Our Journey

Our Journey
Prasangka yang Mungkin Salah


__ADS_3

"Dan ini untuk calon menantu Mommy, katanya kamu udah baikan sama Cya. Tapi kalian gak pacaran kan Az? Mommy gak suka kalau kalian sampai pacaran." Tegas Mom Cas menjelaskan.


"Enggak Mom, tapi Az lagi deket sama Cya. Az mau buktiin kalau Az udah beneran cinta sama Cya." terang Az


"Astaga Arzan, itu sama aja. Mau pacaran mau enggak, kalau deket-deket terus nempel-nempel namanya juga tetap dosa. Kalau mau buktiin kamu serius cinta atau enggak, harusnya kamu ajak Cya menikah bukan malah kamu buktikan dengan cara-cara yang salah Az." Mom Cas dibuat geram oleh Az, sehingga tidak bisa menahan omelannya.


💐💐💐


Seperti rencana semalam, hari ini Arzan dan Mom Cas mengantarkan oleh-oleh untuk sahabatnya Mita dan putrinya, Fanya.


Karena saat dihubungi Mita mengatakan sedang di kafe bersama Fanya, maka Mom Cas memutuskan untuk ke kafe menemui mereka bersama Arzan.


Setelah sampai Mom Cas dan Tante Mita berbincang bersama dan tampak heboh. Sepertinya Mom Cas, tengah menceritakan segala tentang kepergiannya kemarin mengantar Caca.

__ADS_1


Arzan hanya dapat menggelengkan kepalanya melihat kelakuan ibu-ibu itu.


"Mereka kayak seru banget ya Az"


Tiba-tiba Arzan dikejutkan dengan suara Fanya yang telah duduk dihadapannya. Arzan hanya menanggapi dengan senyuman dan anggukan.


"Akhir-akhir ini kenapa jarang kesini Az?" tanya Fanya terlihat penasaran dengan Arzan.


Jika biasanya hampir setiap hari Arzan main ke kafenya, namun sekarang jarang sekali Arzan mampir lagi ke kafenya. Fanya merasa ada yang kurang, ia merasa seperti kehilangan teman.


Sedangkan di sudut kafe yang lain, Cya bersama Vino tengah menyaksikan Arzan dan Fanya yang sedang mengobrol. Meski mereka tidak dapat mendengar apa yang mereka bicarakan, tapi gerak-gerik dan ekspresi mereka tampak jelas di pandangan mereka.


Awalnya, Cya memiliki janji dengan Arzan untuk bertemu lagi ini. Namun Arzan membatalkannya dan bilang akan menemuinya di rumah nanti malam. Jelas hal ini membuat Cya curiga, karena tidak biasanya Arzan membatalkan janjinya secara tiba-tiba seperti ini.

__ADS_1


Akhirnya Cya mengajak Vino untuk mengetahui alasan Arzan sebenarnya mengapa membatalkan pertemuan mereka. Dan akhirnya kini terjawab sudah, rupanya Arzan menemui Fanya. Gadis yang mungkin masih Arzan sukai.


Cya hanya mampu memperhatikan mereka. Jika dibilang cemburu jelas ia merasa cemburu. Apalagi Arzan tidak mengatakan apapun jika ia akan menemui Fanya.


Ia merasa kecewa pada Arzan. Pria itu bilang ingin membuktikan cinta kepadanya. Namun rupanya, pria itu masih mendekati Fanya. Apa benar yang dikatakan Vino, jika Arzan memang hanya mempermainkannya.


Iya, selama ini Vino selalu memperingati dirinya bahwa Arzan kemungkinan besar sedang mempermainkannya. Karena selama ini, Arzan tidak pernah membahas tentang pernikahan seperti yang ia katakan saat awal-awal mengungkapkan cinta padanya.


Vino juga mengatakan kalau Arzan mungkin hanya ingin menjadikan Cya sebagai tempat persinggahan sementara sebelum kelak ia akhirnya menikah dan menjadikan perempuan soleha seperti Fanya untuk menjadi istrinya.


Dan semua yang Vino katakan seolah terbukti dengan apa yang ia lihat saat ini. Arzan menemui Fanya di belakangnya. Ini yang ia ketahui, entah kemarin-kemarin apa Arzan juga menemui Fanya tanpa sepengetahuannya? ia tak tahu.


Daripada makan hati, Cya mengajak Vino untuk pergi dari kafe itu. Ia memutuskan pulang bersama Vino. Sampai di rumahnya, ia dan Vino bermain catur untuk mengalihkan kesedihannya.

__ADS_1


NEXT .......


__ADS_2