
Chandra ingin meluluskan permintaan anaknya, ia kini menjalani hukumannya dengan lapang dada, di samping itu Chandra juga bertaubat atas segala kesalahannya.
ia menyadari bahwa selama ini ia bukan sosok ayah yang baik bagi Simon namun putranya itu masih mau menerima dan mengakuinya sebagai Papanya Chandra merasa sangat beruntung ia tak mau menyia-nyiakan kepercayaan Simon Chandra akan membeberkan semua yang ia tahu tentang.
setelah mendapat persetujuan kerjasama Candra akhirnya pihak berwajib dan beberapa lembaga hukum langsung membuat tim untuk membekuk dalam Di balik semua kejahatan yang dilakukan oleh.
hari ini tepatnya seminggu setelah pertemuannya dengan Simon Chandra dikunjungi oleh seseorang yang langsung melakukan investigasi dan pengumpulan bukti.
Candra juga memberikan informasi yang hanya ia dan orang kepercayaannya tahu di mana Sena wong selama ini menyimpan semua bukti kejahatannya, termasuk semua kekayaan yang ia sembunyikan di luar negeri.
berdasarkan bukti Itu polisi langsung bertindak cepat dan langsung membuat berita acara penangkapan Sena wong.
sementara itu Simon tidak pernah balik ke kediaman keluarga Wong.
iya memilih tinggal di markas milik Alexa.
Simon pemuda yang mudah bergaul dengan orang di sekelilingnya ia dengan mudah membaur dengan mereka dan tidak pernah berpangku tangan jika ada anggota Alexa yang membutuhkan pertolongan.
melihat itu Alexa langsung memberikan tugas pada Simon iya tak mau menyia-nyiakan bakat pemuda itu.
Alexa memberikan pekerjaan di perusahaannya.
Simon sangat beruntung dan ia bersyukur karena walaupun ia anak seorang penjahat namun Alexa dan Alexis serta semua orang yang berada di bawahnya tetap memperlakukannya dengan baik.
ia berjanji tak akan membuat mereka kecewa.
sementara di tempat lain.
"Nyonya gawat Anda mendapatkan surat panggilan dari kepolisian" Teriakan seorang pengacara keluarga berjalan dengan panik
"katakan perlahan apa yang kau maksud"
"pihak berwajib memanggil anda untuk dimintai keterangan, namun saya menduga ini ada hubungannya dengan Chandra.
mengapa anda tidak menghabisi saja dia dipenjara.
dia bisa jadi duri dalam daging untuk semua bisnis kita.
Candra terlalu banyak tahu tentang semua kegiatan gelap anda"
ucap pengacara itu memberikan masukan pada Sena.
Sena terlihat diam ia berfikir dampak baik buruknya Jika ia melakukan itu.
saat ini Sena hanya ingin mengetahui keberadaan putranya sebab Simon adalah satu-satunya harapan Sena untuk bisa membantunya bangkit kembali.
namun Ia juga tak bisa mengabaikan begitu saja Candra benar Apa perkataan pengacaranya jika Candra seperti bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meledak dan menghancurkan semuanya.
*apakah kita harus menyingkirkan Chandra???? bukankah kita sudah punya Simon yang menjadi kelemahan Chandra.
__ADS_1
kakek tua itu tidak akan bertindak gegabah memenjarakanku karena ia tahu putranya hanya tinggal memiliki aku"ucap Sena wong penuh keyakinan
"bagaimana jika Tuan Abigail membuka jati diri siapa Simon sebenarnya????
Saya masih ingat Bagaimana marahnya Tuan Abigail saat ia meninggalkan mansion ini"
"pria itu dia tidak akan pernah berani.
kesejahteraan putranya berada di tanganku"
"saranku Nyonya anda tidak bisa meremehkan seseorang yang Anda anggap kecil bisa saja orang itu yang akan menggulingkan anda dari tempat anda duduk saat ini.
bukankah musuh yang menyeramkan itu adalah orang dekat yang kita anggap tidak berbahaya"ucapkan acara Sena dengan raut wajah.
kali ini Sena mengangguk ia mengakui jika perkataan pengacaranya itu ada benarnya.
"lakukan apa yang menurutmu baik sisanya akan aku transfer sesuai dengan pekerjaanmu.
untuk pemanggilan itu sepertinya aku harus hadir dan ingin tahu mengapa mereka membuat surat panggilan untukku.
lagi pula Chandra wong kini sendiri dia tak punya orang kepercayaan karena orang kepercayaannya sudah berada di pihakku. kau tahu uang bisa membeli sebuah kepercayaan
Chandra ingin mengadukanku dan menyebutkan semua kesalahanku apa Kau pikir aku sebodoh itu meninggalkan semua bukti???? aku sudah menghapus semua bukti Tak akan ada yang tahu"cap Sena sinis
"baiklah saya akan menemani anda ketika anda diinterogasi nanti. saran saya perhatikan jawaban anda Jika menurut anda pertanyaan itu menjebak maka anda diperbolehkan tidak menjawab biar sisanya serahkan pada saya"
pagi itu Sena wong datang ditemani oleh pengacaranya, iya memenuhi panggilan tim penyelidik dan langsung menuju ke ruang investigasi
beberapa pertanyaan langsung dilontarkan oleh tim penyelidik dan memakan waktu sampai malam hari.
Seno mulai Tak sabar dan marah karena pertanyaan yang dilontarkan oleh tim penyelidik adalah pertanyaan yang hanya dibolak-balik intinya ia ingin dijebak oleh pertanyaan tersebut.
"nyonya kendalikan diri Anda atau anda akan menjawab pertanyaan yang salah.
tim penyelidik sedang menekan psikologi Anda agar anda stres dan lelah. ini merupakan strategi yang biasa mereka lakukan untuk mendapatkan sebuah pengakuan menurut mereka"
"Tapi aku sudah sangat lelah dan kesal mereka seperti mempermainkanku melontarkan pertanyaan itu dan itu lagi hanya dengan kalimat yang berbeda tapi intinya sama"gerutu Sena.
"bertahanlah nyonya.
Saya yakin anda bisa"
"Chandra sialan dia berkoar di dalam sana"maki Sena dengan wajah bengis
"sudah kukatakan pria tua itu tak akan mau jatuh sendirian.
sepertinya dia tidak peduli pada Simon.
atau mungkin putra anda....."
__ADS_1
"tutup mulutmu kau membuatku gugup.
bagaimanapun anak itu adalah darah dagingku"gumam Sena lirih.
Keduanya masuk ke ruang Interogasi lagi, setelah satu jam, mereka lalu di perbolehkan pulang.
seperti prediksi Chandra, wanita itu sungguh tangguh.
makan di tekanan secara psikologis, Sena masih terlihat tenang.
Setelah keluar dari kantor polisi, Sena tidak langsung menuju kediamannya, mobil mereka bergerak meninggalkan ibukota menuju pinggir kota.
dan lagi polisi mengikuti arah tujuan senawang.
berdasarkan prediksi yang diberikan Candra wanita itu akan langsung mengeksekusinya malam ini.
dan tujuan wanita itu pergi adalah untuk menemui sang eksekutor.
Sementara itu di lapas Candra terlihat sedang memejamkan matanya.
iya tahu konsekuensi apa yang akan dia dapat dari berurusan dengan Sena wong.
namun Candra tak perduli dengan nyawanya paginya menembus kesalahannya dan sedikit merasa lega sudah cukup.
seperti dugaannya, entah bagaimana Sena wong dapat memiliki anak buah di dalam lapas ternyata eksekutornya adalah teman satu kamar Chandra.
pria itu langsung menikam Chandra dengan bolpoin.
beruntung petugas lapas yang memang sudah siaga mendengar kegaduhan.
Chandra berusaha melawan.
Akhirnya teman satu sel Chandra berhasil di bekuk, dan percobaan pembunuhan atas dirinya berhasil di gagalkan. Sayangnya pria tua itu terluka cukup serius.
Chandra sampai harus dilarikan ke rumah sakit karena ternyata pulpen yang digunakan oleh pria tersebut tepat mengenai jantungnya.
pulpen itu sudah dimodifikasi menjadi seperti alat tusuk
Chandra langsung dilarikan ke meja operasi dan menjalani operasi.
berita tentang penyerangan terhadap Chandra langsung dilaporkan kepala lapas pada Alexi.
mendengar Papanya dalam kondisi kritis Simon
langsung menuju rumah sakit di mana Chandra wong menjalani operasi.
pemuda itu terlihat sangat khawatir dengan kondisi Chandra.
tanpa mereka ketahui ada seorang pria paruh baya yang memperhatikan mereka dari kejauhan
__ADS_1