Papa Ku CEO Yang Payah

Papa Ku CEO Yang Payah
Kemarahan Chandra Wong


__ADS_3

Chandra wong sudah merasa berada di ujung tanduk, tak bisa bergerak maju, mundur pun salah.


ibarat depan jurang, belakang bintang buas, ia terdesak.


Di satu sisi ia terjebak dengan siasatnya sendiri dan kalah telak, di lain sisi Charlie yang ia harapkan membantunya malah angkat tangan tak mau membantu dan bahkan tak mau perduli lagi dengan masalah perusahaan wong.


Chandra mengumpat,mengutuk cucunya sendiri dan mengatai Charlie cucu durhaka, tak tahu diri, sialan dan sumpah serapah lainnya.


Di saat ia butuh bantuan, anak-anaknya dari istri sah nya juga menjauh, termasuk Sherly wong dan Ferdinan.


mereka memilih mengungsi ke mansion milik ornagtua Ferdinan dan menonaktifkan ponsel mereka karena tak ingin Chandra menghubungi mereka.


tak berbeda jauh dengan anak Chandra wong lainnya, mereka melakukan hal yang sama dengan berbagai alasan dan satu tujuan, tak Sudi membantu Chandra wong.


Sementara itu di sebuah rumah, seorang wanita terlihat sedang termenung menatap halaman luas yang di penuhi berbagai tumbuhan


Beberapa kali terdengar ia menghela nafas, wajahnya yang ayu jelita terlihat muram tak bersemangat


"Sedang apa????" tanya seorang pria tampan menghampirinya


"Astaghfirullah, kau mengagetkanku saja kak"ucap wanita itu yang tak lain adalah Camilla


"Siapa suruh pagi-pagi sudah melamun


Jam berapa kita akan pergi ke perusahaan itu?" tanya Reymond


"Aku...


sepertinya tidak" ucap wanita cantik itu yang tak lain adalah Camila


"Why??????


sepertinya kau tak bersemangat???


Ada yang salah???" tanya Reymond bingung sendiri


"Rey, apa yang kita lakukan benar????


Aku merasa tetap tak merasa puas sekalipun sudah membuat kakek jahat itu menderita" ucap Camilla muram.


Reymond tersenyum dan mengelus puncak kepala adiknya dengan penuh kasih sayang.


Sekalipun Camilla bukan adik kandungnya, ia menyayangi Camilla seperti adik nya sendiri, bahkan rela berkorban nyawa demi Camilla dan anak-anaknya.


Reymond menggeleng dan tertawa kecil.


ia sungguh salut dengan adiknya.


sungguh wanita yang langka.


jika saja Camilla bukan adiknya, pasti Reymond akan segera melamarnya, sayangnya Camilla adiknya.


"Itu karena kau memiliki hati yang baik adik kecilku" ucap Reymond tersenyum lembut


"Aku serius,


sekalipun kita sudah berhasil menguasai sebagian kebanggan Chandra wong, aku tak merasa bahagia kak"


"Aku mengerti.


Itu karena kau wanita yang baik" ucap Reymond kembali mengacak-acak rambut adiknya


"Aku tak sebaik itu, buktinya aku memiliki hasrat balas dendam.


keluarga itu sudah menghancurkan hidupku, membuatku menderita....


tapi balas dendam ini malah membuatku....."


"Lalu apa kau mau melepaskan mereka???


Camilla, Camilla.....


aku sudah menduga jika kau akan galau di pertengahan rencana.


ingat kakek jahat itu adalah dalang dari semua masalah yang terjadi.


kita tak membunuhnya, kita hanya memberi dia pelajaran.

__ADS_1


membuka mata nya yang tertutup dan menuntun hatinya yang sesat karena keserakahan dunia.


jadi gak usah merasa bersalah, enggak usah merasa empati ok???" Camilla mengangguk kecil.


"Persiapkan dirimu, kita akan menunjukkan siapa kita.


Jika kita tak memberi pelajaran kakek tua itu, ia akan merajalela dan menganggap tak ada yang tak bisa ia lakukan, bukankah itu buruk????


Dengan kehilangan semoga kakek tua Bangka itu menyadari kesalahannya dan bertaubat"


"Semoga kak, walau aku tak yakin" ucap Camilla ragu


"Yang terpenting kita berusaha.


sudah jangan bersedih, lebih baik temui si kembar, mereka baru selesai mengerjakan pekerjaan rumahnya"


"Kak, terima kasih.


Jika tak ada kau, aku tak tahu bagaimana mengasuh anak-anakku.


Terima kasih sudah memberi cinta dan perhatian pada kami" ucap Camilla menitikkan air mata haru.


ia sangat bersyukur ada Reymond hadir di hidupnya


"Kau tahu???


Kakak yang sangat beruntung memiliki kalian.


kalianlah pemberi warna dalam hidup kakak" ucap Reymond tersenyum lebar.


Camilla.langaung memeluk Reymond dan menangis


"Hei, kau sudah tua tapi cengeng" ledek Reymond membuat Camilla tertawa kecil


"Kak, terima kasih"


"Ya, ya, apa ini acara amal??


mengapa kau tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih????"


"Ya, ini acara amal pencarian jodoh" ledek Camilla


Sementara di tempat lain


Di Tempat terpisah Charlie yang mendapat informasi akurat siapa Camilla menegang, ia sangat bahagia hingga menangis sesenggukan seperti anak kecil


"Istri dan anakku masih hidup Chris


mereka ternyata selama ini dekat denganku huhuhu"


Charlie menangis seperti anak kecil


"Ya bos, saya ikut senang" ucap Chris tertawa dalam hati tapi juga ikut terharu


"Kita temui mereka Chris" ucap Charlie bangkit dan langsung meraih jas dan kunci mobil nya,


namun Chris menahannya


"bos, loe gak bisa nemuin dia sesuka hati loe


kalau mereka memang mencari loe, udah sejak lama mereka membuka jati diri mereka.


Nyatanya mereka menyembunyikan bahkan memalsukan identitas mereka, demi apa coba???" tanya Chris


"Karena tak ingin gue tahu??" tanya Charlie lirih sambil tersenyum kecut


"Itu mungkin karena Camilla kecewa sama loe bos" ucap Chris


"Itu pasti Chris.


gue suami yang payah, melindungi dia aja gue gagal.


wajar aja dia pergi karena merasa terancam keselamatannya dan anak kami.


gue gagal sebagai suami"desah Charlie putus asa.


Ia duduk kembali dengan wajah lesu

__ADS_1


"Gue tahu loe gagal.


tapi sekarang bukan saat nya loe ngeluh dan menyesali diri bos.


bangkit dan kejar kembali Camilla dan anak loe, sebelum semua terlambat"


"Chris......"


"Kejar mereka dan yakinkan mereka bahwa loe bisa menjaga mereka.


gue yakin suatu saat mereka akan memaafkan loe walau loe akan kesulitan meyakinkan mereka.


itu tugas loe," ucap chris


"Gue akan berusaha Chris, gue mau anak dan istri gue kembali sama gue"


"Masalahnya apa loe berani melawan keluarga loe, maksud gue mantan keluarga loe" cibir Chris


"kali ini gue sanggup.


bahkan jika harus melewati lautan api, gue akan terjang"


"Bagus, tapi jangan mati di tengah jalan ya" ucap Chris cekikikan membuat Charlie mendengus kesal.


sedang serius malah di ledek Chris


"Sial loe, gue masih pengen balik ke keluarga gue"


"Gue dukung bos, sabar-sabar siapin mental ya hahaha" ejek Chris teringat dua kurcaci menggemaskan itu


"yeee gue siap lahir batin" ucap Charlie penuh percaya diri


"Iya percaya....


Taruhan yok" ledek Chris


"Udah lah gue mau nemuin anak istri gue" ucap Charlie bersemangat.


ia segera mengambil jaket dan kunci mobilnya


"Bos, tapi..."


"Nanti lagi kita bicara, ..." Charlie langsung kabur sebelum Chris selesai berbicara.


Sebulan kemudian


Perusahaan wong sudah di pegang oleh Reymond,


di perusahaanya sendiri Chandra wong tidak memiliki kekuasaan apapun membuat Chandra merasa harga dirinya di injak-injak


Reymond dan Camilla sudah berada diatas angin.


keduanya sudah berhasil membuat Chandra menderita.


Bahkan Reymond sedang mengusut kedua orangtua Charlie yang terlibat penggelapan dana.


keduanya sudah di berhentikan sementara sampai proses investigasi keluar.


Sherly dan Ferdinand sangat geram namun juga takut kebusukan mereka selama ini terbongkar, sementara Chandra langsung mendamprat anak dan menantunya itu.


Ia tak percaya anak dan menantunya justru menggerogoti perusahaan nya dari dalam.


sungguh pukulan terberat dalam hidup Chandra wong.


pria tua itu terlihat sangat shock.


Assalamualaikum


**Dari lubuk hati yang paling dalam author mengucapkan banyak terima kasih atas doa para reader semua, maaf author gak bisa balas satu-satu, terima kasih.


Semoga Allah mengampuni segala dosa ibunda tercinta, di lapangan kuburnya dan Allah terima segala amal ibadahnya.


Amiinnn ya Robbal 'Alamin**


Maaf atas ketidaknyamanan nya karena beberapa waktu author tidak bisa update.


hari ini author baru bisa menulis kembali,

__ADS_1


semoga kalian bisa memahaminya, terima kasih


Pooh


__ADS_2