
Ken setelah sarapan dia langsung ke kamar bersih-bersih. Kemudian dia langsung ke ruang rawat mencari aku. Tapi aku tidak ada disana, kemudian dia mencari aku sampai sekeliling mansion.
Ken melihat para tenaga medis sedang berdiri di taman mansion “ada apa ini?” tanya Ken pada salah satu perawat.
“Kita sedang menjalankan perawatan nona Laili, tuan. Sebab dokter Agus tidak datang hari ini, dia akan datang besok pagi” penjelasan perawat.
“Oh..” ucap Ken.
Setelah berapa lama Ken memperhatikan aku kemudian dia melihat Dave, Mike, Beni, dan Eka datang. Dia langsung menghampiri sahabatnya itu, kemudian mereka langsung masuk mansion menuju ruang kerjanya.
“Maaf ya gue minta kalian datang kesini” ucap Ken.
“Tidak apa-apa kok, kita paham” jawab Eka.
“So, apa yang mau lo bicarakan sama kita?” tanya Dave.
“Gue ingin menyelesaikan masalah ini. Sebab gue gak mau semakin berlarut-larut. Sudah bertahun-tahun masih gak ada jalan keluarnya” ucap Ken.
“Masalah yang mana ini?” tanya Beni.
“Masalah mama Vino, Dea, dan oma. Kemudian masalah kecelakaan Laili di Paris. Masalah kepindahan Galu kesini dan masalah pembukaan tempat wisata” ucap Mike.
“Oke, kalau tempat wisata mugkin gue gak ikut campur. Tapi yang lain itu gue bisa bantu, jadi kita mulai darimananya?” ucap Beni.
“Menurut gue lebih baik masalah kecelakaan Laili. Sebab ini harus diselesaikan karena Thania akan kembali kesini kata anak buah gue” kata Dave.
“Kok bisa?” tanya Ken.
“Orang tuanya sedang sakit” Dave.
“Oke, kita bahas masalah kecelakaan Laili. Bawa gue menemui Endi, gue mau bicara sama dia” kata Ken.
“Nanti malam kita kesana, gak mungkin kan lo pergi sekarang. Sebab Laili pasti akan bertanya sama lo” kata Dave.
“Iya..” Ken.
“Gue mau nanya kenapa Galu dipindahkan kesini?” tanya Eka.
“Permintaan dari orang tua Galu. Sebab sudah lima tahun Galu tidak pulang, makanya mereka minta Galu dipindahkan” Dave yang menjawab.
“Kirain Mike ada rencana serius” ucap Beni.
“Maksud lo?” Mike melihat Beni.
__ADS_1
“Ya mana tahu lo mau mendahului bos lagi seperti Dave” ucap Beni.
“Kalau iya juga gak masalah, gue gak pernah melarang kalian untuk menikah. Apalagi lo!” Ken melihat Beni.
“Tunggu, kalau Galu pindah bagaimana dengan perusahaan lo disana. Apa lo akan jual dan memutuskan kerjasama sama bos mafia itu?” tanya Eka.
“Mana mau Ken rugi. Dia akan memindahkan Dea dan suamianya kesana” ucap Mike.
“Terus K Architect bagaimana?” tanya Dave.
“Rencana gue, gue pindahan Dea dan Vino kesana melanjutkan bisnis gue disana. Kemudian gue pindahkan Galu kesini dan menggantikan Dea menjadi sekretaris gue” kata Ken.
“Wow... bisa semakin lengket nih” Beni meledak Mike.
Ken melempar Beni dengan bantal yang ada disana “lo bisa dengar gue sebentar gak!”.
“Oke-oke, maaf...” Beni minta maaf.
“Galu menjadi sekretaris gue dan Mike menjalankan K Architect” lanjut Ken.
Semua orang tertawa “apa, Mike menjalankan K Architect. Dia kan gak tahu mengenai arsitek” ledek Beni lagi.
“Benar Ken, kita semua tahu kalau Mike gak ada bakatnya disana. Lo juga tahu kalau diantara kita gak ada yang suka gambar selain lo yang menurun dari mommy lo” ucap Dave.
“Kenapa lo gak cari orang lain saja jadi asisten lo dan Mike bisa fokus juga pada K Architect?” ucap Eka.
“Gue paham Ken tidak mau orang lain lagi jadi asistennya. Dia pasti tidak mau kejadian seperti William terjadi lagi” ucap Dave.
“Itu lo tahu. Makanya gue bingung sekarang, gue minta saran dong sama kalian?” ucap Ken.
Mike dan Dave melihat Beni “gue gak bisa, sebab gue seorang dokter bukan pengusaha ataupun bodygurth” tolak Beni.
Kemudian mereka melihat Dave “gue juga tidak bisa” ucap Dave.
“Kenapa? Lo kan seorang bodygurth” ucap Beni.
Dave melihat Ken “Dave akan sering ikut sama Jihan untuk mengontrol tempat wisata dan usaha di kampung Laili. Sebab ini adalah permintaan Laili, tidak mungkin juga kan Jihan di perkebunan sedangkan Dave disini. Lagian Dave juga harus mengontrol markas sama KJ Bodygurth. Makanya Dave tidak bisa di tempat lain lagi” penjelasan Ken.
Lalu mereka semua melihat pada Eka “gue tidak bisa. Sebab gue terikat dengan kantor advokat luar bukan kantor advokat lo Ken. Gue hanya bisa menjadi pengacara buat lo sama perusahaan lo. Kalau gue terikat sama kantor lo mungkin bisa diatur, makanya buat dong kantor advokat sendiri” ucap Eka.
“Kampret lo ya, gue gak ada pengalaman disana. Lagian kalau gue buat, untuk berapa tahun ini lo juga gak bisa pindah kalik” ucap Ken.
“Jadi bagaimana ini?” tanya Eka.
__ADS_1
“Ken, gue ada ide bagaimana papa gue saja yang menjalankan dulu. Gue akan tetap memantau kesana, setidaknya gue bisa fokus jadi asisten lo dan sekali-kali gue kesana” saran Mike.
“Bagus juga Ken, lagian paman Jaya juga tidak banyak kerjaan setelah pensiun dari Johnson Group” ucap Dave.
“Iya benar tuh. Setidaknya perusahaan lo masih di pegang oleh kelurga lo juga” kata Eka.
“Oke, nanti akan gue bahas sama paman, Vino, dan Dea. Tapi sekarang ada satu masalah lagi nih?” ucap Ken.
“Apalagi?” jawab mereka semua.
“Mama Vino?” jawab Ken.
“Apalagi sama perempuan keras kepala itu?” ucap Beni.
“Gue rasa pasti Vino tidak diizinkan ke luar negeri” Ken.
“Kalau dia tidak mengizinkannya lo bisa menarik kembali butik mommy lo yang ada pada mama Vino saat ini. Kemudian lo bisa menghapuskan nama Vino dan adiknya dalam saham di Johnson Group” saran Eka.
“Emang bisa, bukannya itu sudah jadi hak milik mereka?” tanya Dave.
“Bisalah. Butik bukan punya daddy Ken, itu adalah usaha mommy Ken yang akan diberikan pada Laili nanti bersama rumah sakit. Mama Vino tahu itu semua, lo bisa menarik semua itu, lo juga lebih banyak sahamnya
dari pada mereka” lanjut Eka.
“Oh iya Ka, mengenai wasiat orang tua gue untuk Laili bagaimana?” tanya Ken.
“Kita akan beritahu kalau Laili sudah dinyatakan sembuh sesuai permintaan dokter Agus” Eka.
“Ken, lo bisa menjelaskan sama mama Vino kalau begitu” kata Mike.
“Baiklah, gue akan atur buat mereka makan malam disini tapi setelah kemajuan dari pengobatan Laili” Ken.
“Masalah oma?” Dave.
“Gue akan katakan disana juga, sebab dia harus tahu mengenai kenyataan sebenarnya” Ken.
“Seharusnya lo dari dulu melakukan itu Ken, tapi lo harus bisa mengontrol emosi sebab adik Vino masih menginginkan Mike” Eka.
“Gue heran sama lo Mike, banyak juga incaran lo. Lo sangat menyukai Anggika tapi Anggika mencintai Ken. Kemudian adik Vino sangat tergila-gila pada lo tapi lo malah dekat dengan Galu sepupu Dave yang hanya bertemu sekali-kali” gumam Beni.
Semua orang tersenyum mendengar gumaman Beni “emang lo jomblo akut” ledek Dave.
Semua orang langsung menertawakan Beni yang langsung tersurut dengan perkataan Dave.
__ADS_1