PAMALI

PAMALI
kembali kerumah


__ADS_3

"Eva " panggil ayah padaku membuatku terbangun dari tidur karena kelelahan dari perjalanan jauh dan menangis aku tertidur tanpa membersihkan diri lebih dulu.


"Iya yah" sahutkku


Kuayunkan langkah menghampiri ayah ternyata ayah didapur tengah menyiapkan makan malam


"Kamu belum ganti baju" tanya ayah


"iya, tadi Eva ketiduran yah maaf, Eva gak bantuin ayah "


"Gak apa apa, ya udah kita makan aja dulu nanti makanannya dingin"


"iya yah"


Kami berdua menikmati makan malam dalam diam tak sepatah kata pun kata kata terucap dari mulut kami,


selesai makan aku membantu ayah membersihkan bekas makan kami berdua mencuci piring dan merapikan kembali meja makan.


"Va, ayah kekamar duluan ya, kamu tidur nya jangan malam malam "


"iya yah"


Aku masih merapikan dapur memberesakan kekacauan yang dibuat ayah tadi saat memasak


" sudah malam aja" batinku saat melihat keluar jendela dapur yang tirainya sengaja kubuka


Selesai membereskan dapur aku kembali kekamar samar samar kudengar suara tangis


"Siapa yang nangis malam malam gini" batinku


ku abaikan suara tangis yang seperti tangis anak kecil itu kuayunkan langkah kembali kekamar ingin segera mengistirahatkan tubuh yang lelah


"ah malasnya mandi malam malam gini" lirihku

__ADS_1


Dengan malas malas aku melangkah kelamar mandi "kalau gak mandi bau banget badan ku ini,mandi aja lah" ku paksa kan diri mandi meski rasa malas melanda.


Aku masuk kekamar mandi menanggalkan kain yang membalut tubuhku menyalakan shower membasahi seluruh tubuhku yang lelah.


Saat ku membalur sampo dikepala kudengar kembali samar samar suara tangis kini suaranya seperti berada didalam kamar


Namun kembali ku abaikan suara tangisan misterius yang dari tadi mengganggu.


ggllekkkk


kubuka pintu kamar mandi aku keluar dengan sehelai handuk yang membalut


kuamati disetiap sudut kamarku tak ada seorang pun lalu suara tangis siapa yang kudengar tadi saat dikamar mandi


"ah paling aku salah dengar"


Aku mengganti baju dengan piama tidur lalu membaringkan tubuh kekasur tanpa menunggu lama aku pun tertidur dengan pulasnya.


>>>


Hanif terlihat duduk bersila diatas sajadahnya setelah melakasanakan sholat malam


Desa masih terasa sangat mencekam setelah kejadian yang menimpa Eva,banyak warga yang tak berani keluar rumah saat senja menyapa


Bahkan masjid hanya diisi oleh orang orang tua,perempuan dan anak anak masih belum berani sholat dimasjid


"Hanif"


"Iya ma " sahut hanif


"kamu bangun juga" tanya mama Hanif


"inggih "

__ADS_1


"kamu kenapa nak ?,Eva jangan terlalu difikirkan biarkan dia kembali kerumahnya kasian dia kalau harus tinggal didesa ini"


"inggih ma"


"Do'akan saja semoga dia selalu dalam keadaan sehat"


>>>


Tidur Eva sangat nyenyak hingga membuatnya terbangun saat matahari sudah meninggi


Hhhwwooooaaammm


Eva perlahan duduk dengan mata tertutup mengumpulkan nyawanya yang bertebaran saat tidur,


Matanya sedikit demi sedikit terbuka menyesuaikan dengan cahaya yang sudah semakin terang


"astagfirullah kesiangan" gumam Eva


Ia melangkah keluar kamar menuju kamar ayahnya


cklek


Eva membuka pintu,persis seperti dugaanya jika sang ayah sudah berangkat bekerja


Ia pun menuju dapur diatas meja makan sudah tersedia sarapan nasi gorenga karya ala chef pak Ivan.


Eva kembali kekamarnya membersihkan diri


selesai memebersihkan diri Eva kembali kedapur untuk menyantap sarapannya


"ah mau ngapain ya habis ini "gumam Eva "Sepi juga sendiri dirumah" timpalnya lagi


>>>

__ADS_1


Terimakasih untuk semua pembaca dukung terus Author dengan like, komen dan Voute.


__ADS_2