Papa Ku CEO Yang Payah

Papa Ku CEO Yang Payah
Titik Terang


__ADS_3

Charlie tak bisa berbuat apapun, winner corp berhak melakukanya karena di perjanjian tertulis jelas bahwa dalam kasus ini perusahaan wong yang cidera janji


Namun yang membuat Charlie shock adalah dalam konferensi pers yang di gelar oleh perwakilan perusahaan Winner corp, dia adalah seseorang yang sangat mirip dengan Camilla, namun nama wanita itu bukan Camilla melainkan arsitek ternama Grizelle Alessio Li atau orang lebih mengenalnya sebagai Arsitek muda berbakat Elle.


Charlie speechless, wanita di depannya kemungkinan adalah wanita yang ia lihat beberapa waktu lalu.


Charlie segera menghubungi Chris


Chris yang juga melihat konferensi pers juga merasa terkejut, ia sama yakin nya dengan Charlie bahwa wanita itu adalah camilla, sekalipun nama mereka berbeda, tapi bahasa tubuh dan cara berbicara wanita itu identik seratus persen dengan Camilla


Tanpa di minta Chris langsung mengirim anak buahnya mencari tahu siapa sebenarnya Elle, dan saat Charlie menghubunginya, Chris sudah mendapatkan sedikit informasi mengenai wanita itu.


Alis Chris mengerut membaca email yang di kirim anak buahnya, harapannya sedikit melenceng.


Itu hanya data yang menurutnya belum akurat.


Ia akan menggali informasi Elle lebih dalam.


Karena itu ia menghubungi salah seorang keluarganya yang berada di negara I, kebetulan keluarganya itu bekerja di Kedubes Indonesia di sana, dengan sedikit rayuan akhirnya Chris memeroleh informasi yang memberikan angin segar di tengah kegalauan Charlie.


Sengaja Chris tidak membeberkan semua melalui telepon, ia meminta Charlie yang datang seger menemuinya, kapan lagi memerintah bos nya yang arogan itu, pikir Chris.


hanya dalam setengah jam Charlie sudah berada di apartemen Chris.


Chris melongo,melihat jam di pergelangan tangannya.


Harusnya jarak mansion milik charlie.dan apartemennya memakan waktu setidaknya lima puluh menit, itu pun dalam kondisi tak macet, namun Charlie bisa sampai di apartemenya hanya dalam waktu setengah jam.


Bisa Chris bayangkan bagaimana Charlie mengendarai mobilnya.


"Bos, loe gila??? apa loe terbang kesini??"


"Kalau gue terbang cuma butuh waktu lima belas menit.


Udah mana informasi yang loe dapat" ucap Charlie dengan nafas tersengal-sengal khas orang yang baru lari kencang


"Duduk dulu gue ambilkan.


Nih minum, gue ngeri loe mokad sebelum loe baca surat itu gara-gara serangan jantung" ledek Chris


"Sialan loe, jangan mentang-mentang kita gak di kantor ya, gue tetap atasan loe"


"Iya-iya, tapi loe bertamu ke apartemen gue, kalau gue..."


"Mau mati???" tanya Charlie memotong ucapan Chris sambil mendelik kesal


"Hahhaa, kaga, gue belum kawin bos"


"Siapa suruh belum kawin," ucap Charlie cuek meneguk air putih yang di sodorkan oleh Chris


"Gimana gue mau kawin, gue pacaran aja putus terus gara-gara nemenin kegalauan duda gak jelas"cibir Chris sambil melirik Charlie


"Woy, gue punya istri dan belum duda"


"Tapi hidup loe lebih ngenes dari duda dan jomblo bos hahaha" Chris kali ini puas mengeluarkan unek-unek nya


Charlie hanya mendelik kesal sambil melempar bantal sofa kearah Chris.


Setelah itu Charlie fokus membaca informasi yang di berikan oleh Chris.


Matanya melotot dan memandang Kearah Chris.


Chris mengangguk tersenyum.

__ADS_1


Mata Charlie berkaca-kaca


"Jadi kemungkinan besar...."


"Ya dia adalah nyonya muda, Camilla Li.


Berdasarkan informasi, Shanon dan Benjamin Alessio tidak memiliki anak, mereka mengakar seorang wanita muda dan juga seorang anak lelaki berusia lebih tua dua tahun dari Camilla"


"Chris, thanks bro" ucap Charlie tak bisa menutupi kebahagiaanya


"Tapi kita harus Memastikannya Kalau dilihat dari tanggal wanita itu tiba di negara I dan juga keberadaan anaknya, kemungkinan besar dia adalah Camilla.


By the way anak wanita itu kembar, laki-laki dan perempuan.


sayangnya sepupuku tak bisa membocorkan foto mereka.


Tapi...,"


"Tapi apa???" tanya Charlie tak sabaran


"Tapi ini mengenai anak perempuan yang bos minta cari tahu"


"Anak yang mana???"


"Yang di bandara, huh begitu saja lupa, dasar pikun"


"Chris mau gue turunin lagi gaji loe???


"Yeee yang ada dimana-mana naik terus mana ada turun, dasar gak konsisten"


"Cepat katakan anak perempuan yang mana????"


"Yang kita ketemu di bandara, dia menjadi bintang iklan produk susu di perusahaan kita.


"Apa?????,mengapa bisa kebetulan sekali???


Chris mengakar bahunya malas


"Ada satu lagi anak lelaki yang ku tabrak itu adalah saudara kembar' gadis kecil itu dan...."


"Astaga Chris, loe.kaya radio macet patah-patah suaranya, sialan bikin gue gemes"


"Hahaha cubit adek Abang"


"Najis, Sekali lagi loe bikin gue gemes gue beri loe"


"Galaknya Abang, adek kan cinta berat, sini dong dekat-dekat"


"Chris, sialan...


jijik gue" ucap Charlie bergidik ngeri sendiri.


"Kita ternyata tak tahu jika kembaran gadis kecil itu mirip denganmu"


"Maksudmu???"


Semua orang tahu,, terkecuali kita.


Kakek sialan itu memblokir informasi mengenai anak itu.


Kau tahu, aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri.


bocah lelaki itu mirip denganmu.

__ADS_1


itu seperti perpaduan kau dan Camilla.


Wajahnya identik denganmu, tapi mata nya milik Camilla.


mungkin ku pikir Camilla memiliki rambut pirang seperti wanita yang kita curigai adalah Camilla.


Kesimpulannya..."


"Camilla memiliki anak kembar, dan anak itu bekerja di perusahaan itu tanpa gue tahu"


"Tepat sekali.


bisa jadi mereka ingin tahu papa payah mereka" ledek Chris


"Sialan kau Chris, tapi benar juga.


aku memang payah"


"Tapi aku sedikit kecewa, anak kecil itu memiliki tabiat buruk seperti bapak moyangnya.


Jadi gue yakin itu anak loe"Dengus Chris mengenang perjumpaan dirinya dengan Alexa dan Alexi


#Flash back On


Chris tak sengaja bertabrakan dengan Alexa yang baru saja selesai memperbaharui kontrak kerjanya, ia sampai jatuh terduduk, lalu bangkit sambil meringis memegangi pantatnya yang sakit


"Hei gadis kecil, apa yang kau lakukan disini??"


"Bukannya minta maaf kek, bantuin kek malah kepo mau tahu" ucap Alexa ketus


"Ah maafkan om ya gadis cantik"


"Huh"


"Om juga minta maaf untuk kejadian di bandara" ucap Chris memasang senyum lebar


"Apa om salah minum obat???"


"Susah basi permintaan maaf mu" ucap seorang pria kecil yang berdiri sambil memasukkan tangannya ke dalam saku celananya


Chris menatap pria kecil itu sampai melongo.


wajah, gaya dan bahasa tubuh anak itu mirip dengan Charlie.


Chris sampai mengucek matanya, dia benar-benar mirip Charlie dalam versi anak-anak


"Seharusnya saat anda salah langsung minta maaf, kalau minta maaf sekarang aku mencium bau-bau maksud tersembunyi di permintaan maaf itu", ucapnya sinis, cara pria kecil itu berbicara sangat mirip Charlie, dingin, tegas, arogan dan sinis.


bagaimana mereka sangat mirip kecuali mata dan rambut mereka.


Tunggu....


Chris ingat sesuatu.


ia pernah bertemu Camilla di rumah tanpa soft lensa.


matanya biru, sebiru jambrut.


"Anak manis, om hanya ingin meminta maaf.


om sadar waktu itu om keterlaluan"


"Lupakan, ayo Lexa" ucap anak lelaki itu menarik gadis kecil itu

__ADS_1


.


__ADS_2