
PAMALI>>>KEBENARAN
"ustadz yakin? "
"Saya yakin Nif, amang Iwan juga pernah melihat nya dia seorang perempuan kata mang iwan"
Kami terdiam sejenak hingga keheningan ini berubah menjadi gaduh saat tiba tiba rak piring yang kokoh itu tiba tiba roboh semua yang ada disitu behamburan dan sebagian barang ada yang pecah, kami saling tatap lalu Hanif berlari kepintu dapur dan membukanya ia terlihat mencari cari sesuatu "Ada apa Nif? "tanyaku penasaran
"Ada yang tidak beres ustadz "ucapnya "Kita harus bicara dengan kai Burhan "sambungnya lagi
Kami tidak ingin buang buang waktu dengan segera kami hendak kerumah kai Burhan namun langkah kami terhenti saat mendengar pintu dapur ditutup,Hanif mencoba membukannya namun sia sia pintu tertutup rapat seakan terkunci "Terkunci ustadz "ucapnya
Kulihat pintu kunci didalam tidak terpasang tidak mungkin dikunci dari luar,siapa pelakunya jika itu terkunci dari luar.
Aku berlari kepintu depan ternyata juga terkunci lagi lagi sepertinya dikunci dari luar "Bagaimana ustadz? "tanya Hanif
"Sama juga dikunci"ucapku
kami mencoba membuka jendela tapi sayang semua juga terkunci lagi lagi sepertinya sengaja dikunci dari luar.
"Hancurkan jendelanya saja Nif"titahku
"Ustadz yakin? "tanya Hanif mempertanyakan keseriusanku
"Saya yakin, saya yang akan tanggung jawab"ucapku pasti
Kami mencari sesuatu yang bisa untuk dipukulkan kejendela, aku menemukan kapak lalu mengayunkannya hingga satu jendela hancur tak berbentuk dan menjadi celah kami untuk keluar
Hanif keluar lebih dulu ia seketika terdiam saat melihat pintu yang dipalang dengan balok cukup besar sepertinya ini sudah dipersiapkan sedemikian rupa dengan matang, kami saling pandang dalam batinku "ini bukan kerja setan tapi manusia"walau aku yakin tapi aku tidak ingin asal bicara takut menjadi fitnah
Hanif berinisiatif untuk melihat sekeliling rumah aku juga mengikuti langkahnya, benar saja jendela semua dipaku dari luar sedangkan pintu dibuat palang dengan balok besar "Astaghfirullah "lirihku
Siapa yang melakukan ini apa untungnya buat mereka dan apa aku sudah berbuat salah hingga mereka sengaja melakukan teror seperti ini.
"Kita kerumah kai Burhan saja ustadz"Aku dan Hanif langsung kerumah kai Burhan
__ADS_1
sesampainya dirumah ternyata kai masih ada dirumah beliau terlihat duduk santai diteras rumah "Assalamualaikum "ucap Hanif
"Waalaikumsallam "jawab kai Burhan
Kami dan Hanif langsung diajak masuk kerumah kai dengan segera menutup pintu seakan tau apa tujuan kami datang kerumah ini.
kami semua duduk dan ternyata diruang tamu juga ada Eva dan Nini siti "Silahkan duduk"pinta Nini siti
kai duduk disebelah kiriku Hanif disebelah kanan diseberang ku Eva dan Nini siti.
"Begini kai"aku ingin menjelaskan apa yang terjadi tadi pada Kai Burhan
"Saya sudah tau ustadz, Eva sudah cerita apa yang sebenarnya terjadi"jelas Kai Burhan
Aku terkejut mendengar ucapan Kai Burhan "Eva cerita apa? "tanyaku
ustadz Ghifari pov end
>>>>>>
Eva pov
ini hari pertama ustadz Ghifari menempati rumah Amang anwar aku disuruh mengantarkan makanan untuk ustadz Ghifari sementar kami bisa keluar kampung untuk berbelanja, Aku menatap heran pada seorang wanita berbaju merah yang berdiri dibalik jendela mengintip dibalik gorden wajahnya terlihat marah tak lama ia pergi.Aku yakin itu bukan lah makhluk halus melainkan hanya manusia biasa
ustadz terlihat kebingungan dengan ku saat mataku justru tertuju pada rumah Amang anwar, aku mengira jika ustadz sengaja membawa seorang wanita kerumah itu tapi aku tidak ingin sembarangan menuduh hingga mendapat bukti yang jelas dan pagi tadi aku mendapatkan buktinya, ia ternyata juga baru tau jika ada seorang wanita dirumah itu.
Keesokan harinya aku hendak mengantar makanan dari Nini siti tapi urung kulakukan saat kulihat Amang iwan seperti menanamkan sesuatu dibawah rumah dan tepat sehari yang lalu kulihat Amang iwan membuat sesuatu dipintu dan memaku jendela rumah mang anwar, entah apa motifasinya aku belum paham hingga pagi tadi aku bisa mengerti hubungan dari beberapa kejadian tadi.
Perempuan yang kulihat berbaju merah itu rupanya putri Amang iwan tapi tujuannya belum bisa dipastikan aku takut jika terjadi fitnah kecurigaanku saat ini ,mereka sengaja melakukan semua ini karena tidak menyukai ustadz Ghifari , makanya aku ingin melihat nanti malam jika kecurigaanku benar bahwa Amang iwan ingin menjebak ustadz Ghifari menggunakan anaknya aku akan ceritakan semua yang kulihat selama ini pada semua orang.
kembali kemasa saat ini
>>>>>>>
Tapi sayang rencana itu gagal sebab ustadz Ghifari pulang terlalu awal dan juga bersama Hanif ditambah lagi Amang iwan curiga jika aku sudah mengetahui niat jahatnya itulah mengapa aku juga lebih awal menceritakan kecurigaanku pada Kai Burhan agar tidak salah paham pada ustadz Ghifari.
__ADS_1
"Itu baru kecurigaan ku saja belum ada bukti nya"ucapku
"Tapi yang kamu bilang ada benarnya Va, tadi kami sengaja dikunci dari luar entah apa yang ingin dilakukannya mengunci kami dari luar"ucap Hanif
"Kita jangan asal menuduh sebab bukti fisiknya tidak ada bisa bisa ini menjadi fitnah"sela Kai Burhan
"Iya Kai"jawabku
"Lalu apa rencana kita? "tanya ustadz Ghifari
Hanif mengemukakan sebuah usulan"Lebih baik kita pura pura tidak tau jika dalangnya adalah Amang iwan untuk mengurangi kecurigaanya pada kita dan agar dia tidak membatalkan rencannya dan kita bisa membuktikan kecurigaan kita bahwa Amang iwan sengaja melakukan ini sebab tidak suka pada ustadz Ghifari"jelas Hanif
"Bagaimana caranya? "tanya ustadz Ghifari
"kita buat buat rumor seolah olah kejadian tadi adalah perbuatan makhluk halus"jawabku
"iya, kai setuju kita tidak boleh menuduh sebelum membuktikannya sendiri"ucap Kai
Kami semua sepakat untuk tidak membahas ini lagi dan perlahan membuat isu jika dirumah Amang anwar ada penunggunya tentu bukan dengan berita bohong, Hanif mengusulkan untuk ustadz Ghifari bercerita pada orang orang apa yang ia lihat saja ,mungkin ustadz Ghifari memang melihat sesuatu dirumah itu tapi jika Hanif yang berbicara ia tidak mungkin bohong.
"Tapi jika Amang iwan memang tidak suka denganku apa alasannya? "ustadz Ghifari seakan penasaran dengan motivasi mang iwan yang berbuat seperti itu padanya
"Kita akan cari tau segera"jawab Hanif
"Tapi harus diingat jangan ungkit apapun tentang kejadian yang berhubungan dengan wanita berbaju merah dan kita dikunci tadi"sambung Hanif lagi
"insyaallah"jawab ustadz Ghifari
Kami mengakhiri pertemuan rahasia ini kembali keaktifitas masing masing.
Eva pov end
...****************...
Ustadz Ghifari pov
__ADS_1
Aku pulang dengan berjalan kaki niat kumenemui Hanif untuk membicarakan sekolah anak anak kampung batal "ya Allah semoga ini cepat selesai"lirih ku diperjalanan.