PAMALI

PAMALI
Sadar


__ADS_3

Author pov


Sari dan nini siti duduk disamping ranjang Eva, hari sudah tengah malam namun Eva tak kunjung sadar, hanif sudah pamit pulang selepas isya tadi.


"sari, jaga Eva ya"


"nini mau kemana? " tanya Sari pada nini


"mau wudhu dulu"


"inggih"


Nini siti berlalu meninggalkan sari yang masih duduk disamping Eva, tubuhnya sudah terasa remuk matanya panas menahan kantuk.


kreet


Pintu kamar dibuka ,Nini siti kembali masuk duduk kembali disamping Eva, lengannya menggapi jemari Eva, ibu jari nini siti menekan ibu jari sebelah kanan Eva lalu beralih keibu jari kakinya lalu tanpa berkata kata pergi meninggalkan kamar Eva, sari hanya menatap bingung apa yang dilakukan ni siti pada Eva.


kreet


Pintu kembali dibuka nini siti memakai mukena membawa Alqur'an dalam pelukkannya masuk kekamar Eva,menggeser kursi kesamping kasur Eva mendekat lalu membuka alqur'an.


Sari seakan tak bisa bernafas lagi tubuhnya menegang tanganya gemetar peluhnya bercucuran sebesar biji jagung.


"ini nini siti, tadi nini siti yang mana nini siti yang asli" batin Sari.


>>>>


Eva membuka matanya perlahan menyesuaikan dengan cahaya dari luar masuk dari jendela kamar yang terbuka lebar dihalangi tirai tipis yang tentu tak mampu seutuhnya menghalangi sinar matahari yang masuk.


Disamping kanan Eva sari masih tertidur dengan pulasnya,kaki dan tangannya diatas tubuh memeluk Eva .


"sar, sari" Eva menepuk pundak sari

__ADS_1


"eeemm" jawab sari dengan suara paraunya


"Bangun udah pagi"


Sari melepaskan pelukkannya,mendudukkan tubuhnya dengan mata yang masih tertutup jarinya mengucek ngucek mata yang masih terasa kantuk.


"Ka Eva sudah sadar"


"iya, alhamdulillah,,,kamu kenapa tidur diatas sini ? sesak tau" tanya Eva seraya bercanda


"hehehe sari takut ka Eva" jawab sari


"untung aja kamu gak jatuh tadi


malam"


"gak lah,makanya sari peluk ka Eva, kalau sari jatuh ka Eva juga ikut jatuh " sari tertawa lepas


krreeeeeetttt


"Alhamdulillah kamu sudah sadar Eva"


sari terperanjat melihat nini siti,ia langsung menggeser tubuhnya merapat pada Eva lengannya melingkar dipinggang Eva memeluknya Erat.


"kenapa sar ?" tanya nini dan Eva serentak


Sari hanya menggeleng gelengkan kepala tak menjawab pertanyaan Eva dan nini siti.


>>>


flashback


Hanif dan kai burhan duduk diruang tamu setelah sholat isya.

__ADS_1


"kai "


"apa nif ?"


"Eva lebih baik kembali kejawa saja"


"kenapa ?"


"kedatangan Eva menarik banyak dari mereka mendekat, Eva sudah bolong kai (sebutan untuk orang yang pernah kerasukan) , kejadian ini akan terulang lagi "


"bukannya kata kamu Eva ada penjaga ?"


"Ada tapi mereka lebih banyak kai"


"kai akan bicara keabahnya Eva besok"


"inggih,Hanif pamit dulu, Assalamualaikum "


"waalaikumsallam "


>>>>>>


Kai Burhan duduk termenung diteras rumah memikirkan usulan Hanif memulangkan Eva, padahal Eva kesini agar bisa berobat tapi ternyata bukannya sembuh Eva malah menjadi incaran makhluk tak kasat mata yang jahat.


"Kai" panggil nini siti pada suaminya itu


"ada apa ? apa Eva sudah sadar? " tanya kai Burhan


"Alhamdulillah sudah"jawab nini siti "Apa kai setuju dengan usulan Hanif ? " timpal nini siti


"Memang harus nya seperti itu, terlalu berbahaya disini apa lagi kalau Firman tau Eva disini"


"iya betul, pasti dia akan mengambil Eva dari kita"

__ADS_1


>>>>


Terimakasih untuk pembaca semua yang sudah mendukung karya Author dengan like dan komen.


__ADS_2