
Tak lama kemudian, dokter yang Brandon panggil pun datang.
"Biar dokter periksa kamu dulu ya Sayang" ujar Brandon melepas pelukan mereka untuk bangkit dari ranjang.
Cassy hanya mampu menjawab dengan anggukan kepala. Ia merasa lemas dan tak bertenaga sama sekali.
Dokter segera memeriksa Cassy dengan kemampuannya. Beberapa menit kemudian ia selesai melakukan tugasnya. Ia menghampiri Brandon dan mengucapkan selamat kepada pasangan muda itu.
jelas saja mereka merasa bingung dengan sikap sang dokter.
"Dari pemeriksaan yang telah saya lakukan, tidak terdeteksi penyakit apapun. Hanya saja, saya memperkirakan bahwa istri Tuan saat ini sedang mengandung."
Sontak Brandon dan Cassy merasa terkejut dan tak menyangka. Namun beberapa detik kemudian senyum merekah terbit di bibir Brandon dan juga Cassy. Mereka tidak dapat menyembunyikan rasa bahagia atas kabar yang baru saja mereka dengarkan.
Secepat kilat Brandon menghambur memeluk Cassy.
"Sayang, kamu hamil. Kita akan punya baby" Brandon merasa sangat bahagia dan terharu. Terbukti dengan matanya yang nampak berkaca-kaca.
Cassy tak kalah bahagia dan balas memeluk Brandon. Bahkan airmata nampak menetes di pipi mulusnya.
"Iya Hubby, kita akan jadi Mommy dan Daddy. Kita akan jadi orangtua hiks ..."
💐💐💐
Waktupun berlalu, tak terasa usia kehamilan Cassy telah mencapai usia tiga bulan. Selama masa kehamilannya, Cassy seolah tak bisa jauh dari suaminya. Ia akan meminta Brandon untuk cepat pulang, jika Brandon memiliki kepentingan di luar.
__ADS_1
Namun hal itu tentu saja tidak masalah sama sekali bagi sang suami. Brandon juga tak kalah antusias untuk memanjakan Cassy lebih dari sebelumnya. Brandon merasa bersyukur atas anugerah terindah yang Tuhan berikan ini.
"Sayang, ini pesanan yang kamu minta" katanya dengan membantu Cassy segera duduk dari pembaringannya.
"Hubby, aku gak nafsu makan" ucapnya dengan manja meski terdengar lemah.
"Sayang, kasihan baby kalau kamu gak makan"
"Baby makan ya, jangan buat mommy gak nafsu makan" dengan mencium perut Cassy Brandon mengajak anaknya berbicara.
Melihat Brandon yang begitu menyayangi buah hati mereka dan juga perhatian padanya, membuat ia merasa tak tega menolak untuk tidak makan. Diusapnya rambut hitam Brandon dengan lembut yang masih sibuk mengajak berbicara anaknya.
"Iya Sayang, aku mau makan. Tapi suapi" pintanya dengan manja
Tak lupa ia kembali mencium perut istrinya. "Terimakasih Baby karena berhasil merayu Mommy"
Kemudian iapun juga mencium kening Cassy dengan lembut sebelum mulai menyuapi bumil manjanya.
Setelah beberapa menit, akhirnya makanan di piring Cassy tandas tak bersisa.
"Hubby pengen rujak mangga muda." Pintanya bergelayut manja di lengan Brandon.
"Sayang, tapi itu asam gak baik buat kandungan kamu nantinya."
Dengan kesal Casy menghempas tangan Brandon. Ia memalingkan wajahnya, tak lupa bibirnya mengerucut.
__ADS_1
"Sayang ..." Rayunya pada Cassy
Tapi yang dipanggil hanya diam seribu bahasa diam membisu.
"Okey aku cariin, tapi jangan banyak-banyak kamu makannya ya. Aku gak mau kamu kenapa-kenapa" Pintanya dengan penuh perhatian.
Cassy langsung tersenyum dan menoleh pada suaminya. Ia segera berhambur memeluk Brandon.
"Makasih Hubby, aku ikut nyari ya." Pintanya. Dan di jawab anggukan oleh sang suami.
Hari-hari berikutnya mereka lalui kurang lebih seperti hari ini. Brandon yang siaga memenuhi nyidamnya Cassy, yang selalu perhatian, dan tak lupa selalu mencurahkan kasih sayangnya pada Cassy serta memanjakan istrinya itu.
Juga dengan Cassy yang selalu manja dan sering mengidam beragam makanan.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, kini akhirnya hari raya yang ditunggu-tunggu telah tiba. Di mana Cassy akan segera melahirkan anak pertamanya dan Brandon.
Tak lupa sang suami senantiasa menemani di sampingnya dengan terus memberikan semangat dan kecupan2 hangat di seluruh wajahnya. Demi memberikan kekuatan untuk sang istri tercinta.
Detik berganti menit, menit berganti jam. Akhirnya baby Brandon dan Cassy telah lahir. Baby yang berjenis kelamin laki-laki yang begitu tampan dan manis. Semua keluarga turut ikut bahagia terutama kedua orangtua sang baby, Brandon dan Cassy.
ARZAN ADION MALAKA, nama yang Brandon berikan untuk anak pertamanya. Tak lupa ia sematkan nama keluarganya, Adion pada baby nya itu. Ia berharap kelak Arzan Adion akan menjadi putra kebanggaan keluarga besarnya.
"Terima kasih sayangku, karena bersedia bertaruh nyawa demi anak kita." Ujar nya dengan tulus mencium kening Cassy dalam dan lama. menyalurkan segala perasaan sayang ya dan cintanya. Kemudian ia merengkuh Cassy dalam pelukannya.
NEXT .......
__ADS_1