Papa Ku CEO Yang Payah

Papa Ku CEO Yang Payah
Grizelle Alessio Li.


__ADS_3

Lima Tahun Kemudian


Camila kini sudah menjadi wanita sukses, mandiri dan kaya raya. banyak perusahaan asing yang ingin bekerjasama dengannya atau sekedar memakai jasanya untuk membangun atau merenovasi bangunan mereka.


Marsela kini menjadi pemilik perusahaan konstruksi terbesar di negara I dan merupakan arsitek ternama.


kepiawaiannya dalam mendesign sebuah bangunan membuat namanya di perhitungkan sebagai salah satu arsitek muda berbakat di luar negeri.


Karyanya tersebar di beberapa negara.


ia merancang sekaligus membangun gedung pencakar langit dengan design yang modern namun tak meninggalkan kesan artistiknya.


Di dunia arsitek, Camilla di kenal dengan nama Elle Li


Sejak memilih menetap di negara tersebut, Camilla memutuskan bangkit dan memulai semua dari awal


Ia juga mengganti namanya menjadi Grizelle Alessio Li.


Grizelle berarti wanita pejuang yang cerdas, sementara Alessio nama keluarga Ben yang berati pembela, penolong. Camilla sengaja menyematkan nama papa angkatnya sebagai penghormatan dan rasa cinta Camilla pada orangtua angkatnya yang begitu baik dan menyayanginya seperti putri mereka sendiri. Sementara Li sendiri marga dari ibu kandung Camilla.


Sayangnya kebahagiaan Camilla hanya sesaat, tepat dua tahun lalu Ben meninggal karena kanker otak stadium akhir yang di deritanya.


Satu tahun berjuang melawan kanker akhirnya Ben menyerah dan tutup usia dengan wajah tersenyum seperti orang tidur.


semua orang merasa kehilangan, tak terkecuali Camilla.


Ia sangat menyayangi Ben. sejak dia angkat anak oleh Ben dan Sharon, ia menemukan sosok papa yang selama ini tidak pernah ia dapatkan.


Kehilangan Ben membuat Shanon shock.


Sharon yang sangat mencintai suaminya terpuruk dan sakit-sakitan, lima bulan kemudian Sharon tutup usia menyusul suaminya.


Ia meminta Camilla menguburkannya di samping Ben


Sungguh pasangan sehidup semati.


Camila sangat terpukul dengan kepergian papa dan mama angkatnya itu.


Sharon dan Ben memiliki dua anak angkat, yaitu Camilla dan Reymond.


Sejak kedua orangtua angkatnya meninggal Reymond memilih menetap di negara I untuk meneruskan bisnis Ben bersama Camilla.


Ben dan Sharon sebelum meninggal mewariskan semua hartanya pada Camilla dan Reymond serta kedua anak Camilla, Alexa dan alexi.


Tentu saja semua atas persetujuan Helen sebagai saudari Sharon satu-satunya.


Baik Helen maupun Prilly tak keberatan, ia justru senang di akhir hidupnya Helen melihat saudarinya begitu bahagia berperan sebagai mama sekaligus nenek.


sesuatu yang selama ini ia hanya impikan kini terwujud berkat Camilla.


Helen sangat berterima kasih pada Camila sudah membawa kebahagian untuk saudarinya di ujung usia mereka.

__ADS_1


Ben dan Sharon tidak ingin Camilla dan kedua cucunya sengsara setelah kepergiannya ia mewariskan beberapa aset kekayaan yang ia punya pada mereka bertiga, begitu juga pada Reymond walau pria tampan itu sudah memiliki bisnisnya sendiri namun Ben dan Sharon tetap memberikan bagian untuk Reymond.


Ben juga menitipkan Camilla dan anak-anaknya pada Reymond, Ben berharap Reymond mau menjaga adik serta keponakan kembarnya.


Walau Reymond dan Camilla tak memiliki pertalian darah, tapi Reymond sangat menyayangi Camilla terutama si kembar Alexa dan Alexi.


Reymond dan Camilla saling bahu membahu menjaga dan memajukan perusahaan milik orang tua angkat mereka.


dalam dua tahun perusahaan Reymond berkembang pesat, begitu juga butik milik Sharon.


mereka bahkan melebarkan sayap membuka cabang di beberapa negara.


Camilla tak akan mengganti nama butik tersebut ataupun para karyawannya.


justru ia membuka saham untuk di miliki karyawan senior agar mereka bisa merasakan dan memiliki bisnis bersama itu.


Semua Camilla lakukan untuk menghormati para pekerja yang setia pada Sharon dan menyayangi Sharon.


Sejak kemarin Reymond tak bisa tidur dan kini ia sudah berada di bandara bersama adik angkat dan dua keponakan kembarnya.


Reymond terlihat gelisah mengantar adik angkatnya dan juga kedua keponakanya yang lucu.


Ia yang sudah tahu latar belakang Camilla dan masa lalu Camilla yang pahit merasa khawatir dengan keselamatan Camilla.


Dua hari lalu berita duka datang, mama kandung Camilla sakit keras dan kini dalam kondisi kritis, beliau Koma sejak beberapa hari lalu.


"Come on Rey, aku bukan mau pergi selamanya.


lagi pula David dan Ryan ikut dengan kami, semua aman ok????" ucap Camilla memegang bahu saudara angkatnya yang terlihat murung


"Aku tahu, tetap saja aku khawatir" ucap pria bermata hijau itu


"Kau terlalu berpikir jauh.


aku akan menendang pria itu jika ia mencoba mengambil anakku" ucap Camilla tahu apa yang di pikirkan oleh Reymond


"Aku malah justru berpikir kau akan jatuh cinta lgi pada pria plin-plan itu" ledek Reymond membuat Camilla tersedak


"Itu tak akan terjadi ok????


hidupku hanya untuk si kembar.


aku tak berpikir yang lain selain masa depan mereka berdua" ucap camilla.menatap dua anak kembar yang sedang asik bercanda dengan David


"Aku tahu, tetap saja aku .."


"Kak, jika aku menghadapi masalah, aku akan memintamu datang sekalipun kau sedang asik mabok"


"Hahaha aku tunggu itu adik kecil" ucap Reymond mengacak-acak rambut Camilla


"Hentikan kak, aku sudah punya dua anak.

__ADS_1


kau memberlakukan aku seperti anak kecil saja" gerutu Camilla merapihkan rambutnya


"Karena bagiku kau memang akan selalu menjadi gadis kecil" ucap Reymond mengelus puncak kepala Camilla


"Iya aku tahu, aku gadis kecil yang imut.


Sudahlah, pesawat ku akan terbang, jaga kesehatanmu kakakku sayang.


ingat makan teratur dan Jangan terlalu keras bekerja


dan satu lagi, jangan terlalu banyak berpesta dan mabuk.


kau harus memikirkan masa depanmu.


cari lah wanita yang baik untuk kau jadikan istri"


"Ya, ya, ya,


pergilah ebelun kupingku bengkak karena nasihatmu.


kau seperti mama"


"Aku rindu mama kak" ucap Camilla menitikkan air mata mengingat Sharon


"Jangan bersedih, mama dan papa sudah bahagia dan tak terpisahkan di sana.


pergilah dan ingat pesanku"


"Baik kak, kau juga ingat pesanku.


kalau kau berani nakal ku tendang bokong mu yang tua itu" ucap Camilla cekikikan


"Siap bos.


Aku menyayangimu" ucap Reymond mengecup kening Camilla


"Aku juga sayang kakak" ucap Camilla mencium pipi Reymond, mereka berpelukan erat.


"Dengar jagoan dan princess om.


kalian harus menjaga mama kalian ok?? dan menurut pada mama kalian. enggak boleh nakal" ucap Reymond mensejajarkan tubuhnya dengan kedua Keponakan kecilnya.


"Sip om, percayakan pada kami" ucap Alexa dan Alexi bersamaan sambil mengacungi jempol mereka


"Anak pintar, om titip mama kalian ya sayang" ucap Reymond memeluk kedua Keponakan,.mengecup kening mereka satu persatu dengan tatapan penuh kasih sayang.


ia sebenarnya tak rela jauh dari si kembar, namun apa boleh buat, ia juga sangat sibuk tak bisa menjaga si kembar jika ia bekerja.


Camilla dan kedua anak nya menaiki pesawat komersil, Camilla ingin kedua anaknya merasakan bagaimana menaiki pesawat komersil bersama banyak orang, karena ini pengalaman pertama mereka


sementra Reymond di kendaraannya terlihat menghubungi seseorang

__ADS_1


"Jalankan rencana yang sudah kita atur."


__ADS_2