Papa Ku CEO Yang Payah

Papa Ku CEO Yang Payah
Insyaf


__ADS_3

Sena wong kesal karena putrinya tetap dijatuhi hukuman yang di luar prediksinya namun ia tak bisa berbuat apapun dalam hal ini.


pengacaranya sudah memberikan saran hukum sehingga ia tak mengajukan banding karena jika kliennya mengajukan banding maka bisa dipastikan hukuman Sherly Wong akan lebih parah dari saat ini.


demi putrinya Sena wong menahan semua rasa kekesalannya.


sebulan kemudian


hari ini adalah sidang perdana kasus pembunuhan perundungan dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh Ferdinand dan Sherly Wong.


keduanya memasuki ruangan persidangan dengan tangan diborgol dan memakai pakaian khas seorang narapidana.


berbeda dari sidang pertama baik Sherlly maupun Ferdinand terlihat sangat berbeda


penampilan mereka terlihat lebih tua sepuluh tahun dibanding satu bulan kemarin


rupanya dinginnya sel penjara mengubah mereka dengan cepat.


kemewahan yang biasa mereka miliki kini hanya tinggal kenangan.


mereka harus tidur di sebuah ruangan dengan alas seadanya dan penerangan seadanya.


dinginnya lantai penjara menjadi teman keseharian mereka dikala tidur.


kebebasan yang mereka dulu miliki kini tinggal kenangan.


Kali ini jaksa menghadirkan Helen sebagai saksi tentang rencana pembunuhan terhadap Camilla Li.


Helen menceritakan apa yang dia dengar di ruang keluarga.


iya juga menceritakan bagaimana ia menyelamatkan Camila dari orang-orang jahat itu.


baik Sherly maupun Ferdinand merasa geram pada wanita di depannya itu. Mereka telah teledor berbicara sesuatu yang rahasia di ruang terbuka, dan kini mereka merasakan akibatnya.


mereka tak menyangka selama ini mereka menduga Sherly dibawa kabur oleh sahabatnya. mengingat anak buah mereka melaporkan jika Camilla pergi dengan seorang wanita muda seusianya


Namun ternyata Helen lah yang membantu pelarian Camila. dan wanita itu adalah putri kandung Helen.


Tak berbeda dengan Sherly dan Ferdinand,


Sena Wong sama terkejutnya begitu juga dengan Candra Wong.


mereka sudah menyelidiki Helen tapi nyatanya wanita itu lebih cerdik dan lihai dari perkiraan mereka.


keduanya merasa ketipu.


mereka tak menemukan keterkaitan kepergian Camilla dengan Helen, sungguh mereka jadi geram.


ditambah data yang mereka peroleh tentang Helen semua adalah salah.


mereka tak pernah tahu jika Helen adalah seorang wanita kaya raya yang memasuki kediaman putranya menyamar sebagai orang tak mampu.


Helen menjelaskan motif mengapa ia menyembunyikan jati dirinya semata-mata ia ingin membalas Budi pada Camila yang telah menyelamatkan putrinya dari kecelakaan beberapa waktu silam.


namun kasus Helen adalah rencana pembunuhan, karena Sherly maupun Ferdinan tak melakukanya.


walaupun begitu, Ferdinan terkena sangsi hukum yang berlaku, karena dia pencetus idenya.


Bukti lain juga tak kalah mengejutkan.


saksi tak terduga muncul berikut barang bukti.


demi ambisinya Ferdinand bahkan pernah melenyapkan rekan kerjanya sendiri demi obsesinya.

__ADS_1


pria itu tak lain adalah Papa biologis dari Charlie.


rupanya Ferdinand mendekati Sherly dengan motif tersembunyi.


sayangnya Ferdinand tak pernah tahu jika Sherly sedang mengandung anak rekan kerjanya itu.


Sherly yang merasa kehilangan dan mengira kekasihnya melarikan diri memanfaatkan Ferdinand untuk menikahinya.


Bak gayung bersambut Ferdinand langsung menyetujuinya Karena itulah niat awalnya ia ingin hidup kaya raya.


jadi intinya di awal pernikahan Sherly dan Ferdian keduanya sama-sama melakukan kebohongan besar.


Charlie yang hadir dalam persidangan itu merasa sangat kecewa dan juga marah.


iya tak menyangka bahwa keluarganya sungguh sangat kacau dan menyedihkan.


Charlie merasa malu lahir dari keluarga yang sangat berantakan. iya tak tahu apakah Camila dan kedua anaknya bisa menerima dirinya.


di samping itu Charlie uga merasa sedikit kasihan pada mamanya.


walau bagaimanapun mamanya sangat menyedihkan.


Ditipu, dikhianati, dan dimanfaatkan oleh Ferdinan.


Charlie melihat mamanya begitu shock mengetahui bahwa pria yang amat ia cintai ternyata mati di tangan suaminya sendiri, kenyataan itu membuat Sherly terguncang dan akhirnya tak sadarkan diri.


tim medis memasuki ruangan sidang dan langsung pemeriksa kondisi Sherly.


Akhirnya hakim memutuskan untuk menunda sidang karena kondisi Sherly sangat tidak memungkinkan.


sidang ditunda 3 jam sampai sampai kondisi kondusif kembali.


Alexi Carter juga berada dalam sidang dengan Charlie merasa kasihan pada anak menantunya.


"Temui mamamu nak, kau memang menghukum mamamu agar dia menyadari kesalahannya. tapi bukan berarti kau bisa memutuskan ikatan antara seorang ibu dan anak.


bagaimanapun beliau dan sejahat apapun mamamu dia tetap mama kandung, wanita yang mengandung dan melahirkan mu.


temui dia. Papa yakin saat ini dia butuh seseorang yang bisa membuat hatinya tenang" ucap Alexi Carter menasehati Charlie.


Charlie terlihat ragu dan menatap Alexi, Alexi mengangguk dan mengelus punggung Charlie memberi ia kekuatan.


Charlie menghala nafas, memejamkan matanya sejenak lalu bangkit dari tempat duduknya.


Dengan perlahan Charlie mendekati Sherly Wong yang terlihat masih shock.


di sampingnya berdiri Sena Wong yang berusaha menenangkan Sherly.


"mama....."panggil Charlie pada Sherly


"Cha....Charlie???????"ucap Sherly senang bukan main putranya menemuinya


"Mau apa kau kesini???


mau menertawai mamamu???


bukankah kau sudah memutuskan hubungan dengan keluarga wong????


Dasar kau anak durhaka, bagaimana bisa kau baru menemui mamamu Setelah semua apa yang terjadi.


sekalipun kau membenci mamamu, di dalam darahmu terdapat darah seorang Wong"ucap Sena memarahi cucunya


"Ma.... please jangan mengatakan apapun.

__ADS_1


Aku tak ingin putraku pergi lagi dariku"ucap Sherly sambil menangis lirih.


terlihat Sherly sangat merindukan Charlie.


"huh.... sudahlah.


temani mamamu aku ada keperluan lain"ucap Sena yang tak pernah menyukai Charlie.


Bagi Sena Charlie adalah sebuah aib bagi keluarga


Wong


sebuah kesalahan yang membuat keluarganya hancur.


"ma.....


maafkan aku baru bisa menemui mu"ucap Charlie lirih


"tidak Charlie ...


mama, mama senang kau sudah memaafkan mama"


"aku datang hanya ingin memastikan kesehatan mama, ma aku sangat menyayangi mama.


aku hanya ingin mama seperti mama yang lainnya.


aku ingin Mama bertaubat dan menyadari semua kesalahan mama. aku akan datang dan menunggu Mama di luar"ucap Charlie dengan air mata menetes.


Sherly menangis tersedu-sedu sambil memeluk dan menciumi wajah Charlie.


iya sangat menyayangi Charlie melebihi sayangnya pada Findy.


namun hasutan Ferdinand membuatnya berpihak pada perkataan Ferdinand, kini Selly menyadari semua kekeliruannya.


iya merasa bersalah sudah menjauhkan Charlie dari orang yang ia cintai.


"Mama malu padamu, Mama sungguh bukan mama yang baik untukmu nak.


apakah kau tidak malu memiliki Mama seperti aku?????"tanya Sherly tersedu-sedu


"bagiku Mama yang terbaik.


aku hanya mohon Mama bertaubat.


aku dan anak-anak menunggu Mama menyelesaikan hukuman mama"


"huhuhu apakah??? apakah camila mau memaafkan mama????


Mama sudah berbuat jahat pada Camila. Mama yakin Camila membenci mama...."


"Ma....


serahkan semuanya pada Tuhan.


karena Tuhan bisa membolak-balikkan hati manusia.


yang terpenting adalah mama menyadari semua kesalahan mama dan meminta pengampunan pada Tuhan Yang maha Esa"ucap Charlie membuat Sherly sadar


ia terlalu banyak membuat kesalahan dalam hidupnya.


ia ingin bertaubat, memperbaiki semuanya.


ia ingin Charlie tak menjauhinya.

__ADS_1


__ADS_2