Our Journey

Our Journey
Takdir yang Mungkin Berpihak


__ADS_3

Namun umur mereka benar-benar masih muda sekali. Perjalanan mereka masih panjang untuk menimba ilmu, mencari pengalaman, dan memahami hikmah kehidupan.


Meski awalnya anaknya itu bersikeras ingin menikah dengan pacarnya, namun Dad Brand menolak keras permintaannya itu.


Bahkan Dion sudah datang mengajak kedua orangtuanya untuk melamar Caca. Namun Dad Brand tetap menolak keinginan meraka berdua.


Namun karena keduanya sama-sama keras kepala. Akhirnya Dad Brand & Mom Cas mengajak kedua orangtua Dion untuk menikahkan mereka setelah mereka sama-sama usai pendidikan.


Dan dengan syarat umur mereka yang sudah pantas untuk menikah. Caca dan Dion pun menyetujui keputusan itu. Dari pada mereka benar-benar dipisahkan lebih baik LDR sebentar untuk saling memantaskan diri.


Karena Caca yang akan pindah ke luar negeri, Dion akan tetap stay di sekolah yang sekarang. Mereka meminta dinikahkan pada saat lulus SMA, karena mereka ingin saat kuliah di tempat yang sama telah menjadi suami istri.


Demi menjaga kehormatan mereka berdua terutama Caca, akhirnya Dad Bran dan Mom Cas menyetujuinya. Begitupun orangtua Dion.


Sebenarnya orangtua Dion tidak mempermasalahkan anaknya ingin menikah kapan saja. Dion adalah anak tunggal mereka yang akan mewarisi bisnis mereka.


Jadi baginya, membiayai kehidupan seorang istri mereka rasa Dion mampu. Meski belum langsung terjun ke bisnis Papanya, namun Dion telah banyak menguasai apa yang Papanya sudah ajarkan.

__ADS_1


Jadi ketika Dion jadi menikahi Caca saat ini, Papanya akan memintanya ikut terjun ke perusahaan. Kurang lebih seperti Arzan.


Sebenarnya Caca bisa menolak untuk dipindahkan terlalu jauh. Karena hanya kelang dua tahun dari rencana pernikahan mereka, sebenarnya tidak harus sejauh itu bukan.


Namun di sini Caca memiliki rencana. Akhir-akhir ini ia merasa curiga dengan Kak Cya. Seolah ia tengah menghindar berurusan dengan keluarga Adion.


Setelah ditelusuri rupanya ia berusaha menghindari Arzan, kakaknya. Setelah ia meminta orang untuk menyelidiki, rupanya kakaknya sendiri yang meminta hal itu.


Ia benar-benar geram dengan kakaknya itu. Kenapa bisa sejahat dan setega itu kepada Kak Cya. Padahal kak Cya tidak salah apa-apa kan. Maka ia akan memberi kakaknya itu pelajaran.


💐💐💐


Sesuai keinginan Cya, ia bisa lebih cepat menyelesaikan urusannya dengan keluarga Adion. Ia merasa lega sekarang, meski masih belum bisa melupakan Az.


Bahkan ia juga tidak lagi kerja di kafe milik Fanya. Karena ia yakin di sana ia kemungkinan akan bertemu Az.


Kini ia pindah bekerja ke butik salah satu milik orangtua temannya. Ia yang memiliki ketertarikan di bidang fashion, jelas saja merasa bahagia.

__ADS_1


💐💐💐


Setelah kejadian itu, Caca saat ini tengah sibuk mengurus surat kepindahannya. Hubungannya dengan Dion sudah berakhir dengan baik-baik.


Mereka memutuskan untuk tidak saling menyapa karena akan menimbulkan percikan-percikan cinta lagi. Meskipun begitu, mereka tetap saling menyayangi.


Mereka berjanji dalam hati masing masing untuk saling menjaga hati saat mereka berjauhan. Pada saatnya tiba, mereka akan meleburkan kesetiaan itu dengan hati yang dipenuhi rasa saling mencintai.


Caca sudah menyampaikan bahwa ia memiliki syarat untuk mau pindah sekolah. Namun sampai saat ini ia belum mengutarakan syaratnya. Ia bilang akan mengatakan saat seminggu sebelum keberangkatannya.


💐💐💐


Akhirnya hari yang ditunggu tiba. Caca akan mengatakan apa syarat yang harus mereka semua penuhi. Ia yakin ini akan disetujui oleh Daddy dan Mommynya.


"Syaratnya Dad Mom, aku mau Kak Az menikah dengan Kak Cya!"


NEXT .......

__ADS_1


__ADS_2