
Camilla berdiri sambil mengigit kuku tangannya.
ini menjadi kebiasaanya sejak ia kabur ke negara I,
hal itu hanya terjadi saat Camilla gelisah, seperti saat ini, ia sangat gelisah memikirkan kondisi Reymond yang hari ini di deportasi paksa, di tambah ia di laporkan oleh Chandra wong, Camilla merasa dirinya sangat bodoh.
Setelah dua hari lalu Chandra mendapatkan apa yang ia mau, pria tua itu ingkar janji dan tetap melaporkan Reymond sehingga Reymond di kembalikan ke negaranya sekaligus menjadi tersangka utama.
Tak berbeda dengan Alexi, anak kecil itu murka bukan main, ia sampai ingin meratakan keluarga wong yang sudah berani mengganggu om nya
Tak berbeda dengan David, pria itu bernasib sama dengan Reymond, menjadi tersangka dalam dugaan pembunuhan beberapa orang hilang.
namun Ryan tidak, sebuah pria itu baru bekerja pada Reymond satu setengah tahun yang lalu.
Kini disisi Camilla hanya ada Ryan.
Seorang pria misterius yang tak banyak bicara.
Chandra sengaja melakukan itu untuk mengincar saham milik Camilla.
dengan perginya Reymond dan kaki tangannya, ia berfikir bisa memanfaatkan situasi dan bisa merebut saham milik Camilla dengan mudah.
Namun Chandra wong salah.
dengan mengusik singa yang tertidur, ia kini justru dalam masalah besar.
sesuatu yang akan membuatnya menyesal sampai mati.
Satu bulan kemudian, saham milik Reymond berpindah tangan, kini Chandra wong kembali menjadi pemilik saham terbesar.
kedudukannya tak tergoyahkan, Chandra merasa diatas angin.
"Camilla tak fokus dalam balas dendamnya, pikirnya tertuju pada Reymond dia AQ memikirkan segala upaya untuk membantu Reymond bebas dari jeratan hukum.
ditambah kini Charlie yang sudah tahu jati dirinya terus mengikutinya seperti ngengat.
Camilla mulai merasa risih
sekalipun ia masih mencintai Charlie, namun keadaan sudah berubah.
Charlie kini sudah memiliki tunangan dan mungkin sebentar lagi ia akan menikah membuat Camilla sedikit kecewa.
Ia setia dengan cintanya, sementara Charlie.....
Sementara itu di sebuah private room yang berada di sebuah restoran mewah, nampak beberapa orang sedang berbincang serius.
didepan mereka ada seorang pria tua yang terlihat diam sambil menyimak apa yang di sampaikan seseorang di depannya.
air muka pria itu terlihat sangat tenang, namun dari sikapnya terlihat ia sedang tak senang.
ada sebuah luka di wajahnya, namun tak mengurangi ketampanannya walau di usia senjanya.
aura kharismatik membuat siapapun yang melihatnya segan
"Jadi kau adalah utusan cucuku???" tanya pria itu setelah sekian lama hanya diam menyimak
"Anda benar, saya menemui anda atas perintahnya"
"Mengapa tidak dia saja yang menemui saya???" tanya pria itu menyipitkan matanya dengan tatapan tajam
"Karena satu dan lain hal.
saya sulit menjelaskannya karena mungkin terdengar sedikit....."
__ADS_1
"Katakan saja" ucap pria paruh baya itu.
wanita yang menjadi lawan bicaranya itu terlihat ragu, ia melirik beberapa bodyguard dengan kemampuan tinggi di sekeliling pria itu
bukan hal sulit melumpuhkan mereka, hanya saja ia datang dengan misi penting.
membawa pria paruh baya itu dan membantu mereka memecahkan masalah
"Tinggalkan kami"
"Tapi bos???" sela salah pernah yang terlihat kepala bodyguard
"Wanita ini tak akan gila untuk melakukan hal yang membahayakan nyawaku.
lagi pula aku tahu dia bisa saja melumpuhkan kalian.
dia ahli bela diri, dilihat dari kuku tangannya dia ahli racun dan akupuntur juga" ucap pria itu menjabarkan.
Si kepala bodyguard makin waspada.
Jika bos nya mengatakan bahwa wanita itu bisa melumpuhkan mereka, maka itulah kebenarannya.
akan makin berbahaya jika meninggalkan bos mereka dengan wanita misterius ini.
"Apa kalian tuli???
Cepat enyah" ucap pria paruh baya itu terlihat tak sabar.
beberapa bodyguard yang melindungi pria itu langsung bergegas pergi.
kini di ruangan tersebut hanya tinggal wanita itu yang tak lain adalah Meisya yang langsung terbang ke negara F demi mengemban tugas penting dari Alexi.
"Baiklah, kini kita tinggal berdua nona???"
"Meisya tuan"
Kau tahu aku paling tak suka membuang waktu percuma" ucap pria paruh baya itu
"Ini mengenai cucu anda, dia sedikit special"
"Katakan....."
"Anda akan berbicara langsung dengannya" ucap Meisya langsung melakukan video call menghubungi Alexa
"Pria baya itu terlihat tak senang, tapi juga penasaran
"Tak lama panggilan tersambung, seorang gadis kecil berkepang dua dengan hiasan jepitan boneka di kepalanya muncul di depan mereka
"Hallo kakek Alexi Carter
Perkenalkan aku Alexa" ucap Alexa lugas
Pria yang di panggil Alexi mengerutkan keningnya.
tak banyak yang tahu nama aslinya
"Anak kec siapa kau"
"Aku Alexa Li, cucu dari Hanna Li.
mama ku bernama Camilla Li" terang Alexa
terlihat guratan kebahagiaan samar di waja pria itu
__ADS_1
"Nak, apa yang ingin kau sampaikan padaku.
Benar kau memang mengenalku, tapi aku bukan tipe pria yang percaya begitu saja.
Minta orangtuamu berbicara padaku"
Alexa mengerti mengapa Alexi Carter menganggap ibu lelucon.
ia segera berbicara bahasa negara F, lalu berbicara bahasa Rusia.
Alexi Carter terlihat terkejut dan terpesona sejenak
"Kakek, aku tahu kau meninggalkan nenekku dan tak tahu jika nenek sedang hamil."
"Anak kecil, Ku kagum kau bisa menguasai dua bahasa, tapi itu tak cukup membuatku...."
Alexa langsung menunjukkan foto dirinya dan Hanna Li, juga dengan mamanya camilla.
seketika pria disebelah sana membeku
"Aku tak akan memaksa jika kau tak percaya.
saat ini nenek sedang di rawat, kondisinya sudah stabil walau sempat koma selama dua bulan lebih.
dan anak yang tak pernah kau temui sedang dalam masalah besar.
Sebenarnya aku bisa saja menyelesaikan semuanya tanpa bantuan mu kakek tua.
hanya saja aku ingin mama ku bahagia dengan keluarga lengkapnya.
lagi pula mungkin saja dengan adanya kau, nenek ku bisa memiliki motivasi hidup yang lebih baik.
apa kau tak ingin membalas orang yang sudah membuat kau, istrimu dan anakmu menderita????" tanya Alexa dengan lancar menyudutkan Alexi Carter
"Anak kecil...."
"Stop memanggilku anak kecil kakek tua.
aku berbicara denganmu sebagai gadis remaja dan sebagai cucu, ya walau aku tak perlu juga berharap.
aku memiliki cukup kemampuan menyelamatkan dan melindungi nenek dan mamaku.
Jika kau ingin memperbaiki diri maka....
datanglah ke negara indonesia.
owh ya sekedar informasi kah punya cucu kembar yang salah satunya di beri nama kau.
ah kakak ku itu pemberani, entah mengapa kakeknya...."
"Tunggu kedatanganku gadis kecil"
"Aku gadis remaja....
ah menyebalkan punya kakek.
Meisya pastikan kakek tua itu sehat sampai ke negara ini.
jika terjadi sesuatu pada kakekku, habis riwayatmu!!!!"ucap Alexa lalu memutuskan panggilan telepon tersebut.
Alexi Carter melongo, ia terkejut gadis kecil itu menggertak seorang petarung dan ahli racun handal.
Alexi Carter melirik ke arah Meisya yang terlihat canggung
__ADS_1
"Hehehe bos saya memang sedikit...."
"Jadi.....????"