
“Horee makan kue!” kali ini perhatian anak kecil itu beralih kepada Hannah, dengan wajah riangnya ia berseru kepada Hannah. “Mama ayo potong kue nya, Axel mau makan kue nya!”
Demitri kembali terkejut dengan panggilan anak kecil tersebut kepada Hannah, Mama?
Hannah adalah Ibu anak itu? dan Giovano ayahnya? Bagaimana bisa?
***
Hannah dan Axel sudah masuk ke kamar atas permintaan Giovano, kini hanya ada Giovano dan Demitri di ruang tamu.
Demitri tahu ia tidak punya hak untuk meminta penjelasan namun tetap saja Demitri merasa dirinya perlu tahu mengapa wanita yang mirip Hannah tersebut bisa tinggal serumah dengan Darlen, dan bukan itu saja namun dia juga dipanggil Mama oleh anak Giovano.
“Apa yang kau ingin tahu dariku?” Giovano duduk berhadapan dengan Demitri, menyesap kopi buatan Hannah yang Hannah siapkan sebelum Hannah masuk ke dalam kamar bersama dengan Axel.
“Wanita itu, wanita yang mirip dengan Hannah itu. Bagaimana bisa kalian tinggal serumah? Dan kenapa anak itu memanggil wanita itu Mama dan memanggil mu Daddy, apa itu anak kalian berdua? Apa kalian itu suami istri?” Demitri menyerang Giovano dengan banyak pertanyaan, Giovano berdecih melihat ekspresi Demitri yang kelihatan tidak senang.
“Memang nya kenapa jika kami suami istri dan memiliki anak, Kau tidak senang? Kau merasa tidak rela karena wanita yang mirip dengan Hannah justru menikah dengan ku?” Giovano meletakkan cangkir kopi nya ke atas meja, ia menatap Demitri dengan tatapan sinis. “Kau tidak punya hak untuk bersikap tidak senang, Hannah ku memang mirip dengan Hannah mu, tapi kau perlu ingat bahwa Hannah mu sudah mati, kau sendiri penyebab dari kematian Hannah mu.”
Demitri tertegun, ucapan Giovano tidak salah. Tapi ucapan Giovano benar benar telak menusuk jantungnya. Perkataan Giovano benar benar menampar Demitri kembali ke kenyataan.
“Tapi.. kau bertemu dengan wanita yang memiliki wajah yang serupa dengan Hannah, seharusnya kau memberitahu ku—”
__ADS_1
“Untuk apa aku memberitahu mu? Memang kau itu siapa, lagi pula jika aku beritahu apa yang ingin kau lakukan? Menjualnya lagi demi menebus kejahatan adik mu?” Giovano terus mengungkit ungkit semua kejahatan yang telah Demitri lakukan kepada Hannah dulu.
Demitri menggelengkan kepalanya, tentu saja Demitri tidak akan melakukan hal itu. Giovano yang mengungkit hal ini justru membuat Demitri semakin dihantui rasa bersalah.
“Ka-kau, bukan kah kau Gay. adik ku, Ivander mengatakan bahwa kau penyuka sesama jenis maka dari itu Ivander tidur dengan mantan istri mu. Kenapa kau justru menikah dengan perempuan, dan terlebih lagi kau menikah dengan wanita yang mirip dengan Hannah.” Iya, Demitri teringat dengan perkataan Ivander saat membela diri ketika Demitri memarahinya habis habisan karena tidur dengan mantan istri Giovano, yang saat itu masih berstatus istri sah Giovano.
Demitri ingat betul bahwa Ivander mengatakan Giovano itu penyuka sesama jenis, dan mantan istri Giovano sendiri lah yang menggoda Ivander bukan Ivander yang merayu wanita itu.
Giovano menganggukkan kepala nya, ia tahu kalau Demitri pasti akan membahas masalah ini. “Ingatan mu tajam juga mengenai diriku, ya.. aku memang penyuka sesama jenis. Tapi aku tidak pernah mengatakan bahwa aku tidak tertarik kepada wanita bukan? Aku memang menikah dengan mantan istri ku demi menutupi status hubungan ku dengan kekasih ku. Tapi kau tahu, sejak kau memberikan Hannah kepada ku hari itu untuk ku tiduri, aku merasa tertarik dengan nya. Sayangnya karena kebodohan mu wanita cantik dan baik seperti Hannah harus mati menyedihkan seperti itu. Bersyukur aku yang menemukan Hannah yang baru bukan dirimu, karena jika dia bersama mu aku rasa dia akan berakhir sama menyedihkannya dengan Hannah mu.”
Demitri menelan ludah pahit, seolah enggan untuk menerima kenyataan. “Jadi kau benar benar menikah dengan Hannah?”
Giovano bangkit berdiri, ia melangkah ke arah pintu utama dan membuka nya lebar lebar. “Ku rasa ini sudah waktunya bagi mu untuk pulang, ini sudah larut malam. Tidak baik bertamu malam malam di rumah orang, terlebih lagi aku dan Hannah ingin menidurkan anak kami, silahkan pergi.”
Demitri dengan wajah mengeras karena emosi mau tidak mau bangkit dari posisi duduk nya dan melangkah keluar, Demitri benar benar kesal melihat senyum lebar Giovano.
Sebelum Giovano benar benar menutup pintu, Demitri mengatakan hal terakhir yang ingin dia sampaikan kepada Giovano dengan suara pelan dan berat.
“Aku tahu Hannah memang telah di tembak mati, tapi aku juga tidak bodoh. Aku tahu ada sesuatu yang kau lakukan di belakang ku, dan aku akan mencaritahu apa itu.”
Demitri pergi setelah pintu ditutup oleh Giovano dengan kencang, Demitri tahu Giovano sengaja melakukan hal itu untuk membuat Demitri kesal.
__ADS_1
Persetan Giovano mau melakukan apa, yang terpenting Demitri sudah tahu siapa wanita yang sebelumnya ia temui. Siapa nama wanita itu dan dimana ia tinggal.
Untuk informasi lebih dalam nya lagi Demitri akan mengoreknya perlahan lahan, Demitri yakin wanita itu tidak mungkin tidak ada sangkut pautnya dengan Hannah nya.
Karena Demitri tidak percaya bahwa ada orang yang bisa mirip dengan orang lain tanpa adanya ikatan darah.
Jika hanya sekilas mirip Demitri pasti bisa menerimanya tapi jika setiap bentuk wajahnya sama persis bahkan suaranya sama. Bahkan saudara kandung sedarah yang kembar saja jarang seperti itu.
Demitri jelas merasakan ada sesuatu yang disembunyikan dan Demitri akan mengetahui semuanya tidak lama lagi.
Sekarang, Demitri hanya perlu menyusun rencana apa yang harus ia lakukan ke depannya. Mungkin sekarang ini Demitri harus membahas masalah ini dengan Ivander dengan kepala dingin.
Demitri juga ingin bertanya mengenai Giovano kepada Ivander, tentang Giovano yang penyuka sesama jenis dan juga tentang kekasih rahasia Giovano dulu.
Ivander pasti tahu sesuatu, karena informasi ini. Informasi mengenai orientasi seksual Giovano, Demitri ketahui dari Ivander.
Bahkan mungkin Ivander bisa membantu Demitri bertemu dengan kekasih rahasia Giovano itu dulu dan mengkorek habis semua rahasia rahasia busuk Giovano.
Demitri mengasihani Hannah yang menikah dengan laki laki penuh tipu muslihat seperti Giovano, Giovano bilang jika Hannah jatuh ke tangan Demitri maka Hannah juga akan berakhir mati. Memangnya Giovano pikir sebaik apa dirinya?
Mungkin bahkan Giovano berselingkuh dibelakang Hannah dengan laki laki lain.
__ADS_1