Papa Ku CEO Yang Payah

Papa Ku CEO Yang Payah
Kebencian Simon


__ADS_3

Sena kembali ke kediamannya,


namun matanya melotot melihat beberapa orang mencurigakan terlihat sedang memantau gate utama mansion keluarga Wong.


beruntung ia masih dalam mode penyamaran.


Melihat dari gerak geriknya mereka adalah polisi


Tiba-tiba beberapa mobil menuju ke gate mansion ya.


Sena langsung menunduk, ia mengenali mobil-mobil itu,


mobil anak buah pria tua itu.


Apa mereka sudah tahu jika Sena menghabisi pengacara itu???


atau tujuan mereka justru ia????


Sena hanya berharap anak buahnya bisa menahannya sehingga ia bisa masuk ke dalam mansion nya sebelum anak buah pria tua sialan itu.


Jika ia ingin kabur, bukankah ia perlu persiapan??


Saat ini Sena tak membawa apapun di tubuhnya, hanya beberapa lembar uang, mu bertahan berapa lama???


Setidaknya di dalam sana ia memiliki uang lebih dari cukup untuk bersembunyi selama sisa hidupnya jika memang keadaan mendesak.


ia akan meninggalkan negara ini, itu bukan hal yang sulit baginya.


Selama ini ia memiliki identitas ganda bukan ganda malah ia punya empat identitas dengan nama dan wajah berbeda.


keahlian penyamarannya yang sempurna membuat ia bisa melenggang keluar masuk dengan mudah.


Setelah melihat rombongan mobil itu memilih pergi, Sena menuju sebuah tempat yang terlihat seperti rumah terbengkalai, tidak ada yang tahu jika di balik dinding di dalam rumah itu terdapat sebuah ruangan rahasia yang berbentuk lorong.


lorong itu berada di bawah tanah.


jalan rahasia itu dibangun oleh kepala keluarga wong secara turun temurun diwariskan secara rahasia kepada kepala keluarga.


hanya beberapa orang yang tahu keberadaan jalan rahasia itu.


mereka membangun jalan rahasia itu demi keselamatkan kepala keluarga dan juga digunakan dalam keadaan sangat terdesak.


lorong itu langsung menuju mansion utama keluarga Wong, tepatnya di ruang kerja.


akhirnya Sena sampai juga di ruang rahasia di balik ruang kerjanya.


Ia membuka penyamarannya tadi saat di dalam lorong tersebut.


"ah akhirnya sampai juga"ucap Sena lalu membuka pintu ruang rahasia yang terhubung dengan ruang kerjanya.


betapa terkejutnya iya melihat Simon berada di sana.


"Si..simooonnn????"ucap Sena lirik


Simon mendongakkan kepalanya, ia melihat Sena Wong dalam pakaian yang tidak sewajarnya.


tidak sesuai dengan usianya.


Sena yang dipandangi anaknya seperti itu menjadi malu dan risih sendiri.


namun ia berusaha menyembunyikan semuanya.


yang ada di pikirannya kini adalah


Apa maksud dari kedatangan Simon????


apakah Simon sudah tahu semuanya????

__ADS_1


apakah kedatangannya murni hanya ingin mencarinya atau mungkin ingin mengklarifikasi apakah benar Sena yang membunuh Abigail.


Sena sedang menimbang dan menilai raut wajah putranya.


melihat wajah tampan Simon hatinya menjadi kecut.


wajah putranya itu sangat tampan mewarisi ketampanan Abigail, kekasih gelapnya sekaligus ayah biologi Simon.


"kenapa Mama sepertinya kaget melihat kedatanganku???


bukankah aku putramu???"ucap Simon sinis


"ah Simon Mama bukan tidak senang hanya saja Mama sedikit terkejut Kau datang tanpa memberitahu mama"


"sepertinya aku datang di saat yang tidak tepat.


Apa kau sedang bersenang-senang???"tanya Simon sambil memindai penampilan mamanya yang terlihat sedikit aneh. pandangan mata Simon sinis


"Simon mama bisa jelaskan tunggu mama sebentar, Mama perlu mengganti pakaian mama"


"Maaf, aku tidak punya waktu lama.


kau tahu aku bukan tipe orang yang suka berbasa-basi.


dan aku pikir Mama juga tahu maksud kedatanganku di ke sini melihat dari reaksi mama"


"Simon, ini tidak seperti yang kamu pikirkan"


"Mama tidak perlu tahu apa yang aku pikirkan yang harus Mama tahu adalah aku meminta kebenaran yang sejujur-jujurnya" ucap Simon menatap tajam ke arah Sena.


Sena merasa gemetar, pandangan mata itu penuh kebencian dan amarah.


"Baik-baik katakan apa yang ingin kau tanyakan"ucap Sena gugup


"mengapa kau menyembunyikan fakta bahwa aku bukan anak Chandra????"


"ini demi kebaikanmu nak"ucap Sena


selama 25 tahun ini aku dibohongi dan hidup dalam kebodohan.


Aku menyayangi pria yang tidak ada pertalian darah denganku sementara kau menjadikan papaku sebagai pembantuku.


Kau ingin aku bersikap apa????ucap Simon dengan mata memerah menahan marah


"Simon Mama mengerti kau marah tapi saat itu Mama masih istri....."


"Aku tak perduli.


kau sudah bermain api dengan papa Abigail seharusnya kau tahu konsekuensinya.


mengapa kau membuat pria malang itu mengasuhku tanpa bisa memberitahu Jika dia adalah papa biologisku.


sungguh aku sangat kecewa dan parah padamu. penyesalanku yang terdalam adalah aku lahir dari rahimmu.


rahim seorang wanita yang berhati iblis.


binatang buas pun tak akan memakan anaknya sendiri, tapi kau bahkan tidak pernah menyayangiku.


jika kau dibandingkan dengan papa Candra sekalipun Papa Candra salah aku lebih bisa memaafkan Papa Chandra.


tapi kau???"


"Simonnn, mama tahu mama salah, tapi...."


"cukup mah...


kau tidak pernah menyadari apa kesalahanmu.

__ADS_1


kau manusia egois yang pernah ku tahu.


Tadinya aku mungkin bisa menerimamu sebagai mamaku walau kau tak pernah menganggap ku anak, tapi setidaknya aku masih bisa menganggap mu mamaku.


tapi kini tidak!!!!!!


Aku sangat membencimu.


Aku membencimu sampai ke tulang sumsum. Aku merasa sangat hina terlahir darimu.


Kau sungguh keji membunuh papaku hanya untuk membungkam mulutnya.


membungkam sebuah fakta yang memang seharusnya aku ketahui.


karena kau ingin hidup sendiri maka hiduplah kau sendiri hingga kau menangis darah Jangan harap aku akan datang menemuimu dan mengakuimu sebagai ibuku.


ini terakhir kalinya aku berbicara padamu sebagai seorang anak.


oh ya aku berharap polisi segera menangkapmu dan menjebloskanmu ke dalam.


hingga kau tahu pedih dan sakitnya tidak mempunyai pilihan hidup.


jika kau mati maka kubur lah jasadmu sendiri jangan pernah kau berharap aku akan mengurusmu"ucap Simon lalu melangkah pergi dari mansion itu.


Simon merasa hancur. ia menitikkan air mata.


hatinya jujur ikut sakit harus mengatakan itu semua, tapi Sena yang membuatnya tak punya pilihan.


Sena tergugu diam, tubuhnya membeku.


ada rasa sakit yang menusuk di hatinya


tak terlihat tapi membuatnya sangat terluka


kini sendiri.


bukankah ia bisa seperti itu???


bukankah selama ini ia tak menganggap Simon dan hanya memanfaatkan anak tak berdosa itu???


lalu mengapa kini hatinya sakit????


Sena meremas dadanya yang terasa sakit


air matanya jatuh


"Simon maafkan mama nak" ucap Sena lirih.


ia menangis selama satu jam


terbayang semua kesalahan yang pernah ia perbuat.


perkataan Simon sangat melukai hatinya.


Iblis??? ya Sena Memang seperti iblis.


dan Simon merasa jijik dan terhina terlahir dari rahimnya.


Setelah dua jam mengurung diri di ruang kerja, Sena menuju kamar utama, mengganti pakaiannya.


tiba-tiba alarm tanda bahaya berbunyi


ia segera keruang kerja dan terlihat beberapa anak buah pria tua itu sudah mengepung mansion tersebut.


Sena menatap para pekerjanya yang ketakutan.


ia lalu memerintahkan. semua keluar lewat lorong rahasia dan memberikan mereka masing-masing satu koper uang untuk menyambung hidup.

__ADS_1


Sena sadar para pekerja di rumahnya selama ini sudah sangat sabar dan setia padanya.


setidaknya ia harus membalas kesetiaan mereka.


__ADS_2