Papa Ku CEO Yang Payah

Papa Ku CEO Yang Payah
Ryan


__ADS_3

Sepanjang malam Alexa tak bisa tidur, ia terus memikirkan Belle, sekalipun gadisnitu saat berada di dekatnya sangat berisi, namun jujur Alexa merasa kehilangan.


Alexa jadi teringat perjumpaan mereka pertama kali.


seorang gadis berimbang darah tergeletak dengan denyut ke kehidupan yang sangat lemah, namun tekad yang kuat membuat nafas tak lepas dari raga, seolah ia tak ingi meninggalkan dunia dulu sebelum apa ni yang ia inginkan terkabul.


Tanpa sepengetahuan keluarganya , Alexa membawa gadis malang itu ke rumah sakit milik profesor nya, disana gadis malang yang bernama lengkap Bellina langsung di tangani dengan peralatan canggih.


bahkan profesor itu sendiri yang turun tangan


setelah satu bulan koma, gadis malang itu akhirnya sadar walau dengan prosentase hidup tipis.


profesor Gallan dan Alexa merasa kasihan dengan gadis malang itu, mereka memang sedang melakukan sebuah eksperimen, tepatnya Alexa sedang melakukan sebuah penelitian penting di bawah pengawasan profesor itu.


dengan nafas tersengal dan nyawa di ujung hidung, gadis malang itu memohon pada Alexa untuk menolongnya bertahan hidup, namun baik profesor maupun Alexa tak memiliki kemampuan untuk menyembuhkan Bellina.


tanpa di duga Bellina tahu projek yang sedang di lakukan Alexa, Bellina meminta Alexa memakainya sebagai percobaan.


tentu saja Alexa maupun profesornya menolak keras


selama ini mereka memakai hewan bukan manusia dan sejauh ini berhasil.


Namun Bellina sampai bersimpuh di kaki Alexa dengan sisa kekuatannya, memohon.


Bellina ingin bertemu papanya untuk terakhir kali dan bila sudah bertemu maka Bellina rela meninggalkan dunia.


flash back off


Alexa tersentak kaget, ia kini teringat permintaan terakhir Belle sebelum operasi kloning itu.


ya Belle hanya berharap melihat papanya terakhir kali.


tapi....


bagaimana dia sudah mengucapkan salam perpisahan , apa Belle sudah bertemu dengan papanya????


tapi kapan??????


setahu Alexa, Belle tak pernah keluar rumah kecuali atas perintah Alexa.


dan perubahan itu terjadi....


Alexa langsung bangkit dari ranjangnya, ia membuka laptop dan mulai meretas kegiatan Belle tiga hari kebelakang.


Hari pertama, sikap Belle masih seperti biasa, hari kedua....


Belle kerumah sakit dan setelah kembali sikapnya aneh.


akhirnya Alexa meretas cctv rumah sakit, i memang meminta Belle memeriksa kondisi Ryan karena pria itu sedang sakit dan.....


terlihat Belle berhenti di depan pintu ruang perawatan Ryan.


awalnya Taj ada yang aneh sampai ia melihat Belle yang tercengang.


"Sial, sahabat macam apa aku sampai tak menyadarinya.


apa Ryan papa Belle???


aku harus mencari tahu sendiri" ucap Alexa langsung berselancar di dunia Maya, tangannya bergerak bebas dan alisnya bertaut, melihat sebuah artikel lama tentang sebuah keluarga kaya raya yang di bantai habis.


Lalu ia menelpon Reymond meminta informasi mengenai Ryan, sayangnya Reymond hanya memiliki informasi sedikit, sebab Ryan baru bergabung satu bulan sebelum kakek Benjamin meninggal,

__ADS_1


Kini Alexa hanya bisa menanyakan langsung pada Ryan, sebelum itu ia meminta Meisya membantunya


Alexa dalam misi itu ,


Alexa yakin Ryan tipe yang susah di korek keteranganya, terlebih masalah pribadi, namun ini urgent demi Belle.


Meisya langsung memberikan bubuk kebenaran, beruntung ia selalu bawa kemanapun ia pergi.


beruntung mereka sedang makan malam di luar bersama Kezia dan kezya.


dengan mudah Meisya membubuhkannya di minuman pria itu saat Kezia meminta Ryan memesan makanan mereka.


kezya yang melihat apa yang di lakukan Meisya tersenyum penuh arti pada saudarinya.


duo k itu tertawa penuh arti


"Rupanya ada yang sedang usaha"


"Tutup mulut manis kalian" ucap Meisya tak bisa menjelaskan.


setelah makan , Alexa datang dengan kakeknya


posisi Ryan Sudah dalam pengaruh obat, ia tertidur


"ya loe gagal Meisya, bocil datang" ucap Kezia tertawa


"Anakku manis, apa kau mau makan nasi goreng juga???" tanya kezya yang selalu menganggap Alexa anaknya


"Berhenti menggangguku tante-tante, waktu ku tak banyak" ucap Alexa malas


"Huhu, liat kek, cucumu jahat sekali" ucap kezya membuat Alexi Carter tertawa


"kamu perlu dengan Ryan dulu para gadis cantik, mohon bersabar kalau ingin mencium cucuku" ucap Alexi Carter malah menawarkan cucunya membuat Alexa melotot kesal ke arah semua orang, khususnya kakeknya sendiri


aku menyesal membawamu ikut bersamaku" ucap lexa membuat semua orang tertawa gemas.


"Tuan Carter, anda lihat, betapa imutnya cucu anda.


aku gemas melihatnya" ucap kezya dengan muka berseri-seri


"Meisya, lindungi aku dari para Tante gatel ini" ucap Alexa membuat Meisya langsung siaga menghalau duo K


"Ah sial, Meisya kau gak seru" ucap Kezia langsung duduk.


ia tak mau berurusan dengan Meisya. gadis dengan keahlian seribu satu macam


" ah menyebalkan" gerutu kezya mengikuti saudaranya duduk.


Alexa langsung mengajukan beberapa pertanyaan, dan memeriksa tubuh pria itu.


Ryan adalah pria yang selama ini Alexa cari, ayah dari Bellina Alis Belle.


Alexa menangis terharu, kini tinggal menemukan Belle.


ia kembali ke kediaman Camilla di sambut Reymond yang menantinya


"Apa Ryan beneran papa Belle???"


"Ya om"


"Syukurlah, aku turun senang.

__ADS_1


sekarang sebaiknya kau tidur.


aku tak mau mama mu khawatir karena mu.


besok om dan kakekmu akan mencari Belle"


"Aku ikut"


"Tidak bocah kecil, kau dirumah dan dengar kabar baik dari kami" ucap Reymond membujuk keponakannya


"Aku ikut, atau tidak sama sekali"


"Sudahlah Rey, kau tak akan menang melawan cucuku.


lagi pula dia ke keturunan Carter, tak ada yang bisa menghalanginya jika ia sudah bertekad.


tak terkecuali kau.


cucuku bisa melindungi dirinya sendiri"


"Terima kasih kakek" ucap Alexa tersenyum lebar.


Alexi Carter merupakan pendukung dan pelindung utamanya kini. pria tua itu selalu membantunya.


"Bagaimana hasilnya??" tanya Alexi yang tiba-tiba berdiri di kegelapan


"Astaghfirullah, kau mengagetkanku


ku kira tuyul"


"Enak saja, mana ada tuyul sekeren aku


kau penggemar sinetron ikan terbang yang tidak masuk akal" Dengus Alexi kesal.


ia tak bisa tidur dan berjalan di taman sambil menunggu adiknya.


"Belle adalah anak Ryan"


"Aku tak terkejut."


"Apa kau usaha tahu???"


"Aku meretas cctv di rumah sakit dan menyimpulkan nya" ucap Alexi santai


"Ah tidak seru, ayo kek kita istirahat" ajak Alexa lalu mereka semua kembali ke kamar mereka masing-masing untuk istirahat.


keesokan paginya, semua orang terlihat biasa saja..


mereka menikmati sarapan pagi mereka seperti biasa,


Alexa, Alexi, akan pergi untuk bermain di taman bermain di temani oleh Alexi Carter.


sementara Rey beralasan akan masuk kerja,


tanpa curiga Camilla hanya bisa mengizinkan putra dan putrinya, tanpa tahu jika kedua anaknya akan melakukan sesuatu yang berbahaya, menggerebek markas utama Sena wong dimana semua kegiatan dari perjudian, narkotika, penjualan manusia berada di sana


kini Alexi Carter, Alexi dana lexa serta Reymond yang ikut dalam penyerbuan itu.


entah dari mana tahu-tahu Charlie sudah berada di markas .


sentra Ryan terlihat tegang.

__ADS_1


mungkin saja Meisya sudah memberitahu kebenaran tentang Belle


__ADS_2