MY REVENGE

MY REVENGE
SEASON II EP 3


__ADS_3

“Kau tidak tahu rasa nya Ivander, kau mudah menyuruh ku untuk melupakan karena bukan kau yang merasakan nya. Kau bahkan tidak mengenal apa itu cinta, karena kau belum pernah mencintai orang lain. Kau tidak akan mengerti dengan apa yang ku rasakan saat ini.”


Ivander mengusap wajah nya kasar, kesabaran nya benar benar menipis. “Terserah mu saja!” Ivander meninggal-kan Demitri sendiri, semakin Ivander memaksa maka mereka akan semakin bertengkar nantinya.


Ivander tidak tahu harus bagaimana lagi untuk menyadarkan kakak laki laki nya itu.


***


“Sebenarnya kenapa kau menyetir mobil dengan sangat terburu buru Darlen, kau bahkan terus terus saja melirik kaca spion tadi. Dan kau juga menyuruh ku untuk cepat masuk ke dalam mobil saat diparkiran, apa kau dikejar kejar oleh seseorang?”


Wanita yang baru saja turun dari mobil merah itu kembali bertanya, lantaran Darlen tidak biasa nya seperti itu. Darlen tipikal orang yang sangat hati hati dan benci membawa mobil dengan kecepatan tinggi.


“Aku sudah mengatakan tidak apa apa bukan, kau tidak perlu khawatir Hannah, aku hanya ingin kita cepat pulang karena aku sudah merindukan Giovano dan Axel.” Darlen beralih menggandeng wanita yang ia panggil dengan sebutan Hannah itu untuk masuk ke dalam rumah tempat mereka tinggal bersama.


“Kalian sudah pulang..”

__ADS_1


Kedatangan Darlen dan Hannah disambut gembira oleh seorang laki laki, laki laki tersebut adalah Giovano, orang yang sebelum nya Darlen sebut.


Giovano tidak sendiri, ada anak kecil di dalam gendongan nya. Anak laki laki kecil itu tersenyum riang melihat kedatangan Darlen dan Hannah.


Dengan senyum riang nya ia mengangkat tangan nya lebar lebar dan berteriak memanggil Hannah dan Darlen. “Mamaa!! Papaa!!”


***


Demitri mimpi buruk, semalam ia kembali memimpi-kan hal yang sama. Memimpi-kan Hannah yang mati tertembak.


Selalu mimpi yang sama, setiap malam Demitri terus saja memimpi-kan Hannah. Memimpi-kan kejadian kejadian dimasa lalu yang Demitri lalui dengan Hannah.


Demitri memandang pantulan wajah nya di cermin, pantulan dirinya di cermin terlihat sangat menyedihkan. Sampai kapan ia akan terus seperti ini? Demitri juga lelah setiap hari dihantui oleh rasa bersalah dan juga karena rasa cinta nya yang tidak tersampaikan.


Demitri ingin hidup tenang atau paling tidak mati dengan tenang, tapi Demitri tidak bisa mati, Ivander tentu saja tidak akan membiarkan nya mati.

__ADS_1


Dulu bukan sekali dua kali Demitri mencoba mengakhiri hidup nya, namun Ivander selalu berhasil menyelamatkan nya. Demitri juga mendengar bagaimana Ivander memohon kepada nya untuk tidak menyerah akan hidup nya meski hidup nya sehancur apapun itu.


Pandangan Demitri beralih kepada jam yang bergantung di dinding kamar nya, seperti nya Demitri tidak bisa berangkat kerja hari ini. Jika Demitri tetap berangkat meski hati nya sedang kacau seperti ini yang ada nanti Demitri hanya akan melampiaskan kekesalan nya kepada karyawan karyawan di kantor.


Demitri meraih ponsel nya dan mengirimkan pesan kepada Ivander, mengatakan bahwa ia tidak bisa hadir ke kantor hari ini. Dan Demitri mengatakan agar Ivander tidak perlu khawatir dan tidak perlu datang kemari untuk melihat keadaan Demitri.


***


Ivander baru saja membaca pesan dari Demitri, ia menghela nafas berat.


Ivander memijit pelipis nya, seperti nya ia juga stress dengan semua ini. Lama lama bukan Demitri yang menggila melainkan Ivander karena tidak tahan dengan semua nya.


Ivander butuh hiburan, ia ingin melepas penat nya. Mungkin nanti sepulang kerja ia tidak akan pulang ke rumah melainkan pergi ke bar langganan nya dan bersenang senang disana.


Sebenar nya Ivander punya niat untuk mengajak Demitri kesana, mungkin Demitri bisa melepas semua kesedihan nya sejenak dengan minum minum. Tapi Ivander juga ragu, Ivander takut jika ia membawa Demitri kesana yang ada Demitri justru akan mencari keributan disana.

__ADS_1


Sebagaimana dulu Demitri hampir membakar sebuah Bar hanya karena ia berpikir bahwa wanita yang sedang dicumbu seorang laki laki di bar tersebut adalah Hannah.


Benar benar kacau.


__ADS_2