PAMALI

PAMALI
Sihir


__ADS_3

PAMALI>>>SIHIR


keduanya melihat tulisan itu dengan teliti "ini mantra sihir untuk memikat lawan jenis"ucap Hanif


"iya, betul"jawab Kai Burhan


"Tapi tidak berguna ustadz, sebab ini harus dibacakan dalam hati oleh yang suka kepada yang disukai saat bertemu secara langsung "jelas Hanif lagi


"ustadz yakin "tanya Kai Burhan


"saya yakin kai, saya melihat sendiri dia yang meletakkannya"jawab ustadz Ghifari


Entah apa tujuan Amang iwan melakukan ini semua orang tidak ada yang mengerti,"Tapi untuk apa? "Hanif kebingungan begitupum dengan Kai Burhan


>>>>


Flashback


Kampung yang awalnya mencekam sebab teror akhirnya ada juga yang bisa membebaskannya, Eva dan beberapa ustadz dari kampung sebelah datang menghancurkan sihir dan dukun itu pun terbunuh jua,Amang iwan mendengar berita itu dari warga yang menceritakan padanya, Amang iwan tidak mau lagi terlalu lama keluar rumah hanya sesekali saja ia keluar untuk mencari informasi tentang kampung berita apa yang tengah ramai setelah dirasa cukup ia akan kembali pulang,


Amang iwan memang semenjak beberapa bulan lalu ia tidak lagi bisa bebas keluar rumah. Setelah kejadian


Malam itu perasaan Amang iwan Hancur berkeping melihat anak gadisnya yang cantik jelita disetubuhi oleh dukun itu dikamarnya, ia berkali kali hendak mencoba membalaskan dendam namun apalah daya Amang iwan hanya manusia Biasa.

__ADS_1


Hari itu ia mendengar dari warga kampung jika dukun itu terbunuh, Amang iwan membawa sebotol besar berisi bensi dan pemantik secara diam diam menuju pondok dukun itu meski ada rasa takut dihatinya tetap ia beranikan diri untuk bisa melihat sendiri dukun itu mati.


Sesampainya dipondok dukun itu, Amang iwan melihat kerangka dukun didalam pondok perlahan dari ujung kakinya daging kembali tumbuh sepertinya dukun itu akan kembali hidup


Dengan rasa takut yang menyelimuti Amang iwan mencari cari benda tajam dirumah dukun itu hingga akhirnya ia menemukan sebuah parang yang langsung diayunkan kekerangka dukun itu membuat tubuh dan kepalannya terpisah.


Amang iwan terduduk kaget saat melihat tengkorak kepala itu tiba tiba terbang,Amang iwan terpaku sesat tubuhnya menggigil ketakutan dengan tangan yang gematar amang iwan menyiram tubuh mayat dukun itu dengan bensin dan menyulutnya dengan api,


Tubuh itu terbakar dan tengkorang kepala yang terbang itu kehilangan kekuatan akhirnya terjatuh dan ikut terbakar bersama.


Amang iwan berlari keluar tanpa ada belas kasihan lagi kembali ia menyiram bensin kebangunan reyot itu dan membuatnya segera ikut terbakar, Dari kejauhan Amang iwan hanya menatap pada warga yang datang beramai ramai kegubuk reyot dukun b*adab itu dan menemukan jika semuanya sudah terbakar hebat.


Amang iwan ikut berkumpul dengan warga kerumah kai Burhan dan berpura pura seolah seolah tidak tau apa yang terjadi dengan dukun itu, disaat semua tengah berkumpul


Pandangan Amang iwan justru tertuju pada seorang Ustadz yang ia anggap sangat baik,santun dan cocok dengan putrinya namun perasaan senang itu justru berubah menjadi niat jahat saat mengingat jika putrinya bukan lagi gadis yang sempurna.


"Ria"ucap Amang iwan pada anaknya "Diluar ada orang baik, sopan dan baik imannya"sambungnya lagi


Ria tidak menjawab matanya hanya menatap keatas langit langit kamar dan memanggil manggil nama Badru "Abah (ayah) mau Ria dengan orang itu"Amang iwan dengan lembut berbicara pada putrinya namun semua sia sia ia tetap diabaikan


Rasa marah menguasai amang iwan yang diabaikan oleh ria dan tetap memanggil manggil Badru dengan gelap mata amang iwan yang tersulut emosinya keluar kamar mengambil asbak rokok diruang tamu dan kembali kekamar Ria lalu menghantamkan asbaak rokok itu kekepala Ria hingga membuatnya tak sadarkan diri.


Teriakan Acil(bibi) imus menggema seisi rumah melihat suaminya melukai putri semata wayangnya, ia lalu berniat keluar rumah untuk meminta bantuan namun itu urung dilakukan saat Amang iwan lebih dulu menghentikannya ,acil (bibi) imus ketakutan dan memohon pada suaminya untuk dilepaskan tapi Amang iwan tidak ingin mendengar dengan tak terkendali lagi amang iwan kembali memukul kepala istrinya hingga wanita itu tak sadarkan diri,

__ADS_1


Amang iwan dengan tidak ada rasa bersalah membuat tubuh istrinya dalam tong bekas air minum berabahan plastik dengan posisi meringkuk lalu menutupnya rapat.


Amang iwan dengan tenang membersihkan lantai bekas darah istrinya, ia juga kekamar mandi untuk membersihkan diri.


dirasa sudah bersih amang iwan keluar mendatangi setiap rumah baik yang ada penghuninya ataupun tidak ada untuk meminta garam, jika rumah itu kosong ia akan membobolnya diam diam dimalam hari.


Garam yang dikumpulkan tidak begitu banyak lalu dengan perlahan ia menaburkannya ketubuh istrinya itu.


Beberapa kali Amang iwan pergi keluar kampung hanya untuk membeli garam hingga akhirnya tong bekas air minum yang berisi jasad Acil imus itu sudah hampir terisi penuh dan menutupi tubuh jasad itu sebagai penghilang bau busuk.


Amang iwan baru datang dari kampung sebelah ia baru selesai membeli garam lagi, ia melihat ustadz itu datang lagi ketempat Kai Burhan dan tak berapa lama ustadz itu justru menuju kerumah yang ada tepat disebelah rumahnya yaitu rumah milik Anwar yang sudah lama kosong.


amang iwan mengintip dari celah horden senyumnya mengambang melihat menantu idamannya itu justru tinggal disamping rumahnya,


Malam hari amang iwan kembali mengisi penuh tong air itu hingga jasad acil imus tidak terlihat lagi "uma nya itu calon menantu idamanku bediam (tinggal) disebelah"ucapnya dengan raut wajah senang "Ria harus dapat laki (suami) kaya (seperti) itu"sambungnya lagi


Lalu ia menutup tong itu dan meninggalkannya pergi kekamar anaknya, Ria terbaring ditempat tidur tubuhnya kaku dan dingin gadis itu mengenakan baju terusan berwarna merah "Ria itu calon laki ikam(suami kamu) sudah datang"ucapnya lalu Amang iwan duduk disamping anaknya dengan mantra mantra yang ia dapat dari berbagai dukun yang ia jumpai untuk membangkitkan kembali putri kesayangannya,


sesosok jin yang menyerupai putrinya itu berdiri tegak disamping Amang iwan dengan wajah dan pakaian yang sama.


Rasa penyesalan membuat amang iwan akhirnya bersekutu dengan jin untuk membangkitkan anaknya kembali,meski dengan sadar ia tau jika iti bukanlah putrinya


Amang iwan menganggap jika itu purtinya yang baru suci tidak ternoda oleh dukun B*adab itu dan ia akan berusaha sebisanya untuk menjadikan putrinya itu istri dari ustadz Ghifari

__ADS_1


dengan berbagai cara ia berusaha untuk menanamkan sihir pelet pada ustadz Ghifari namun tidak ada satu pun yang bisa menaklukkan ustadz muda itu hingga akhirnya ia ingin membuat jalan lain yaitu dengan memfitnah nya,itu lah rencana yang saat ini amang iwan jalankan agar mimpinya menikahkan putrinya dengan ustadz Ghifari terwujud meski pada kenyataanya, itu bukan lah putrinya melainkan sesosok jin yang menyerupai.


Flashback end


__ADS_2