PASANGAN Idaman Semua Orang

PASANGAN Idaman Semua Orang
Chapter 2 - Rencana -


__ADS_3

Setelah Jeslyn bertanya, Kristan mendekatinya dan Jeslyn terus mundur. Sampai tak ada lagi jalan untuk mundur karena dia sudah bersandar pada dinding. Jeslyn gugup, sedangkan Kristan malah menutup jalan samping dengan kedua tangannya. Kristan tersenyum dan berkata,


"Sayang~ Banyak wanita yang ingin menikah denganku tapi kau wanita pertama yang menolakku. Kenapa kau merasa bahwa aku yang seorang CEO tampan dan kaya ini tidak layak untukmu? Aku bisa membelikan apa pun untukmu, aku juga bisa memberikan diriku padamu"


"Ish..." balas Jeslyn merasa jijik dan kesal lalu pergi. Namun sebelum Jeslyn bisa pergi, Kristan menahan tangannya dan membuatnya kembali bersandar pada tembok itu.


"Kalau cara itu tidak bisa membujukmu maka aku akan membelimu dengan paksa seharga 3 miliar!" kata Kristian serius. Jeslyn kaget dan tambah kesal. Ia menolak Kristan dan mencoba pergi. Namun tangannya selalu ditahan oleh Kristan.


"Ish! Kau membuatku kesal! Kalau gitu kita bilang pada orang tua kita saja untuk nikah kontrak!" bentak Jeslyn kesal dan membuat keputusan yang tidak masuk akal. Kristan mengatakan bahwa itu tidak bisa dilakukan karena kedua orang tua mereka pasti tidak setuju.


Lalu Jeslyn mengatakan, "kalau mereka tidak setuju yah sudah tidak perlu. Lupakanlah!"


Kristan tiba tiba menjadi kesal. Jeslyn pun ikutan semakin kesal. Jeslyn mengatakan bahwa dirinya bukan barang yang bisa dibeli seenaknya. Akhirnya Kristan setuju dengan ide gilanya Jeslyn. Mereka kembali kedalam dan mengatakan untuk menikah kontrak.


Sebelum mereka memberitahukan pernikahan kontrak ini, mereka sudah menyusun rencana agar kedua orang tua mereka setuju.


Kristan dan Jeslyn mulai memberitahukan dan menjelaskan tentang pernikahan kontrak itu secara bergantian. Kristan mengatakan bahwa pernikahan kontrak ini akan berlangsung dalam 3 tahun. Jeslyn akan tinggal dirumah Kristan namun berbeda kamar dengannya dan dia akan menjaga Jeslyn selayaknya seorang istri sungguhan.


Namun tidak akan melakukan apa pun yang aneh. Dalam 3 tahun, jika mereka tidak saling mencintai maka mereka boleh bercerai dan tidak akan ada yang tahu berita tentang pernikahan dan perceraian itu. Jeslyn menyetujui argumen Kristan dan mengatakan bahwa ia tidak keberatan.


Kedua pihak keluarga kaget. Dan seperti kata Kristan, mereka tidak setuju. Namun Kristan dan Jeslyn berusaha untuk meyakinkan mereka. Lalu ayah Kristan bertanya, apa tujuan mereka melakukan pernikahan kontrak ini. Jeslyn mengatakan apa yang ada dihatinya dengan serius.


Jika ayahnya ingin melihatnya bahagia dengan pria pilihannya, maka biarkan dia dan pria itu mencobanya agar ayahnya tahu kehidupannya setelah menikah dengan Kristan. Dalam pernikahan kontrak ini, mereka akan berpacaran dan berkencan juga. Jeslyn menyetujui perjodohan ini namun hanya sebagai percobaan saja, apakah dia akan bahagia atau tidak.


Kedua pihak orang tua merasa bimbang. Dan sekali lagi, Jeslyn dan Kristan berusaha meyakinkan mereka. Lalu Jeslyn dan Kristan mengatakan dengan serempak bahwa ketika dalam 3 tahun mereka sudah saling mencintai, maka akan digelar pernikahan sesungguhnya.

__ADS_1


Kedua pihak keluarga berpikir lagi dan pada akhirnya setuju. Meskipun kedua keluarga masih tidak yakin akan keputusan mereka, namun mereka ingin mempercayai kedua anaknya. Mereka memutuskan setelah Jeslyn lulus lalu mereka bisa menikah kontrak. Jeslyn dan Kristan setuju lalu suasana kembali hangat.


Kembali ke 5 bulan kemudian...


Besok adalah hari kelulusan Jeslyn. Untung saja dia sudah bekerja dari 1 tahun yang lalu. Mencari pekerjaan sungguh susah, selama 3 jam dia sudah mengunjungi 4 perusahaan dan ke-empat perusahaan itu dia di tolak. Kemudian dia pergi lagi ke suatu perusahaan. Disana dia melamar dan dia diterima.


Hari kelulusan tiba, para wisudawan dan wisudawati bersuka cita karena akhirnya mereka lulus. Teman teman Jeslyn mengunjunginya dan mengucapkan selamat untuk Jeslyn. Setelah acara wisuda selesai, Jeslyn dan teman temannya berfoto, dia juga berfoto dengan ayahnya dan Kristan.


Kristan mengucapkan selamat pada Jeslyn sambil menjahilinya. Teman temannya yang melihat merasa bahwa mereka berpacaran. Namun mereka tidak mengakui, dan bahkan tidak mengatakan bahwa sebenarnya mereka sebentar lagi akan menikah. Wisuda telah selesai, sekarang sudah sore hari. Saatnya Jeslyn pulang dan beristirahat.


Lalu keesokan harinya Jeslyn pergi bekerja. Dari pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore. Pukul 12 siang tepat, ia makan di kantin bersama beberapa rekan kerjanya. Lalu tiba tiba Kristan lewat bersama seorang wanita yang menggandeng tangannya disamping.


Kristan tidak menyadari kalau Jeslyn melihatnya. Dia berjalan ke arah Jeslyn lalu Jeslyn menghentikan mereka.


"Apa yang kau lakukan disini? Siapa dia?" tanya Jeslyn kesal,


"Dia rekan bisnisku... Aku akan melakukan kerja sama dengan perusahaannya untuk sebuah proyek" jawab Kristan yang tak berani menatap Jeslyn.


Jeslyn teringat bahwa Kristan adalah seorang CEO lalu dia bertanya kepada Kristan lagi,


"Apa ini perusahaanmu? Kau CEO nya?"


"Iya" balas Kristan biasa biasa saja.


Jeslyn kaget lalu kembali duduk dan makan. Jeslyn mengabaikan mereka lalu mereka pun kembali berjalan menuju ke meja yang kosong.

__ADS_1


"Aduuuh kenapa aku harus kerja diperusahaannya sih..." Jeslyn menggerutu dalam hati merasa menyesal kerja diperusahaan Kristan. Namun dia tak punya pilihan dan merasa terpaksa untuk terus bekerja disana.


Selesai Jeslyn makan, dia kembali ke meja kerjanya. Lalu seorang pria mengahampirinya dan mengatakan bahwa "nona Jeslyn dipanggil oleh tuan Kristan".


Lalu asisten pribadi itu mengantarkan Jeslyn ke ruangan CEO lalu meninggalkannya. Jeslyn mengetuk pintu dan Kristan menyuruhnya masuk.


"Ada apa??" tanya Jeslyn dingin.


"Beginikah sikapmu terhadap bosmu?" balas Kristan sambil tersenyum kesal.


"Tuan... Ada perlu apa memanggil saya? Apa ada yang bisa saya bantu?" kata Jeslyn sambil tersenyum kesal.


Kristan kemudian menjelaskan soal dia dan wanita tadi dengan kecepatan penuh. Dia menjelaskan sambil ngerap karena takut Jeslyn akan memotong kata katanya.


Jeslyn yang mendengar Kristan menjelaskan dengan sangat cepat membuatnya bingung. Alisnya mengkerut dan menatap Kristan seperti menangkap basah suaminya yang sedang selingkuh. Beberapa saat kemudian, akhirnya Kristan selesai berbicara juga.


Sejak Kristan menjelaskan, Jeslyn hanya duduk diam sambil minum teh dan menatap Kristan yang sedang menjelaskan dengan panik. Untungnya ada secangkir teko dan gelas teh, yang menemani Jeslyn ketika mendengar Kristan berceramah. Lima menit kemudian, Kristan sudah berhenti ngerap.


"Sudah?" tanya Jeslyn yang sedang duduk sambil memegang cangkir teh dengan anggun. Cahaya sinar matahari dari luar menembus jendela yang berada di samping Jeslyn. Membuatnya tampak seperti tokoh utama dalam sebuah novel yang keluar ke dunia nyata.


Kristan melongo menatap ke-estetikaan Jeslyn untuk beberapa saat. Setelah itu ia tersadarkan kembali dan menghampiri Jeslyn.


"Kita pergi ke catatan sipil sekarang" ajak Kristan sambil menarik tangan Jeslyn cepat keluar dari kantor.


"Woi woi gue belum s'tuju!" jawab Jeslyn kesal berusaha melepaskan tangannya.

__ADS_1


Saking kuatnya gengaman tangan Kristan, Jeslyn tak sanggup melepaskan tangannya. Dan pada akhirnya, dia di lempar masuk ke dalam mobil namun dengan lembut dan Kristan ngebut ke catatan sipil.


__ADS_2