PAMALI

PAMALI
koma


__ADS_3

Iksan berlari mengejar Eva yang semakin menjauh


"Eva" teriak iksan namun tak dihuraukannya Eva tetap berlari seolah mengajak Iksan lebih masuk kedalam Hutan.


>>>>>


Tok tok tok


suara ketukan dirumah kai Burhan


"siapa yang pagi pagi bertamu " tanya nini siti


"assalamualaikum " suara seorang lelaki


"Waalaikumsallam " ucap Eva berlari kecil "mang Ridwan " ucap Eva


"kai Burhan nya ada? "


"Ada didapur, silahkan masuk mang"


mang Ridwan mengekor pada Eva yang membawanya kedapur menemui kai Burhan yang sedang sarapan.


"Assalamualaikum kai "


"waalaikumsallam ,kenapa wan pagi pagi datang kesini ?"


"gini kai, Dokter Iksan hilang"


Bruakk


Sari menggebrak meja makan


"Apaa " pekik sari


"Astagfirullah sari" ucap semua penghuni dapur karena kaget

__ADS_1


"kok bisa hilang wan ?" tanya kai Burhan


"tadi subuh pas mau sholat pintu depan terbuka lebar tapi saya tidak curiga kai, baru saat saya temukan ini baru saya sadar ada yang tidak beres" ucap mang Ridwan sambil menyerahkan ponsel Iksan


"ketemu dimana ini ?"


"Didepan pintu rumah"


"kita tunggu sampai nanti sore kalau belum pulang kita cari sama sama seperti Arif kemarin" ucap kai Burhan menenangkan


>>>>


Hari sudah semakin sore jam menunjukkan pukul 15:23 maghrib hampir mejelang Iksan tak juga kembali.


Mang Ridwan terlihat gusar menanti kabar dari kai Burhan untuk memulai pencarian.


"gimana ini bah, kok kai Burhan belum kasih kabar ? jam berpa mau mulai pencarian? " tanya istri mang Ridwan


"kita tunggu saja bu, mungkin habis maghrib atau isya"


"Insaya allah tidak akan terjadi apa apa, kita berdoa saja"


>>>>


selesai sholat maghrib Eva yang sendiri dirumah ditinggal nini, kai dan sari sholat dimusolah ,mendengar ada yang mengetuk pintu


Eva berjalan hendak membuka pintu namun sesungguh tak diduga makhluk penunggu pohon mangga dikebun samping rumah pak ridwan berdiri didepan pintu yang masih tertutup rapat.


matanya merah menyala,bau busuk menyeruak dipenciuman


mulut Eva tercekat tubuhnya terasa kaku tak dapat digerakkan,Eva mematung ditempatnya


sepasang tangan dingin menjalar dikepala Eva meraba wajah nya perlahan terus bergerak hingga menutup mata dan mulut Eva.


sayup sayup tersengar suara tertawa renyah si mbak berambut panjang itu hingga suara itu perlahan hilang.

__ADS_1


>>>>


mata Eva mengerjap menyesuaikan cahaya disekitarnya, samar samar terlihat ayahnya duduk sambil menangis disamping Eva.


"yah" lihir eva


"Eva, kamu sudah bangun nak" pekik pak Ivan


"Yah"


"iya nak ini ayah nak"


"kenapa Eva disini? "


"kamu koma nak selama sebulan, ayah fikir,, ayah tidak akan ketemu kamu lagi nak, maafkan ayah? "sesal pak Ivan sambil terisak


Ruangan yang sunyi hanya isak tangis penyesalan pak Ivan yang terdengar Eva susah payah mengangkat tangannya mengusap pundak sang ayah yang bergetar menenangkan lelaki hebatnya itu.


>>>


Dokter keluar dari kamar Eva setelah memeriksa kondisi Eva pasca sadar dari koma.


"Yah, apa Eva boleh tau apa yang terjadi. ?" tanya Eva penasaran


"kamu gak ingat apa apa nak? " tanya pak Ivan balik


Eva hanya mengangguk tanda mengiyakan


"kamu yakin? "


"Hal yang Eva ingat ada sesosok wanita menyeramkan baunya sangat busuk berdiri dipintu rumah kai Burhan, setelah itu ada sesuatu benda dingin seperti tangan menutup mata dan mulut Eva,lalu ,,,Eva sudah ada disini "


"Nanti saja ayah ceritakan, kamu harus banyak istirahat jangan terlalu berfikir yang berat"


Terimakasih untuk semua pembaca sudah mendukung karya Author dengan Like, komen dan Voute

__ADS_1


Sarangheyoe!!!


__ADS_2