MY DREAM

MY DREAM
136


__ADS_3

Mereka sudah hadir di acara pertemuan itu, begitu juga dengan Galu dan Dave. Galu dan Dave melihat mereka sedang bicara dengan rekan bisnis Candra. Sampai disana Wulan malah diajak pergi oleh wanita rekan bisnis Candra.


“Hai pak Candra” sapa Mike.


“Hai tuan Mike, apa kabar?” Candra bersalaman dengan Mike.


“Baik. Pak Candra bagaimana?”.


“Baik juga. Tuan Ken mana? Datang sama siapa?” tanya Candra.


“Bos Ken lagi honeymoon, saya datang sama tunangan saya. Sayang kenalkan ini pak Candra rekan bisnis kita juga. Pak Candra ini Galu, tunangan saya dan sekretaris tuan Ken yang menggantikan Dea” penjelasan Mike.


“Galu...” Galu mengulurkan tangannya.


“Candra..” balas Candra.


“Pak Candra datang sama siapa?” tanya Mike.


Candra memanggil Wulan dan Wulan menghampirinya. Wulan langsung bergelayut manja pada Candra.


“Kenalkan Wulan, istri kedua saya” ucap Candra.


Wulan langsung melihat Mike dan Galu.


“Oh Wulan ternyata pak Candra suami kamu. Kemarin Dave dan Jihan bilang ketemu sama lo di klinik dan cerita” ucap Mike.


“Kalian sudah kenal?” tanya Candra.


“Of course pak Candra. Wulan kan teman kampus kita di Amerika bareng, bos Ken dan tiga orang lagi sahabat kita” jawab Mike.


“Oh..” ucap Candra.


“Sudah hamil berapa bulan?” Galu menyentuh perut Wulan.


“Dua minggu” jawab Wulan langsung.


“Sayang, bukannya dua bulan” bantah Candra.


“Oh iya sayang” Wulan memaksakan senyumnya.


“Kirain iya dua minggu, kalau benar tidak mungkin karena perutnya sudah kelihatan seperti Jihan kan sayang?” Galu melihat Mike.


“Iya sayang” Mike tersenyum.


“Sayang, aku ke toilet dulu” Wulan pamit ke toilet.

__ADS_1


Setelah Wulan menjauh “sayang, aku juga mau ke toilet” Galu juga pamit.


 “Pak, bukannya istri bapak ibu Caca ya?” tanya Mike.


“Dia istri pertama saya, sedangkan Wulan istri kedua saya” jawab Candra.


“Kapan bapak menikah dengan Wulan, setahu saya dia tidak disini beberapa tahun setelah kita lulus”.


“Baru empat bulan yang lalu, kita menikah di Jepang. Saya ketemu dia disana, sebab dia rekan bisnis saya disana”.


“Oh, berarti yang dihamili itu anak pertama bapak?” pancing Mike.


“Iya, anak pertama kita. Jangan bilang sama Caca ya, sebab dia tidak tahu saya menikah lagi” pesan Candra.


“Kenapa pak?”.


“Kamu tahu kan saya hanya suami pengganti untuk anak-anaknya. Jadi dia tidak berhak melarang saya” cerita Candra.


“Kalau ketahuan bagaimana pak?”.


“Dia harus ceraikan saya kalau dia tidak bisa terima. Kemudian berikan hak saya” kata Candra.


Mike manggut-manggut “tapi pak pesan saya jangan mulai suatu kebohongan dengan kebohongan lainnya. Nanti akan sakit kalau sampai tahu oleh orang yang bapak bohongi” pesan Mike.


Tiba-tiba ada yang memanggilnya, Candra langsung pergi. Mike langsung menyimpan rekaman yang sudah dia dapat. Kemudian dia langsung mengirimkan pada Dave, biar Dave dan anak buahnya yang merekapnya.


Mike, Dave, dan Beni akan melanjutkan rencana selanjutnya. Rencana ini adalah akhir dari rencana mereka. Mereka mendapatkan informasi dari anak buah yang mengikuti Eka dan Wulan. Mereka berdua akan makan malam di luar.


Sampai di tempat makan, restoran itu terasa sepi “sayang kok sepi, apa kamu khusus boking semuanya untuk kita?” tanya Wulan.


“Nggak, untuk apa juga. Aku hanya mengikuti keinginan lo ingin makan diluar” ucap Eka.


“Kamu kalau ingin romantis bilang saja tahu, jangan gengsi” Wulan senang.


“Terserah kamu deh, ayo masuk” ajak Eka.


Sampai di dalam restoran, mereka di perlihatkan dengan layar yang berisi foto-foto mereka berdua. Kemudian foto pernikahan siri mereka disebuah masjid. Pernikahan yang hanya dibayar oleh Wulan dan Candra orang-orang disana.


Wulan melihat semua itu sangat senang. Karena dia merasa itu semua adalah kejutan dari Eka. Sebenarnya ini adalah rencana dari teman-teman Eka yang ingin membongkar kebohongan Wulan. Sebab mereka memang tidak ingin sahabatnya menjadi kambing hitam dari kesalahan orang lain.


Selanjutnya muncul foto kebersamaan Wulan dengan Candra. Kebersamaan mereka datang ke acara rekan bisnis Candra, liburan, shopping, dan ke rumah sakit. Eka dan Wulan kaget melihat semuanya.


“Apa-apaan ini” ucap Wulan. “Sayang, ini tidak seperti..” Wulan melihat Eka.


Eka langsung menepis tangan Wulan, dia terus menonton layar tersebut. Berputarlah video saat Wulan datang ke hotel bersama Candra di acara makan malam waktu itu. Video rekaman setelah mereka melakukan berhubungan yang sedang tidur tanpa sehelai bajupun. Video itu di potong sama anak buah Dave.

__ADS_1


“Oh.. jadi anak ini bukan anak gue. Tapi anak om-om yang lo tiduri itu” Eka kesal.


“Bukan gitu Ka” Wulan masih berusaha ngeles.


Setelah video percakapan mereka itu, keluar suara rekaman Mike dan Galu bersama Wulan dan Candra. Semakin membuat Eka marah dan mengamuk mengetahui semuanya.


“Jadi lo istri orang. Lo keterlaluan sekali, lo memanfaatkan gue selama ini. Kenapa sih lo tidak pernah berubah, dasar perempuan murahan” Eka menampar Wulan.


Kemudian semua lampu restoran hidup, keluar Mike, Dave, Beni, Jihan, Galu, dan bunda Risa di persembunyian mereka. Mereka menghampiri Wulan dan Eka, sedangkan mereka masih bertengkar.


Eka melihat bundanya langsung bersujud di kakinya “maafin aku bunda. Aku telah durhaka sama bunda, maafin semua kesalahan aku bunda”.


“Sekarang kamu tahu siapa dia kan, masih belum percaya sama bunda dan teman-teman kamu lagi” ucap bunda tanpa melihat Eka.


“Iya bunda maafin aku” Eka memohon.


“Sudah terlambat, kamu bukan lagi anak saya” Risa langsung pergi.


Galu dan Jihan mengejar Risa “bunda...”.


Eka berdiri melihat sahabatnya “sampai kapan lo bohongi kita. Selama ini lo tidak pernah berbohong, setelah ketemu wanita murahan itu lo lupa diri” ucap Mike.


“Jadi semua ini karena kalian” Wulan menghampiri mereka.


“Menurut lo kita semua bodoh, lo bisa menipu kita dengan rencana licik lo itu. Selicik-liciknya lo, lebih licik Ken tahu. Dari dulu lo dan sahabat lo Thania tidak pernah berhasil mengelabui kita” ucap Beni.


“Betapa bodohnya lo Ka, meninggalkan permata berlian demi batu kerikil yang terus menusuk lo. Meskipun permata berlian itu tergores sedikit, masih bisa kita perbaiki. Tapi batu kerikil yang terus-terus menancak kaki kita tidak akan pernah hilang, akan meninggalkan bekas yang mendalam” kata Dave.


“Tidak hanya itu, lo sudah kehilangan semuanya Ka. Kehilangan pekerjaan, kehilangan orang tua, kehilangan sahabat, dan kehilangan permata berlian lo” kata Mike.


“Oh, sekarang lo sudah jadi pengangguran. Pantasan berapa hari ini lo tidak kerja, jadi karena itu. Bagus deh gue gak sama lo, masih sama miskin” caci Wulan.


Wulan meninggalkan mereka dan langsung pergi. Dia langsung menghubungi Candra untuk mintanya menjemputnya pulang ke rumah mereka.


“Ayo kita pulang, semua sudah selesai” ajak Beni.


“Tunggu..” ucap Eka.


“Apa lagi?” tanya Beni.


“Gue mau minta maaf sama kalian, bagaimana caranya kalian bisa memaafkan gue” kata Eka.


“Hubungi bos. Dia yang lebih kecewa dari pada kita. Orang yang selalu dia banggakan tapi membuatnya kecewa. Kalau bos tidak memaafkan lo, berarti kita juga tidak” kata Mike.


Mereka langsung pergi meninggalkan restoran. Mereka langsung ke mansion Ken sebab bunda Risa sudah disana bersama Jihan dan Galu.

__ADS_1


Eka langsung frustasi dan mengamuk di restoran. Dia menghancurkan semua yang ada di depannya. Kemudian dia kembali ke aparteman dengan mengendarai mobil sekencang mungkin. Sampai di aparteman dia membuang semua pakaian Wulan yang masih tertinggal.


__ADS_2