Our Journey

Our Journey
Kegaduhan Dua Saudara


__ADS_3

GENERASI BARU


15 tahun berlalu ...


Tampak di ruang makan terjadi kegaduhan antara Arzan dan adiknya Arcava. Iya 15 tahun yang lalu, anak kedua Brandon dan Cassy yang berjenis kelamin perempuan diberikan nama Arcava Adion Malaka. Mereka biasa memanggilnya dengan panggilan Caca.


Sejak kecil Arzan dan Arca sering bertengkar dan mendebatkan hal-hal kurang penting. Semua itu terjadi karena gemarnya Arzan mengganggu adik perempuannya itu. Seperti saat ini, sejak tadi mereka berdebat tentang


"Diamlah Kak, aku memang tidak punya pacar"


"Benarkah? lalu siapa yang menemani adikku ini kemarin ke kampusku?"


"Dia hanya temanku"


"Iya teman tapi mesra"


"Kakak!!!"


"Mommy pasti akan sangat marah, terlebih Deddy" Arzan mencoba menakut-nakuti Caca.


"Awas kalau Kakak berani mengadukannya pada Mommy apalagi Deddy" Ancam Caca dengan melotot yang tampak lucu Dimata Arzan.


Dan hal itu jelas saja membuat Arzan tertawa terpingkal, tak kuasa melihat wajah Caca yang tampak lucu.


Arzan masih saja terus menggoda Caca. Caca terlihat sangat jengkel terlihat wajah cantiknya yang tengah cemberut.

__ADS_1


"Mommy, Kakak sangat menyebalkan"


Caca yang begitu kesal langsung mengadu kepada Mommynya yang baru datang bersama Daddynya. Sepertinya mereka baru keluar dari kamar.


"Memangnya ada apa Az, kenapa kamu gangguin adik kamu terus?"


Cassy mendudukkan tubuhnya bersama dengan Brandon di samping Arzan. Brandon hanya mampu diam ketika menghadapi perdebatan kedua anaknya yang tak ada habisnya.


Dia yang relatif tenang menghadapi masalah, tidak akan bersuara dengan hal-hal kecil seperti ini. Baginya cukup istrinya yang mampu menjadi pawang bagi kedua anak mereka. Karena jika dia sendiri yang ikut turun tangan, berarti hal itu bukan lagi masalah sepele.


"Mommy Az hanya mengatakan hal-hal yang berupa fakta, tapi Caca tidak terima"


Daripada terus berdebat dengan adiknya, Arzan segera menyelesaikan makannya dan berangkat ke kampus.


"Mom, Ded Az berangkat. Assalamualaikum"


"Ded, Mom Caca juga berangkat. Assalamualaikum" pamitnya ikut berangkat ke sekolah.


Arzan dan Caca meninggalkan pekarangan rumah mereka dengan menggunakan mobil masing-masing. Sebenarnya Brandon meminta mereka untuk berangkat bersama, namun merak berdua menolak. Sama-sama merasa tidak akur.


Meski demikian, Brandon dan Cassy tahu bahwa mereka saling menyayangi. Hanya saja mereka butuh hiburan dengan bertengkar kecil. Itu tidak masalah bagi Brandon ataupun Cassy asalkan mereka tidak bertengkar serius.


Mereka jelas tahu dengan pasti, bahwa pertengkaran mereka hanyalah berupa kelakuan iseng yang menjadi hobby Arzan.


"Hubby kamu gak ke kantor?"

__ADS_1


Cassy yang masih menemani Brandon makan, menatap Brandon heran. Karena Brandon tidak segera bersiap-siap untuk ke kantor.


"Iya Sayang, kita hari ini mau ke rumah Papa Mama. Kamu lupa ada acara"


Brandon mengingatkan Cassy bahwa mereka akan pergi ke rumah Mama Papa.


Setelah bersiap mereka segera berangkat ke rumah Mama Papa. Mereka juga telah mengabari Arzan dan Caca untuk datang ke rumah Opa Oma mereka dengan bersama. Jadi mereka harus pulang ke rumah dulu untuk Caca mengganti pakaiannya.


💐💐💐


Caca yang lebih dulu pulang ke rumah segera mengganti baju. Ia tengah bermain ponsel di ruang keluarga demi menunggu Arzan yang baginya begitu lama.


Ia mencoba menghubungi kakaknya itu dengan kesal.


"Kakak di mana?"


"......"


"Astaga, aku udah lumutan ini nungguin kakak."


"....."


"No, Mommy menyuruh kita berangkat bersama. Please Kakak harus menurut kali ini"


Tanpa jawaban dari seberang, terdengar sambungan telah dimatikan sebelah pihak oleh Arzan.

__ADS_1


NEXT .......


__ADS_2