
Rencana Alexa berjalan lancar,
Alexi berhasil meretas dan mencuri data perusahan keluarga Ye juga aset-aset mereka yang tersembunyi
beberapa bahkan sudah mereka alihkan tanpa sepengetahuan keluarga ye tentunya.
Sementara Kezia berhasil menemukan bukti kejahatan Chandra wong, lebih tepatnya pura-pura baru menemukan, padahal mereka sudah menemukan bukti itu sebelum bekerjasama dengan jaksa wilayah dan pihak yang berwenang .
bukti pencucian uang yang di lakukan oleh Chandra wong, juga bukti bahwa Chandra wong sudah pembunuh.
Akhirnya beberapa kasus kembali di buka.
ada kasus kecelakaan, orang hilang, bahkan dengan terbukanya kasus itu, Alexa menemukan bahwa rumah sakit keluarga wong juga terlibat.
Ya rumah sakit itu pernah tersandung kasus mal praktik namun lolos jerat hukum beberapa kali karena kurangnya bukti, namun kini bukti mengarah ke sana dan membuat semua orang terkejut.
pasalnya rumah sakit itu di gadang juga melakukan praktek ilegal.
Memperjual-belikan organ tubuh manusia.
dan beberapa kasus orang hilang mengarah kesana..
rata-rata para tuna wisma dan orang tak mampu yang menjadi korban.
setelah di telisik lebih jauh, mereka pernah berobat di rumah sakit tersebut.
Charlie terduduk lemas, ia tak menyangka keluarganya sangat menyeramkan, terutama Sena dan Chandra
Ia memang tahu Sena wong, neneknya adalah wanita ambisius dan licik, namun ia tak pernah tahu jika ia sangat kejam
Selama ini Charlie hanya tahu jika Chandra lah yang begitu ambisius dan licik.
Charlie bertekad akan membinasakan semua yang berbuat dzalim sekalipun itu keluarga Charlie sendiri.
Malam ini mereka akan melancarkan aksi mereka,
setelah mendapatkan arahan dari Alexa, mereka langsung menuju sebuah club' malam yang di duga menjadi salah satu tempat transaksi ilegal keluarga Ye.
Sebelum pergi, Alexi mendadani papanya,
Karena Charlie merupakan cucu keluarga Ye, maka tak heran banyak yang kenal Charlie, karena itu dalam misi itu Alexa mendadani papanya sedemikian rupa sehingga Charlie sulit di kenali
Alexa sampai mengabadikan momen itu dengan ber selfie ria dan mengirim foto tersebut pada mamanya dengan caption
"Pria ini mencari kekasihnya, sepertinya dia cocok menjadi papa kami" tulis Alexa
tak menunggu lama Camilla langsung menelpon putri nya tersebut sambil mengomel.
sementara yang diomeli hanya cekikikan tertawa.
Hingga akhirnya Alexa memberikan ponselnya pada Charlie.
mendengar suara Charlie, Camilla membisu di ujung telepon. jantungnya berdegup kencang.
Camilla masih sangat hapal dengan suara Charlie, suara yang amat ia rindukan.
Camilla juga tahu jika Charlie membantu mereka dalam balas dendam pada keluarga wong, namun Camilla hanya berterima kasih dalam hati.
ia tak tahu harus berbuat apa.
__ADS_1
tiba-tiba lidah Camilla kelu, terutama saat Charlie memanggil Camilla dengan panggilan kesayangan nya.di ujung telepon Camilla menangis tanpa suara.
tiba-tiba panggilan berkahir membuat Alexa tertawa, sementra Charlie tersenyum masam
"Papa, kau masih harus berusaha keras.
mama hanya malu-malu kucing" ucap Alexa lalu tertawa seolah itu lucu baginya
"Pletak"
Sebuah jitakan kecil mendarat di kepala Alexa
"Kau....."
"Anak kecil senang sekali mengerjai orang tua.
cepat, kita tak punya waktu" ucap Alexi kesal melihat kejahilan adiknya
"Lihat pa, kakak ku jahat.
dia menganiaya ku" adu Alexa
"Nak , itu tak baik" ucap Charlie bingung harus berkata apa
"Ayo kita berangkat, semua sudah siap di posisi" teriak Mesiya memberi komando.
"Alexa, Alexi papa jalan dulu" ucap Charlie memakai jaket nya yang di dalamnya terdapat rompi anti peluru.
Alexa sengaja meminta papanya memakainya karena Charlie bukan seseorang yang biasa berada di pertempuran menggunakan senjata api.
"Belle, lindungi papaku, jika terjadi sesuatu pada papaku, kau tahu akibatnya" ucap Alexa dengan wajah serius
"Papa payah, tetaplah hidup dan kembali.
kau harus menebus kesalahanku" ucap Alexi lalu membuang pandanganya ke arah lain.
mendengar itu hari Charlie gembira
Alexi sepertinya mulai menerimanya
"Tentu saja papa akan kembali" ucap Charlie semangat.
lalu mereka berangkat menuju lokasi.
tiga mobil beriringan menuju club malam yang berada di kota B, tujuan mereka adalah membuat keluarga ye ketar ketir dulu,
club' itu lebih ke pada tempat transaksi dan penyimpanan uang keluarga Ye
Di perjalan Charlie hanya diam, ia merasa gugup.
ini pertamanya ia ikut dalam misi seperti ini.
Belle yang berada di samping Charlie tersenyum dan memupuk punggung Charlie
"Tuan Charlie, anda tak perlu tegang.
anggap aja kita sedang dalam sebuah pertunjukan teater"
"Haha, tapi itu berbeda" ucap Charlie
__ADS_1
"Ya, aku tak tahu mengungkapkannya.
tapi anda pasti akan aman bersamaku.
putri tercinta anda menugaskan saya melindungi anda"
"Alexa???"
"Huhmm, dia malaikat penyelamat saya" ucap Belle mencoba mencairkan suasana dan ketegangan Charlie
"Bukankah??"
"Aku robot???.
ya Aku memang robot, tapi dalam diriku ada kesadaran manusia" ucap Belle tersenyum manis
"Anda pasti bingung kan??
Namaku sebenarnya Belle Nandra, Alexa menolongku saat aku tertembak, dan menjelang kematianku, aku meminta Alexa membantuku menemukan keluargaku.
Alexa mentransfer memori ingatanku dan menciptakan benda ini"ucap Belle santai
Sementara Charlie terlihat terbengong.
ia berusaha mencerna ucapan Belle.
"Om, awasss" teriak Belle saat Charlie tak fokus dan hampir menabrak kendaraan lain.
"Ah maaf" ucap Charlie shock
"Aku yng minta maaf karena aku om jadi g konsen.
baiklah , kita gak usah bahas lagi, kita sebentar lagi sampai" ucap Belle merutuki kebodohannya.
penjelasanya tentu saja sangat membingungkan dan tak masuk akal.
jadi wajar jika Charlie terbengong berusaha mengerti.
Akhirnya mereka sampai di club' yang dimaksud.
semua orang masuk ke dalam club' tersebut secara terpisah.
Saat mendekati lokasi, mereka memberi jeda ketiganya untuk masuk, sehingga tak terlalu mencolok.
Belle dan Charlie masuk terlebih dahulu, sepuluh menit kemudian Meisya dan Ryan yang berperang sebagai kekasih.
walau awalnya Meisya menolak, namun akhirnya ia menurut saja
dan terkahir adalah kezya dan asisten pribadi Alexi Carter.
Ke tiga kelompok itu menyebar, lalu Belle menggunakan mata nya untuk mencari keberadaan ruang rahasia dalam club' tersebut, senyum lebar langsung terukir.
"Kanan bar" ucap Belle memberi informasi.
"Kami bergerak" ucap Meisya berjalan menuju lokasi yang di maksud bersama Ryan.
mereka berhasil menyelinap.
Tugas Belle lebih seperti CCTV hidup, ia yang mengarahkan semua orang.
__ADS_1
kemudian di susul oleh kezya dan , mereka dengan mudah melumpuhkan dua markas besar keluarga Ye, membuat keluarga ye ketar ketir dan juga marah bukan kepalang.