Papa Ku CEO Yang Payah

Papa Ku CEO Yang Payah
Pelajaran Untuk Prilly


__ADS_3

"Pingsan???? HUH


lagu lama" gumam Charlie tersenyum sinis


"Koko, astaga, bisakah kau berhenti sejenak????


Aku perlu bicara!!!" teriak Prilly.


Namun Charlie tetap berjalan hingga Prilly banting setir menghadang jalan Charlie.


Charlie sontak berhenti tepat di depan kap mobil adiknya.


Satu centi lagi tubuhnya akan tercium mobil Prilly.


Charlie terkejut dan sontak melotot marah pada Prilly


"****, kau mau membunuhku???" teriak Charlie tak menyangka adiknya akan berbuat nekad


"Tapi kau tak mati bukan??


Siapa suruh koko di panggil tapi enggak denger" sahut Prilly sinis


"Enyah dari hadapanku" bentak Charlie


"Koko....


Apa mama tidak penting bagimu???


Mama shock dan jatuh pingsan karena perbuatanmu!!!!" teriak Prilly marah


"Kau tahu???


Mama sering memainkan drama.


Sudah berapa kali mama mengerjai ku pura-pura pingsan, sakit.


Tapi semua hanya sandiwara.


Mama sering mengerjai ku, mempermainkan perasaan anaknya sendiri.


Kini aku yakin mama hanya berpura-pura" ucap Charlie tersenyum sinis


"Itu...


dia benar-benar pingsan ko"


"Hmm" ucap Charlie tak berminat membalas lebih lanjut.


"Apa kau tak menganggap mereka penting???


Mereka ornagtua kita Koko"


" Apa mereka pernah menganggap ku penting????


Come on, dalam hati mereka hanya kau yang penting!!!


Bukan, bukan karena aku iri, tapi mereka tak pernah memperlakukanku hangat layaknya orangtua pada anaknya.

__ADS_1


Mereka hanya menganggap ku mesin.


ya mesin yang dapat mereka gunakan demi mencapai tujuan mereka" ucap Charlie tertawa dingin membuat Prilly merinding


Ia tak pernah melihat bersikap dingin seperti itu pada keduanornagtua mereka dan juga dirinya.


Charlie memang sering memarahi Prilly, tapi Prilly tahu itu karena sayang, tapi tatapan mata Charlie kini terasa kosong seolah Prilly adalah orang asing baginya


"Aku tahu kau saat ini emosi, tapi kumohon mengalah lah ko,


Mama memanggil mu terus" ucap Prilly Membujuk


"Berhenti membuang waktumu.


Aku tak akan pernah menemui orang itu"


"Koko, mereka orangtua mu, mama yang melahirkannya!!!" teriak Prilly sangat kecewa dengan ucapan Charlie.


"Aku tak perduli"


"Koko, apa kau lupa??? dalam tubuhmu mengalir darah mama dan papa, darah keluarga wong


Buat apa kau melawan keluargamu hanya demi wanita sial itu"


Plaaaaakkkk


Sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus Prilly.


Sejenak Prilly merasakan kupingnya berdengung hebat lalu berganti rasa perih dan panas pada pipinya.


Ia melotot tidak percaya


Prilly main membenci Camila apapun alasannya, Bahakan tanpa alasan pun Prilly membenci Camilla sampai ke tulang sumsumnya


"Kau....


Kau....."Prilly memegang pipinya, sakit.


Tapi hatinya lebih sakit


"Seharusnya sudah sejak dulu aku bungkam mulut kurang ajar mu.


Karena papa tak bisa mengajari mu ,.maka sebagai Koko mu aku yang memberi pelajaran"


"Kau tega, Aku adikmu Koko!!!!!!!" teriak Prilly marah, kesal dan kecewa pada Charlie


"Justru karena kau adikku, seharusnya kau bis berpikiran dewasa


Camilla seribu kali lebih baik darimu.


Aku tahu ku iri dengan semua yang Camilla miliki


sebagai kakak aku berusaha memberikanmu yang terbaik, tapi kau tetap membenci wanita yang aku cintai tanpa alasan.


Dengan Prilly.....


Sekalipun kau di perlakukan bak putri raj di rumahmu, tapi jika kau menikah, belum tentu kau mendapat perlakuan yang sama.

__ADS_1


Jika ku tak merubah sifatmu yang buruk itu, kau akan di depan dari keluarga suamimu.


Berbeda dengan Camilla, ia wanita yang sempurna, hany saja nasibnya naas menikah denganku yang memiliki keluarga macam iblis.


termasuk kau!!!


Pergi dari hadapanku.


jika kau punya pikiran, renungkan apa yang aku katakan.


Tapi jika ku membenciku, aku tak bisa berbuat apapun.


Maka bencilah aku.


Aku sudah memutuskan hubungan dengan keluarga wong, jika kau mau aku melupakan memiliki adik, maka lakukan lagi sesuatu yang buruk,


dengan begitu kita bukan adik kakak lagi" ucap Charlie berjalan pergi.


Prilly jatuh terduduk, ia menangis histeris.


Kakak yang ia sayangi berubah menjadi orang lain.


"Kau lihat sayang????


Seharusnya sudah sejak dulu aku bersikap tegas.


Mulai hari ini aku akan bersikap tegas dan menjadi dirinya sendiri


tunggu aku menemukan kalian


aku akan melakukan apapun agar kalian bisa menerimaku" ucap Charlie .


Charlie terus berjalan, hatinya sakit mendengar adik kesayangannya menangis.


Ia mengepalkan tangannya.


Prilly menjadi pribadi dengan perangai dan mulut jahatnya itu semua karena didikan sherli dan Ferdinan selaku ornagtua mereka.


Keduanya membenarkan setiap kesalahan putrinya.


membentuk karakter Prilly yang seperti saat ini.


terasa panjang perjalanan menuju gate keluar perumahan keluarga wong, tapi Charlie tetap berjalan.


Ia menelpon Chis untuk menjemputnya.


Satu jam Charlie berjalan akhirnya sampai di gate keluar.


Pengawal tak berani menghentikan Charlie, mereka hanya menunduk hormat membuatkan pintu gate.


Chandra meminta pengawal tidak mempersulit Charlie karena suasana hati Charlie senang buruk, bisa terulur emosi yang berakibat fatal.


lima menit kemudian Chris tiba dengan wajah bingung, ia tak mengatakan apapun


Dis alam mobil Susana terasa canggih


Chris ingin bertanya kemana tujuan mereka namun melihat wajah tak bersahabat Charlie ia urung.

__ADS_1


Sejak menaiki mobil, Charlie hanya diam menatap lurus keluar jendela, hanya sesekali terdengar suaranya helaan nafas lelah Charlie


__ADS_2