PAMALI

PAMALI
Hantu bangkit berakhir


__ADS_3

Eva bersama anak anak sudah berada dimasjid, ia seorang diri mengajar mengaji sekitar sepuluh anak


belum banyak anak anak yang berani keluar rumah dan juga banyak keluarga yang memiliki anak dibawah umur pindah kekampung lain selama teror terjadi


Dengan riang gembira anak anak berlari lari selagi menunggu giliran mengaji, ada juga yang bermain diluar ini merupakan hari pertama mereka setelah sekian lama terkurung dalam rumah sebab takut jadi sasaran teror


Sebuah suara sepeda motor berhenti didepan masjid seorang ustadz yang membantu mengajar mengaji datang


"Assalamualaikum " ucapnya


langsung disahut anak anak dan Eva "waalaikumsallam " jawab mereka


Ustadz Ghifari masuk kemasjid lalu duduk sedikit lebih jauh " sini yang laki laki ustadz yang ajar" ucapnya


Eva dan ustadz Ghifari saling menundukkan pandangan dan kembali fokus pada anak anak yang mengaji


6 orang anak laki laki yang ustadz Ghifari ajar sedangkan Eva mengakar 4 anak perempuan


sebelum ashar semuanya sudah rampung Eva dan anak anak merapikan meja meja kecil yang digunakan untuk mengaji sedang kan ustadz Ghifari mengambil wudhu dan melakukan adzan ashar


para warga yang sudah pulang dari kebun membersihkan diri lalu kemasjid untuk sholat berjamaah selesai Sholat Eva pulang berjalan kaki, rumah kai Burhan tepat didepan masjid tidak lah jauh hanya dibatasi dengan jalan kampung


"Assalamualaikum " ucap Eva


ia pun masuk ada kai dan Nini didapur "Duduk Va" pinta Nini siti


Eva duduk didekat mereka dan berbincang bincang ringan tak lama suara salam terdengar dari luar "Assalamualaikum "


"Waalaikumsallam " sahut ketiganya


Kai Burhan keluar menemui orang yang mengucapkan salam "Ustadz " ucap Kai Burhan


ustadz Ghifari langsung mencium tangan kai Burhan "Apa kabar Kai? " tanya nya


"Allhamdullilah baik, ustadz apa kabar ?" kembali Kai Burhan yang bertanya


"Alhamdulillah baik"jawab ustadz Ghifari


"kaya apa(bagaimana) ustadz soalnya mengajar anak anak mengaji ?"tanya Kai Burhan


"insayaallah, ulun (saya) siap kai "jawqb ustadz Ghifari

__ADS_1


"Nah pakai wadah bediam (untuk tempat tinggal) sementara pakai rumah milik pak anwar, rumahnya ada dibelakang masjid kada apa apa kalo (tidak apa apa kan?) " tanya kai Burhan


Ustadz Ghifari tersenyum "Dimana saja kai asalkan ada hatap dan dindingnya dan juga pintu nya" memdengar jawaban ustadz ghifari keduanya tertawa bersama


Eva dan Nini siti yang mendengar merasa penasaran siapa yang datang hingga membuat kai Burhan tertawa lepas seperti itu "Siapa Ni yanh datang? " tanya Eva


"Ayo kita lihat "ajak Nini siti yang juga ikut penasaran


sesampainya diruanh tamu keduanya bisa mengetahui siapa yang datang bertamu" Ni,apa kabar? "ucap ustadz Ghifari


"Alhamdulillah baik, "jawab Ninu siti yang langsung duduk disamping aki Burhan


Eva kembali masuk kedapur untuk membuatkan teh panas untuk tamu serta untuk kai Burhan


Ia kembali membawa nampan berisi dua gelas teh panas


"Silahkan ustadz" ucapnya


"Terima kasih " jawab ustadz Ghifari


semua kembali mengobrol sedangkan Eva memilih untuk sendiri didapur


keduanya menaiki sepeda motor ustadz Ghifari menuju rumah pak Anwar yang ada dibelakang masjid "ini rumahnya" ucap Kai burhan sambil menunjuk sebuah rumah


keduanya masuk kedalam, rumah yang tak begitu besar namun cukup rapi dan bersih meski sudah lama tidak ditempati "kemana keluarga Amang (paman) anwar kai? "tanya ustadz ghifari


"Mereka pindah takut jadi korban teror teror itu dulu,sekarang mereka menumpang tinggal ditempat kerabat dikota"jelas Kai Burhan


"Nah ini kamar anaknya imron, ustadz bisa pakai kamar ini, nanti kalau perlu apa apa datang saja kerumah" ucap Kai Burhan sambil membawa ustadz Ghifari berkeliling rumah


dirasa cukup kai pun pamit pulang sebab hari yang semakin sore "saya antar kai" ucap ustadz Ghifari "sekalian mau kemasjid"


"nah pas kalau begitu kai juga langsung kemasjid juga sebentar lagi maghrib"Ucap kai Burhan


keduanya kembali menaiki motor ustadz Ghifari menuju masjid.


...----------------...


Hari sudah malam keadaan kampung sudah lumayan sepi meski jam baru menunjukkan pukul delapan malam,kai dan ustadz Ghifari berbincang bincang sebentar setelah makan malam lalu ustadz Ghifari pamit untuk pulang, tidak enak dilihat orang jika pulang terlalu malam katanya


pukul menunjukkan setengah sembilan malam, Eva kembali kekamarnya Nini dan Kai pun masuk kekamar untuk mengistirahatkan badan setelah lelah seharian

__ADS_1


meski sudah sedari tadi Eva dikamar tapi ia tak kunjung merasakan kantuk hingga waktu menunjukkan pukul 11 malam


sssrrraaakkkk


Dinding kamar Eva digurat oleh seseorang, samar samar terrdengar suara orang berjalan tertatih tatih


Sssrrraaakkkk


kembali lagi suara guratan dilakukan, Eva meremas selimutnya meski itu bukan hal yang baru baginya tetapi rasanya ngeri juga jika sampai dia menunjukkan diri


Lalu suara orang berjalan itu menghilang tidak terdengar lagi, Eva menarik selimutnya menutup seluruh tubuhnya harapannya satu ialah tertidur segera


...----------------...


ustadz Ghifari baru selesai sholat tahajudd setelah tiba tiba terbangun saat mendengar ada yang berjalan disamping rumah, ia mengira jika itu maling namun suara itu menghilang seketika saat ia bangun


selesai sholat ustdaz Ghifari berzikir dan berdoa, samar samar ia mendengar suara orang berjalan didalam rumah


maklum rumah panggung berlantai papan suara orang melangkah cukup jelas terdengar namun kamarnya tertutup rapat jadi suara itu hanya samar samar terdengar


Suara langkah menginjak kaki yang papan "Siapa yang datang malam begini ?apa itu keluarga mang (paman) Anwar "batin ustadz Ghifari


Ia pun dengan perlahan membuka pintu kamar "Astaghfirullahalazim"lirih ustadz Ghifari saat melihat apa yang bersuara sedari tadi ditengah rumah


sesosok makhluk dengan sekujur tubuh yang melepuh terbakar api dari ujung kepala hingga kaki berjalan ditengah rumah mondar mandir dengan tertatih tatih


Ustadz Ghifari kembali menutup pintu rapat rapat lalu menguncinya, ia mengambil alqur'an lalu dengan suara yang tak begitu kencang ia membacanya hingga hati kembali tenang


Suara diluar kamar masih terdengar kadang makhluk itu menggaruk dinding sambil berjalan hingga terdengar suara yang cukup menakutkan


lama makhluk itu didalam sana, ialah Hantu bangkit itu tak ada yang tau jika hantu bangkit yang datang selama tiga malam ini adalah pak anwar yang baru meninggal dikota ia mendatangi rumahnya dan keluarga kai burhan


Ustadz Ghifari terus membaca al'quran hingga pukul tiga pagi dimana makhluk itu sudah tidak ada lagi, dan suara suara itu sudah menghilang


ia kemudian menutup mushab alqur'an lalu membaringkan tubuhnya ditempat ditidur


Saat merubah posisinya menghadap samping kanan tiba tiba pak anwar ada disamping ustadz Ghifari berbaring menatapnya sangat dekat


Astaghfirullahalazim "pekik ustadz Ghifari yang langsung membuka mata ternyata ia terlelap sebentar dengan posisi masih terlentang.


tak lama alamar hanphonenya berbunyi menandakan akan segera masuk waktu subuh.

__ADS_1


__ADS_2