MY REVENGE

MY REVENGE
SEASON II EP 12


__ADS_3

“Bukan kah laki laki itu laki laki yang kemarin bertemu dengan ku di rumah sakit?” tanpa sadar Hannah bertanya kepada dirinya sendiri setelah melihat sosok laki laki yang sebelumnya sudah pernah ia temui itu. Laki laki yang mengetahui nama nya, laki laki yang melihat nya dengan pandangan aneh.


Darlen menoleh kebelakang dengan cepat, ia menatap Hannah dengan mata melebar terkejut. “KAU PERNAH BERTEMU DENGAN NYA?!”


Hannah terkejut dengan pertanyaan tiba tiba Darlen, Darlen bertanya dengan nada suara yang tinggi. Bukan hanya Hannah yang terkejut namun Axel juga terkejut karena teriakan Darlen itu.


Kenapa Darlen kelihatan panik sekali setelah mendengar bahwa Hannah pernah bertemu dengan laki laki yang tengah berdiri di depan rumah mereka itu.


“Jawab pertanyaan ku Hannah, kau pernah bertemu dengannya?!” tanya Darlen lagi, Hannah menganggukkan kepalanya dan Hannah bisa melihat bahwa wajah Darlen mendadak pucat setelah melihat anggukkan dari Hannah.


“Kenapa kau se-terkejut itu? Iya aku pernah bertemu dengan nya, aku bertemu dengan laki laki itu di rumah sakit saat menebus obat untuk Axel.”


Darlen berdecak, seharusnya Darlen menyadarinya. Bahwa membiarkan Hannah pergi sendiri itu adalah kesalahan, dan lihat sekarang? Hannah sudah bertemu dengan orang yang sudah susah payah Darlen jauhkan dari Hannah.


“Apa dia menanyakan atau mengatakan hal aneh kepada mu?” Kali ini bukan Darlen yang bertanya melainkan Giovano, pandangan Giovano pun tidak kalah seriusnya dengan Darlen.

__ADS_1


Hannah menganggukkan kepalanya, “Aku sempat merasa aneh karena ia tahu nama ku, tapi dia tidak sempat mengatakan apa apa. Karena aku berpikir dia orang asing, aku bahkan tidak mengenalnya. Kenapa kalian ketakutan sekali aku bertemu dengannya, apa dia ada sangkut paut nya dengan rahasia yang kalian sembunyikan dari ku?”


Darlen dan Giovano terdiam, selalu saja seperti ini. Setiap kali ia bertanya soal rahasia yang mereka sembunyikan jawabannya selalu tidak ada. Benar benar membuat Hannah muak.


“Tidak perlu putar balik, aku tahu dompet mu tidak tertinggal dan kau hanya ingin menghindari mereka. Tapi berhentilah untuk terus melarikan diri Darlen.”


Darlen menggelengkan kepalanya, jika mereka pulang dan bertemu dengan Demitri maka semuanya akan sia-sia. Perjuangan Darlen selama ini tidak akan ada artinya.


“Kau tidak mengerti Hannah.. Kau tidak bisa bertemu mereka, tidak aku tidak akan mengijinkannya.”


Axel pasti akan semakin ketakutan jika Hannah meninggikan suaranya juga, sebelumnya saja Hannah sudah merasakan tubuh Axel menegang saat Darlen bertanya dengan nada keras kepada Hannah.


“Justru karena aku tidak mengerti maka dari itu jelaskan kepada ku alasannya agar aku mengerti mengapa kau terus berusaha untuk menyembunyikan ku dari orang orang itu.” Nada suara Hannah terdengar frustasi, Darlen juga sama frustasinya ia tidak ingin bertengkar namun pembahasan mengenai hal seperti ini akan selalu membawa mereka pada pertengkaran.


“Baiklah jika kau memaksa, mereka.. kedua laki laki ******** itu adalah alasan mengapa ada banyak luka ditubuh mu Hannah. Kau pernah bertanya bukan kenapa ada luka di dada mu, di pergelangan tangan mu, di dahi mu. Itu semua karena mereka. Apa sekarang kau puas?”

__ADS_1


***


“Kita sudah disini hampir 3 jam dan tidak ada tanda tanda kehidupan dirumah ini Kak, aku sudah mengatakan kepada mu bahwa kita bisa menemui Darlen Darlen itu besok. Dia tidak masuk kerja bukan tanpa alasan.” Ivander mulai kesal, ia lelah bolak balik keluar masuk mobil menanti kedatangan orang yang tidak dikenal. “Ingat, besok pagi kau ada jadwal meeting dengan klien.”


Demitri berdecak sebal, padahal ia sudah bersemangat saat berangkat kemari namun rumah itu justru kosong. Menunggu pun orang yang mereka tunggu tidak kunjung datang.


Demitri tidak bisa berkeras kepala lagi, menunggu sampai tengah malam disini justru akan membuat pikiran pikiran aneh muncul di orang sekitar yang tinggal ditempat ini.


Sekali lagi Demitri melirik rumah besar dihadapannya itu sebelum akhirnya menghela nafas berat dan kembali masuk ke dalam mobilnya. Mereka harus pulang.


***


Hannah terdiam setelah mendengar jawaban Darlen, jika benar apa yang Darlen katakan bahwa kedua laki laki itu adalah penyebab dari luka luka ditubuh Hannah maka wajar saja Darlen sebenci itu kepada mereka berdua dan terus saja berusaha untuk menjauhkan Hannah dari mereka.


Tapi ada satu hal yang mengganggu pikiran Hannah, jika mereka adalah penyebab dari semua luka ditubuh Hannah. Kenapa Hannah tidak bisa mengingat mereka, trauma macam apa yang ia alami sampai tidak bisa mengingat kehidupan nya di masa lalu.

__ADS_1


__ADS_2