Our Journey

Our Journey
Tamat (S2)


__ADS_3

Seminggu kemudian Vino muncul dihadapan Cya dan Arzan. Ia mengakui semua kesalahannya dan meminta maaf. Setelah ini ia akan kembali pindah ke luar negeri mengikuti orangtuanya.


Arzan dan Cya memaafkan nya, karena mereka dapat melihat Vino meminta maaf dengan tulus kepada meraka. Dan akhirnya kehidupan mereka telah damai dan tenang sekarang.


Setelah hari berganti tahun, Caca juga telah menyelesaikan sekolahnya. Seperti janji mereka yang akan menikahkan Caca dan Dion, mereka pun akhirnya dilangsungkan pernikahan.


Arzan dan Cya turut ikut serta dalam acara pernikahan Caca dengan menggandeng dua anak kembar mereka dengan menggendong salah satu anak mereka masing masing.


💐💐💐


Tiga tahun kemudian ...


"Sayang, ayo berangkat Daddy sama Mommy udah nungguin kita dari tadi." Ujar Arzan kepada Cya yang masih tengah bersiap-siap.


Hari ini rencananya Mom Cas dan Dad Brand mengajak liburan bersama anak & cucu mereka ke luar negeri. Tentunya juga mengajak kedua orangtua Mom Cas serta keluarga kakak Dad Brand.

__ADS_1


Sesampainya di sana, mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak. Dan besoknya baru akan pergi jalan-jalan berkeliling ke tempat tempat wisata.


"Bunda, gendong" ujar anak perempuan Cya yang masih berumur sekitar empat tahun.


"Iya sayang sini bunda gendong. Kita samperin Papi sama Abang ya." Ajak Cya pada anaknya itu.


Mereka bermain bersama di tempat wisata yang saat ini tengah mereka kunjungi. Setelahnya mereka memutuskan mencari makan kemudian kembali ke tempat mereka menginap.


Mereka menginap di rumah Dad Brand yang merupakan aset di sana. Hal itu sudah pasti memudahkan mereka untuk tidak sibuk mencari hotel atau penginapan.


"Honey aku lagi sibuk nih milih foto-foto kita yang bagus buat di upload. Kamu jagain dulu ya, bentar lagi juga tidur kok baby kita nanti." Jawab Caca kepada Dion.


Dan benar saja, anak mereka itu lekas tertidur. Sehingga Dion bisa tidur dan Caca dapat meneruskan kegiatannya. Caca menoleh pada suaminya yang telah tertidur nyenyak.


Ia merasa kasihan kepada Dion yang terlihat lelah seharian mengurus anak mereka. Sedangkan dirinya justru sibuk mengambil gambar dan foto-foto dirinya.

__ADS_1


Caca kemudian ikut berbaring di samping Dion dan memeluk erat lelaki itu. Sebelum ia terlelap, ia memberikan kecupan di kening Dion dengan hangat.


Di lain tempat, terlihat Arzan dan Cya yang menahan kantuk karena harus menemani kedua anak mereka bermain. Bahkan mereka heran, padahal seharian diajak jalan-jalan namun kedua anaknya itu tak ada capek capeknya sama sekali.


"Sayang, anak Papi mainnya udahan ya. Udah malem besok lagi kita mainnya." Bujuk Arzan kepada kedua anaknya.


"Yang bantuin bujukin mereka dong, aku tau kamu juga ngantuk. Apa kita titipin ke Daddy sama Mommy aja ya Yang. Biar mereka cepat tidur. Apa lagi kalo sama Daddy pasti mereka gak berani ngajak main lagi." Arzan menawarkan hal itu kepada Cya untuk membuat anaknya lekas tidur.


Memang selama ini para cucu Dad Brand begitu takut kepadanya, namun juga dekat. Mereka takut karena jika Dad Brand sedang marah, tidak pernah main-main. Tegasnya tidak bisa diragukan lagi. Jadilah semua anak dan cucunya menurut kepada Dad Brand.


...Arzan dan Cya Selesai...


BACA JUGA 🤗


__ADS_1


__ADS_2