MY DREAM

MY DREAM
66


__ADS_3

Setelah dari mansion Ken, Dave dan Jihan kembali ke apartemen Dave. Sampai di apartemen, mereka bersih-bersih. Lalu posel Dave berdering, ternyata panggilan dari anak buahnya yaitu asistennya.


“Selamat sore, bos?” ucap asisten Dave di telvon.


“Sore, ada apa?”.


“Gue dengar lo udah pulang”.


“Iya, ini baru sampai di rumah. Ada masalah di perusahaan atau markas?”.


“Tidak ada bos, semua aman. Tapi dari kemarin beberapa anak buah sibuk mencari keberadaan nona Laili. Mengenai itu, beberapa hari yang lalu anak buah yang lo utus mencari data wanita rahasia itu sudah menemukan semua datanya. Semua informasinya sudah ada sama gue”.


“Terus lo sudah lihat?”.


“Belum, gue gak berani. So, bagaimana dengan informasi ini?”.


“Lo antar sekarang juga ke apartemen gue, gue tunggu”.


“Baik bos” asistennya itu langsung mematikan panggilan.


Datang Jihan yang baru selesai mandi “ada apa?”.


“Danu, katanya ada informasi lengkap mengenai wanita rahasia”.


“Wanita rahasia?” Jihan tidak paham.


“Itu mengenai Laili, dulu kita memberi inisial wanita rahasia. Sebab dia memang banyak rahasia membuat kita selama berapa tahun tidak mendapatkan informasi mengenainya. Memang kamu gak tahu mengenai Laili selama ini?” Dave masih menanyakan mengenai Laili pada Jihan.


“Jujur aku gak tahu, yang aku tahu dia memang suka membantu” jawab Jihan.


Setelah bicara dengan Jihan, Dave yang pergi mandi. Ketika Dave mandi Danu datang, Jihan yang membuka pintu.


“Danu, silakan masuk” ucap Jihan.


Danu pun langsung masuk “silakan duduk. Dave sedang ada di kamar siap-siap, kamu mau minum apa?” tanya Jihan.


“Terserah aja mbak, yang dingin saja” ucap Danu.


Jihan meninggalkan Danu pergi ke dapur menyiapkan minum. Sebelum itu dia ke kamar memanggil Dave dan mengatakan kalau ada Danu di ruang tamu.


Datang Dave “Danu...”.


Danu berdiri dan salaman dengan Dave “silakan duduk” kata Dave.


Mereka langsung duduk, lalu datang Jihan membawa minum untuk mereka.

__ADS_1


“Silakan di minum Danu” kata Jihan pada Danu.


“Iya mbak” jawab Danu.


“Bos ini....” Danu memberikan amplop yang berisi informasi mengenai aku.


Dave langsung mengambilnya dan membuka amplop. Isi amplop memang tentang data informasi lengkap mengenai aku. Informasi yang sudah lama dicari-cari baru mereka dapatkan.


“Kenapa baru sekarang lo kasih tahu informasi ini?” ucap Dave sambil memasukan data-data itu kedalam amplop.


“Sebab kita tidak berani mengganggu waktu honeymoon bos” jawab Danu.


“Lo tahu kan, gue bukan pergi honeymoon kesana melainkan kerja juga”.


“Iya bos, gue minta maaf” Danu minta maaf.


Dave melihat Jihan “sayang, kamu tinggal di apartemen saja ya. Aku harus menemui Ken dan membahas mengenai ini”.


“Iya, tidak apa-apa. Lagian aku juga capek” ucap Jihan.


“Danu, lo temani gue ke mansion bos Ken sekarang” kata Dave.


“Baik bos” jawab Danu.


***


“Bos, ada Dave sama Danu di depan” kata Mike yang berdiri di depan pintu kamar Ken.


“Iya..” Ken langsung menutup panggilan bersama dokter Agus.


Lalu Ken dan Mike ke ruang tamu menemui Dave dan Danu yang sudah menunggu.


“Ada apa Dave, lo kembali lagi kesini?” tanya Ken.


Dave langsung memberikan amplop pada Ken “ini apaan?” tanya Ken sambil mengambil.


“Wanita Rahasia, gue baru diberi tahu sama Danu. Itu data yang kita cari selama ini” kata Dave.


Ken langsung membuka amplop, disana memang terdapat informasi lengkap data yang mereka cari. Mengenai data pendidikan aku, aku yang pintar menghacker komputer, dan aku yang pernah bergabung kedalam sebuah yayasan. Data terakhir yang bikin Ken kaget yaitu bahwa aku yang membentuk yayasan tersebut.


“Darimana lo dapat data ini?” tanya Ken pada Danu.


“Dari kampusnya bos, anak buah kita mengataskan nama bos makanya kita dapat data tersebut” jawab Danu.


“Oh.. apakah yayasan ini masih ada?” tanya Ken lagi.

__ADS_1


“Masih bos, tanggung jawab kampus. Tapi yang punya bukan kampus, makanya kita tidak bisa mengalih lebih dari sana” Danu.


“Kenapa begitu, lalu hubungannya sama kampus apa?” tanya Mike.


“Sebab banyak kegiatan kampus yang bergabung dengan yayasan tersebut, makanya diatas namakan kampus. Tapi kampus tidak bisa berkuasa atas yayasan, sebab pendirinya bukan kampus serta yang menjadi investor terbesar bukan kampus” penjelasan Danu.


“Kenapa gue merasa Laili ada di yayasan ini” gumam Ken.


“Emang apa nama yayasannya?” tanya Mike lagi.


“Yayasan My Dream” jawab Ken.


Mike kaget mendengar nama yayasan tersebut “bukannya Johnson Group menjadi investor nomor 2 di yayasan tersebut bos?”.


“Maksud lo?” Ken melihat Mike.


“Lo gak ingat waktu itu Dea memberikan proposal mengenai sebuah yayasan butuh suntikan dana. Proposal tersebut dari kampus, ketua dekan sendiri yang mengantar ke perusahaan. Lo saat itu tidak ada di perusahaan sebab lo ada di Malaysia. Jadi kita bicara lewat meeting online dan lo setuju, jadi itulah nama yayasannya” penjelasan Mike.


“Berarti lo bisa datang kesana sebagai utusan dari perusahaan Ken. Lo bisa mencari tahu apakah Laili ada disana” saran Dave.


“Tunggu, kenapa lo yakin sekali Laili ada disana?” tanya Mike.


“Sebab yayasan itu dia sendiri yang membentuk dan mengubah namanya. Kita harus mencari tahu siapa penanggung jawab yayasan dan pergi ke kontrakan lama Laili yang ada di Jakarta” kata Ken.


“Oke..” jawab semua orang.


“Dave, lo bisa tanya sama Jihan dimana kontrakan Laili dulu. Sebab kata dokter Agus kalau Laili tidak pernah kost dulu. Dia punya rumah kontrakan yang sudah jadi milik keluarganya. Kalau Laili tidak ada di yayasan pasti dia ada di kontrakan tersebut” kata Ken pada Dave.


“Baiklah..” jawab Dave.


“Mike, lo besok ikut gue ke yayasan dan urus semuanya. Bilang sama Dea untuk mengatur kedatangan kita kesana. Tapi jangan bilang kita berdua yang akan datang pada pengurusnya. Lalu lo Danu, lo kerahkan semua anak buah untuk mengintai yayasan dan rumah kontrakan dari jauh mulai malam ini” perintah Ken.


“Baik bos” jawab Mike dan Danu.


Setelah pembicaraan selesai, semua orang langsung meninggalkan Ken sendirian disana. Dave dan Danu juga langsung pamit untuk pergi dari mansion.


“Pantasan kamu sangat pintar, ternyata kamu tidak hanya pintar komputer dan mendesaign. Tapi kamu memang seorang hacker yang jenius” gumam Ken sendirian.


Datang oma “Ken...”.


Ken melihat oma “oma?”.


“Bagaimana?” tanya oma.


“Ken akan membawa Laili kesini lagi oma. Ken akan menjalankan wasiat dari daddy. Ken tidak akan pernah memaksa Laili kalau memang dia tidak ingin datang” ucap Ken.

__ADS_1


“Iya nak. Oma akan berdoa untuk kalian berdua. Yang penting kamu jaga kesehatannya ya” pesan oma.


“Iya oma” Ken langsung memeluk oma.


__ADS_2