Papa Ku CEO Yang Payah

Papa Ku CEO Yang Payah
Keusilan Alexi


__ADS_3

Seminggu kemudian


Semua orang sedang berkumpul di markas yang tadinya merupakan mansion milik Alexa yang beralih fungsi.


mansion ini juga di jadikan sebagai markas dan lab untuk gadis kecil itu melakukan eksperimen.


sementara markas markas Sena Wong yang sudah di taklukkan oleh Alexa dan timnya dikembalikan kepada keluarga Ye.


namun keluarga y menyerahkan markas tersebut pada Alexa, tentu saja atas persetujuan ketua Sin dan ketua Jay yang merupakan ketua keluarga.


Alexa lalu menyerahkan markas tersebut untuk dikelola oleh Alexi sebab Ia sendiri tidak memerlukan markas tersebut.


Alexa lebih suka membangun sendiri apapun yang berkaitan dengan dirinya karena ia lebih mengetahui kebutuhannya sendiri serta fasilitas yang ada di dalamnya.


termasuk mention ini yang iya rombak abis saat membelinya.


Sudah seminggu pasca di bawanya Belle ke dalam lab tersebut, Alexa sedang berusaha membangkitkan kembali Belle yang kondisinya sangat kritis beberapa waktu lalu.


namun tak ada tanda-tanda apapun, hingga sebuah berita dari Alex yang meminta semua orang berkumpul membuat semua orang di liputi rasa penasaran


Semua orang tidak sabar menanti kabar bagaimana


kondisi Belle, robot cantik itu terakhir kali di bawa dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.


awalnya hanya anggota inti saja yang tahu jika Belle adalah robot.


namun kini semua anak buah Alexa tahu, dan itu tak mengubah apapun, mereka menyayangi Belle dan juga ingin tahu keadaan Belle.


"Apa kau tahu apa yang akan Alexa katakan kek??" tanya Alexi mulai bosan, pasalnya ia sudah datang sejak satu jam lalu, namun adiknya belum juga menampakkan batang hidungnya


"Aku tak tahu anak muda, semoga ini berita baik" ucap Alexi Carter yang memang tak tahu apapun.


sejak Alexa berada di lab, ia tak keluar dari ruangan tersebut dan meminta anak buahnya berjaga, ia tak mau di ganggu.


untuk alasan tentu saja Alexi Carter yang menjadi tumbal. Bahkan ia sampai kena marah istrinya, Hanna Li karena Camilla merajuk Alexi Carter terlalu sering membawa anak-anaknya keluar rumah, sehingga ia kesepian.


"aku bosan menunggu"ucap lirik Alexi seolah berkata pada dirinya sendiri


"kakek juga bosan tapi kita memang harus menunggu mungkin saja Alexa butuh waktu sedikit lama untuk menyampaikan sesuatu yang penting itu"ucap Alexi Carter menepuk punggung cucunya.


kakek tua itu menghela napas sambil memijat kepalanya yang terasa berat.


Seminggu ini Alexi Carter mengaku pada Hanna dan juga Camilla bahwa mereka sedang keluar kota, melihat lokasi yang akan di pakai untuk resort.


sebab Alexa Carter memang berniat hijrah ke negara ini dan membangun kerajaan bisnisnya di negara asal istrinya ini.


sementara di negara I, ia menyerahkan semua urusan pada Carl, tangan kanan sekaligus anak angkat Alexi Carter.


Alexi Carter berharap hari ini Alexa bisa kembali sehingga ia tak mencari alasan lagi untuk penundaan kepulangan mereka.

__ADS_1


Saat semua urusan selesai, Alexi Carter berniat membawa Hanna Li berobat.


untuk saat ini ia belum tenang meninggalkan anak serta cucunya, sebelum semua orang-orang yang berbuat jahat pada anak nya mendapatkan hukuman


"Feeling ku Alexa sudah berhasil memperbaiki Belle"ucap Charlie tiba-tiba


"Apa Alexa mengatakan padamu pa???" tanya Alexi


"Tidak, hanya feeling seorang papa" ucap Charlie menyeringai lebar, sementara Alexi Carter sana Lexi memutar bola mata malas


"Ya, ya aku percaya feeling mu menantu.


kita doakan yang terbaik" ucap Alexi Carter


"Dimana Ryan?" tanya Meisya yang tidak melihat keberadaan. pria itu


"Cie kangen ya??" ejek Kezia membuat Meisya melotot kesal, ia hanya khawatir pada Ryan, tidak lebih


"Aku mau buat minum, ada yang mau???" tanya Kezia menatap semua orang


"Es teh manis" teriak kezya pada adiknya


"Juicy melon" ucap Reymond


"Om tampan, ini bukan cafe huh.


"Buat apa kau tawarkan jika ujung-ujungnya kopi juga" ucap Reymond cemberut


"Aku basa basi " ucap Kezia menjulurkan lidah lalu berlalu pergi


"Astaga apa dia adikmu kezya??" tanya Rey masih kesal


"Menurutmu??? sudah tahu adikku masih tanya"ucap Kezya jutek


"Jangan membenciku, nanti kau akan suka padaku" ucap Reymond dengan senyum lebar


"Mimpi....


aku suka pria muda" ucap kezya membuat Alexi Carter tertawa


"Dengar gadis cantik, kau lebih baik dengan pria matang seperti Rey.


jam terbang sudah tinggi.


kau akan sangat tercukupi dan di manja" ucap Alexi Carter membela Reymond.


bagaimana pun Rey sudah menjaga putrinya selama ini, sudah seharusnya ia membantu Reymond mendapatkan pasangannya.


"pilot kali" ucap Meisya lalu tertawa terkekeh

__ADS_1


"Ku akan merasakan nanti.


jangan mengejek, nanti kena batunya" ucap Charlie menimpali. walau ia Tan begitu menyukai Rey akibat perbuatan Rey di masa lalu, tapi ia juga harus berterima kasih pada Rey atas semuanya.


termasuk menjadi paman yang baik untuk kedua buah hatinya.


"Aku setuju denganmu pa"


"Apa kau anak kecil tahu apa???" ucap Meisya dan kezya serentak membuat Alexi mendengus kesal


"Nona-nona kalian menggertak cucuku" ucap Alexi Carter


"Aku bosan, ada yang mau cemilan???" tanya kezya yang di balas gelengan semua orang.


kezya memang suka ngemil saat stress dan bisa .


ia berjalan menuju lift yang letaknya di pojok kiri mansion.


Alexa sengaja membuat lift karena mansion ini empat lantai, selain i malas turun naik tangga, itu lebih praktis dalam membawa barang ke lantai atas.


Tanpa semua orang sadari, senyum licik terukir di bibir tipis Alexi


"Well Tante, akan ku buat kau menjilat ucapan mu sendiri" ucap Alexi terkekeh dalam hati.


ia langsung mengambil posisi di sudut sambil membuka laptopnya


"Rencana di mulai, putri terjebak dan pangeran tampan menyelamatkan sang putri" ucap Alexi langsung bergerak menekan tombol-6 di keyboard nya dengan senyum menghias bibirnya.


"Done. aku mau tahu apa yang akan kah lakukan Tante sayang" ucap Alexi lirih


Sementara di dalam lift


"Dasar kutu kecil gatel dan nyebelin.


ah aku rindu putriku yang imut itu, sudah seminggu dia di dalam lab, apa dia makan ya???"(merujuk pada Alexa).


kezya memang sangat menyayangi Alexa, bahkan ia menganggap Alexa putrinya dan saat mendapat peran sebagai ibu Alexa, ia totalitas hingg saat ini kezya masih memanggil Alexa putrinya


BROMMMM


KLIKKKK


tiba-tiba lift yang dinaiki oleh kezya berhenti dan lampu mati


kezya sangat takut. ia sampai gemetar dan menekan tombol Pertolongan.


karena tak ada yang mendengar, j menggedor pintu lift sekuat yang ia bisa, kini ia menyesal menaiki lift


"tolooong, tolong siapapun" teriak Kezya

__ADS_1


__ADS_2