” Dave langsung pergi meninggalkan Denis sendirian.


Dave keluar “bawa dia kembali” perintah Dave pada anak buahnya yang berjaga diluar.


“Baik bos” jawab mereka.


Dave langsung ke parkiran dan mengambil mobil. Dia akan kembali ke rumahnya, sebab dia sudah di hubungi Jihan untuk pulang.


 Dave belum jadi menemui Mike dan Beni, karena mereka sama-sama sibuk. Mike tiba-tiba ada meeting menggantikan Galu, sedangkan Beni ada operasi mendadak.

__ADS_1


__ADS_2