
Sementara itu, berita tentang vila keluarga Ye yang dijadikan markas pembuatan narkotika serta perdagangan senjata api terbongkar ke publik.
berita itu menjadi tranding toping hangat di negara ini.
Ketua ye dan Jay yang sudah tahu dari Alexa hanya mengelus dada. Mereka tak mengira jika Sena sendiri yang memproduksi barang haram itu.
saat di beritahu jika Sena berbisnis barang haram, mereka hanya mengira jika Sena menjadi bandar, tidak tahunya, dialah pembuat sekaligus bandar besar SE Asia tenggara. semua keluarga ye shock menerima kenyataan itu.
selama ini keluarga Ye bersih di mata hukum, walau mereka bergelut di dunia hitam.
namun kini nama mereka tercoreng oleh ketamakan Sena.
Jay, Sin dan sesepuh lainnya langsung mengadakan rapat keluarga dadakan
mereka geram sekaligus marah dengan kelakuan Sena yang di nilai ingin menghancurkan keluarga mereka.
Sementara itu fakta lain terkuak jika beberapa anak dan sepupu mereka juga terlibat.
karena itu mereka sepakat mendepak siapa yang terlibat dengan Sena untuk mengamankan keluarga besar Ye.
Atas arahan Alexa, ketua Sin dan Jay langsung mengemukakan pendapat dan usulan semua menyelamatkan keluarga itu,
Sementara Sena yang di minta kehadirannya ke mansion utama keluarga Ye mangkir
tentu saja Sena takut.
sekalipun ia pemimpin kali ini kesalahannya tak bisa di tolerir.
berdasarkan hukum keluarga, Sena akan di minta meminum racun yang sudah turun temurun di wariskan untuk para pengkhianat keluarga, dan Sena termasuk di dalamnya.
Kini Sena terjebak sendiri, ia terus memaki dan mengumpat kesal.
dalam situasi seperti ini ia tak mungkin meminta batuan pasukan bayangan keluarga ye.
__ADS_1
hal yang mustahil sebab ia sudah di nyatakan bersalah oleh keluarga besarnya.
kini ia hanya bisa mengandalkan anak buahnya di keluarga wong, walau skill membunuh mereka masih di bawah pasukan bayangan keluarga Ye.
menyesal?????
Sena tak pernah menyesali apa yang pernah ia lakukan. Ia terlalu angkuh mengakui kesalahannya.
kini tujuannya hanya satu, bertahan sampai semua reda dan memohon ampun pada sesepuh keluarga ye dengan menyogok mereka harta kekayaan.
bagi Sena semua bisa di beli termasuk harga diri seseorang.
Sementara itu di Sel penjara.
Sekalipun Chandra sudah mendekam di balik jeruji besi, ia tak ketinggalan informasi.
mendengar Sena di grebek entah mengapa ada kepuasan tersendiri.
Chandra bahagia.
Dari anak buahnya yang berkunjung, Chandra juga tahu bahwa Sena kini di jadikan target oleh keluarganya sendiri, Chandra merasa sedikit aneh.
pasalnya Sena biasnya selalu di lindungi oleh satu atau dua kepala pasukan bayangan yang skill nya diatas rata-rata, namun mengapa i sampai babak belur tanpa ada perlindungan dari mereka???
Apa sudah terjadi sesuatu dengan pasukan bayangan keluarga Ye???
Atau mereka melakukan kudeta kepemimpinan keluarga untuk menggulingkan Sena???
atau.....
"Selidiki apa yang terjadi dengan pasukan bayangan keluarga Ye.
Pantau dan laporkan gerak-gerik ketua Jai dan ketua Sin. aku yakin ada yang terjadi pada kedua kakek tua itu. Aku ingin tahu semuanya.
__ADS_1
jika memang ini perjuangan terakhirku, dan hasilnya buruk, aku ingin Sena ikut masuk ke neraka ini bersamaku"ucap Chandra memberi perintah pada anak buahnya.
"siap bos"
"jangan lupa awasi dengan ketat Sena Apa yang dia lakukan siapa yang dihubungi dan kemana dia pergi semuanya laporkan padaku"
"baik bos akan saya laksanakan"
"satu lagi Aku tak ingin mendekam di penjara seorang diri jika memang aku diputuskan bersalah maka Sena harus ikut masuk ke dalam neraka dunia ini.
sekarang pergilah dan ingat kata-kataku"ucap Chandra memberi perintah.
pria itu langsung menunduk hormat dan meninggalkan lapas tempat di mana Chandra wong ditahan.
sementara di tempat yang berbeda
terlihat semua orang sedang merayakan keberhasilan mereka dalam menggerebek markas besar Sena yang berada di villa terbengkalai keluarga Ye.
namun mereka juga sedikit bersedih karena Ryan masih terbaring di rumah sakit.
Alexa memerintahkan Belle untuk memeriksa kondisi kesehatan Ryan, karena tak bisa keluar rumah lagi, Camilla sudah mulai curiga mengapa ia dan Alexi Carter sering keluar rumah.
Lebih tepatnya Camilla kehilangan sosok ceria putri kecilnya yang seakan mengabaikannya setelah bertemu dengan kakeknya..
Mood Camilla juga sedang buruk karena Charlie terus datang ke rumah mereka dengan alibi ingin bertemu Alexi, sementara Alexi tak beda jauh dengan mamanya.
ia merasa terganggu walau Alexi tak tega mengusir Charlie, pap biologisnya.
ia masih sangsi apakah papanya itu benar-benar bisa membuat namanya bahagia, atau malah justru Camilla akan terluka lagi nantinya, Alexi bimbang.
Walau beberapa pekan ini Charlie sudah menunjukkan keseriusannya ingin berubah, tetap saja Alexi masih sangsi. Ia butuh terryakinkan baru ia bisa menerima papanya.
Selama mamanya bahagia walau Alexi masih belum menerima papa biologisnya, ia tak masalah.
__ADS_1
Alexi hanya tidak ingin melihat mamanya menangis lagi sambil meratapi foto Charlie.