Papa Ku CEO Yang Payah

Papa Ku CEO Yang Payah
Kebelet Kawin eh nikah Ending


__ADS_3

"Mas turunkan, kau mau bawa aku kemana???


"Ke penghulu, karena aku tak mau menunggu lama lagi" teriak Ryan yang langsung mendapat sorakan beberapa orang yang mendengar


"Gas Ken"


"Cepat halalkan " teriak mereka.menyemangati Ryan, sementara Meisya, Jangan tanya lagi bertanya malunya ia.


Meisya bersembunyi di bahu Ryan namun hatinya berbunga-bunga


Belle yang sudah kembali sehabis memantau hanya bisa menggeleng kepala


"Dasar pria tua tak sabaran" gerutu Belle lalu mengabarkan pada Alexa dan alexi, semua orang hanya tertawa senang


mereka langsung mempersiapkan semua keperluan pernikahan dadakan Meisya dan Ryan.


namun berkat kerjasama semua orang tempat itu di sulap dalam dua jam sudah siap


penghulu pun sudah berada di tempat tersebut.


Meisya menatap wajahnya di cermin.


ia tak pernah menduga hari ini akan tiba, ia menikah dengan pria yang ia cintai.


Meisya menitikkan air mata


"Hei Tante cantik, jangan menangis ini hari bahagia mu" ucap Alexa yang juga sudah memakai kebaya mungil, ia menjadi gadis pengiring saat rombongan pengantin masuk ke ruang resepsi


"Bocah nakal, aku bahagia" ucap Meisya memeluk Alexa


"Meisya, aku enggak bisa berkata apa-apa, selamat ya" ucap Camilla memeluk Meisya


"Terima kasih kak Mila"


"Ini kado kamu untukmu" ucap Alexi menyerahkan sebuah kotak beludru berwarna hitam


"Buka lah" ucap Helen pada Meisya


"Ini.....


ini....


terima kasih" Meisya tak bisa berkata apa-apa lagi.


"Tante pakaikan ya, kau pasti akan cantik sekali" Helen lalu memakaikan satu set perhiasan bertahta berlian, begitu juga sebuah mahkota kecil bertatah berlian.


Meisya seperti seorang ratu dari negeri dongeng


"Mama kau cantik sekali" ucap Belle memeluk Meisya


"Susah ayo keluar, pengantin prianya sudah tidak sabar mau menghalalkan" ledek Hanna membuat semua orang tertawa.


Meisya keluar dengan iring-iringan keluarga duo a sebagai pihak keluarga, Ryan sampai melotot tak berkedip menatap calon istrinya


"Dia cantik kan, jaga dia dan jangan pernah sakiti dia.


atau kau berhadapan dengan keluarga Carter" ucap Alexi Carter


"Tidak akan, aku akan menyayangi dan menjaganya dengan nyawaku" ucap Ryan penuh keyakinan.


Cara ijab qobul berjalan lancar, kini Meisya sudah resmi menyandang status sebagai nyonya Ryan Tama.


"Kapan menyusul??" tanya Ryan pada simon


"Sepertinya idemu nikah dadakan boleh juga, bagaimana sayang???"


"Kau mau di bunuh papa ku???


kamu keluarga besar, butuh persiapan" ucap Kezia dengan wajah merona merah akrab Simon tak tahu malu mengatakannya lantang


"Tapi aku juga sudah kebelet kawin baby"


"Buuughhh Simon kau sangat Memalukan" pukul Kezia lalu berlari pergi.


sementara semua orang tertawa melihat kelakuan dua sejoli yang ekstrem itu


"Sepertinya Tante Kezia mau tapi malu om" kompor meledak dari Alexa


"Apa kau pikir begitu??


baiklah aku akan datang besok kerumahnya" ucap Simon membuat Alexi menepuk dahinya


"Baiklah, besok kita ke rumah keluarga Kezia, bagaimana????"


"Siaaaaappppo" teriakan semua orang.

__ADS_1


itu bukan candaan


nyatanya Simon lansgung datang ke kediaman Kezia dan mengutarakan maksudnya.


awalnya mama Kezia keberatan sebab Kezia putri bungsu mereka, namun melihat ketulusan dan keberanian Simon papa Kezia setuju


walhasil rumah Kezia lansgung di dandani malam itu juga dan paginya acara ijab qobul di laksanakan.


suaranya penuh canda tawa berbanding terbalik di sebuah ruang tahanan pengap dan berbau anyir.


seorang wanita bertubuh kurus kering hanya di balut kulit terlihat menangis pedih.


bukan karena penyakit dan sakit yang di deritanya, tapi karena ia sendirian di dunia ini.


Simon bahkan tidak mengabarkan pada nya berita bahagia itu, ia tahu hanya dari sipir penjara, Sena merasa sangat terluka.


ia menyesal dan sangat menyesal. sayangnya penyesalan itu terlambat.


"Ternyata hidup itu bukan hanya Tetang harta, tahta dan kekuasaan. yng selama ini aku puja tak bis membuatku bahagia.


aku salah, aku memilih jalan yang salah dan kini aku hanya memiliki diriku sendiri tanpa ada yang perduli.


buat apa aku hidup seperti ini???


hal yang paling ku sesali dalam hidupku adalah serakah. keserakahan membutakan mata hati dan pikiranku.


maafkan aku Simon, berbahagialah kamu nak


Sena mengigit lidahnya sendiri. ia meringis kesakitan.


namun ia tahan. hingga akhirnya ia mati dengan mata melotot seolah tak ikhlas.


Tak ada yang tahu kematian Sena.


dia mati dalam penyesalan terdalam.


Sementara di tempat acara,


Seluruh keluarga Ye dan Wong berkumpul, mereka ikut menyaksikan pernikahan Simon.


mereka sangat bahagia karena Simon berbeda jauh dari Sena.


Simon terus berjalan mondar mandir, ia sangat nervous menjelang akad


susah gugup makin gugup.


Alexa dan alexi tak mau ketinggalan menggoda om nya tersebut, kakek sebenarnya, namun karena Simon mengatakan tak pernah akan mau di panggil kakek, mereka memutar otak.


"Semua sudah siap??" bisik Alexi yang di jawab anggukan kepala Alexa


"Baiklah untuk acara pembukaan akan di pandu oleh duo imut silahkan" ucap MC acara


Tiba-tiba perasaan Simon tak enak, dan betul saja Duo A menaiki panggung acara.


"Terima kasih atas kedatangan para undangan dalam acara pernikahan kakek kami.


kami selaku cucu mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya


Di bangku keluarga Camilla melotot marah memberi kode kedua anaknya turun, namun Alexa dan alexi sengaja pura-pura tak melihat


"Kakek akhirnya masa melajang mu berakhir jug setelah sekian lama jomblo" ucap Alex membuat semua orang tertawa terbahak-bahak namun tidak dengan Simon.


pria muda itu melotot kesat, ingin sekali ia menjewer kuping dua bocah anak itu


"Seharusnya pernikahan ini kan sebulan lagi ya de??"


"Iya kak, tapi kakek sudah kebelet kawin karena sudah tua" ucap Alexa cekikikan sendiri.


kembali tawa pecah.


namun saat ingin berbicara lagi, mix mati dan terlihat Camilla sedang bertolak pinggang di bawah panggung


"Bocah nakal, turun. kalian" ucap Camilla menjewer kuping kedua anak kembarnya


"Maafkan anak saya, silahkan lanjutkan" ucap Camilla dengan malu


"maaaa kuping kami mau putus" teriak Alexa dengan wajah sedih


"Biar putus sekalian, kalian nakal sekali"


"Papa...."


"Jangan Membantunya atau kau tidur di luar" ancam Camilla Membuat Charlie bungkam


"Maaf sayang, mama.kalian melarang papa.

__ADS_1


papa tak kuasa lagi,


tenang saja papa akan membuat adik yang lucu-lucu untuk kalian"


"Papa kau memalukan, aku menyesal mendukungmu" gerutu Alexi


"Iya aku menyesal mendukung papa kembali pada mama, sekali papa payah tetap papa payah!!!" Dengus Alexa sambil bersedekap dada membuang muka


"Hahaha cucu-cucu kakek, kakek akan menolong kalian"


"Eit kakek tua apa kau juga mau ku usir keluar??? biarkan cucu nakalnya itu berfikir.


mereka memperlakukan simon" ucap Hanna menatap kedua cucu kembarnya


Alexi Carter menatap taj berdaya


"kak, sepertinya kakek dan papa ada dalam perkumpulan yang sama"


"Perkumpulan??" tanya Alexi bingung


"Perkumpulan Suami-suami takut istri" ucap Alexa terkekeh begitu juga Alexi


"hahahhaa kedua bocah kembar itu tertawa terbahak-bahak sementara Charlie dan Alexi Carter memasang wajah muram.


"Saya terima nikah dan kawinnya Kezia Aulia Basri binti Abdullah dengan mas kawin tersebut diatas


tunai....


"Bagaimana para saksi??????" tanya pak penghulu


"Saaaaahhhhhh"


"Alhamdulillah" ucapan semua orang bersyukur.


Simon sampai menitikkan air mata, ia tak menyangka bisa mempersunting seorang gadis sempurna seperti kezia. Kini ia memiliki keluarga lengkap.


sungguh Simon tak pernah menyangka bahwa hari itu akan datang padanya.


Simon mengecup kening istrinya setelah menyematkan cincin di jari manis istrinya , lalu Kezia menyematkan cincin juga di jati suaminya dan mencium takzim punggung tangan suaminya


Simon menangis tersedu-sedu tanpa suara


"Kakek apa kau sedih karena menikahi Tante galak??" tanya Alexa polos membuat suasana yang tadinya haru menjadi riuh tawa


Camilla membekap mulut putri kecilnya dengan mata melotot


"Om Simon bahagia sayang, bukan sedih"


"Tapi kok nangisnya begitu?? kaya menyesal" tanya Alexi yang tidak mengerti juga


walau mereka jenius nyatanya mereka tetap anak kecil yang tak tahu apa-apa


Simon yang tadinya sedih jadi tertawa ia memeluk kedua bocah kembar itu di kanan dan kirinya


"kalian memang bocah yang menyebalkan!!!" ucap Simon menciumi pipi kedua anak kembar itu membuat keduanya menjerit-jerit minta di lepas


"Papa payah tolong" teriak keduanya serentak


semua mata tertuju pada Charlie membuat Charlie menggaruk kepalanya yang tak gatal


hajar Simon, anakku memang nakal"


"Aku benci papa"


"Aku ingin mengganti papa" teriak Alexa


semua orang tertawa, mereka tak ada niat membantu Alexa dan alexi


TAMAT


Alhamdulillah tamat juga


terima kasih banyak untuk semua yang sudah mensupport author baik like maupun comen.


dukungan kalian menjadi motivasi author.


semoga Allah membalas kebaikan kalian berlipat ganda, amin, amin ya robbal 'alamin


Jangan lupa ikuti novel terbaru author ya, dan sepeti biasa like dan komen kalian author tunggu loh


sampai ketemu di novel yang baru


wasalam


pooh

__ADS_1


__ADS_2