PASANGAN Idaman Semua Orang

PASANGAN Idaman Semua Orang
Chapter 28 - Reuni SMP Istri -


__ADS_3

Kristan langsung berhenti setelah Jeslyn membentaknya. Jeslyn nampak sangat ketakutan dan badannya sudah gemetaran. Kristan menghembuskan nafas lalu berdiri dari Jeslyn.


"Pergilah bersiap, aku akan mandi. Setelah itu aku antar kamu ke acara reunian" kata Kristan lalu melangkah menuju kamar mandi.


"Tapi aku lupa dan belum membatalkan permintaan Nathan untuk menjemputku" balas Jeslyn.


"Kalau begitu beritahu dia sekarang, ini masih belum terlambat!" balas Kristan lalu menatap tajam Jeslyn. Jeslyn langsung duduk dan mengangguk angguk lalu segera mengambil ponselnya. Kristan pun berjalan masuk ke dalam kamar mandi dan Jeslyn memberitahukan Nathan untuk tidak menjemputnya.


Setengah jam kemudian, mereka selesai bersiap lalu berangkat ke tempat tujuan. Namun tiba tiba ada telfon yang masuk dari ponsel Kristan. Gilbert memberitahukan kepada Kristan bahwa dia harus melakukan rapat penting secara virtual dengan perusahaan lain untuk membahas proyek mereka


"Sepertinya aku tidak bisa menemanimu dipesta, cuma bisa mengantar jemput kamu. Tapi aku akan usahakan untuk hadir ke sana secepat mungkin" kata Kristan memberitahukannya pada Jeslyn.


"Tidak apa, fokuslah kerjakan pekerjaanmu. Nanti kalau kamu gak sempat jemput aku, beritahu aku ya" balas Jeslyn ramah.


"Pasti" balas Kristan tegas. Tidak lama kemudian mereka sampai di tempat tujuan, Jeslyn berpamitan pada Kristan turun dari mobil. Kristan pun kembali menjalankan mobilnya dan pulang ke hotel. Sedangkan Jeslyn merapikan bajunya sambil berjalan ke tempat mereka berada.


Tok tok...


Ada suara dari dalam yang menyuruh Jeslyn masuk. Jeslyn pun membuka pintu lalu melihat meja bundar besar dikelilingi oleh teman teman SMA nya.


"Waah yang ditunggu tunggu telah tiba! Lama banget bund" kata Nia,


"Hahaha maaf maaf, tadi bangun terlambat hehe. Acaranya udah dimulai ya daritadi?" balas Jeslyn ramah.


"Baru mau mulai kok" jawab Aggani. Nia dan Aggani adalah teman dekat Jeslyn. Teman dekat Jeslyn lainnya yaitu Gracia, Sheryl, Desty, Gayang. Diacara itu juga ada cinta pertama Jeslyn, gebetan yang pernah dia suka namun cintanya bertepuk sebelah tangan, mantan, saingan Jeslyn (cowok), dan musuh bebuyutan (cewek). Sisanya adalah teman yang tidak terlalu dekat dengannya.


"Kamu udah nikah, sudah berencana punya anak?" tanya musuh bebuyutan Jeslyn.


"Belum hehe" jawab Jeslyn sambil mencoba senyum natural.


"Kenapa?" tanya Yesika, musuh bebuyutan Jeslyn.


"Karena kami belum berencana" jawab Jeslyn sambil tersenyum ceria berusaha menahan amarahnya.


"Apa sih nanya nanya gitu?? Bikin kesel aja..." kata batin Jeslyn yang kesal.


"Jeslyn lama tidak berjumpa, bagaimana kabarmu?" tanya Nathan.


"Baik kok, kamu sendiri?" balas Jeslyn.


"Aku juga baik. Tapi sorry ya aku gak hadir waktu kamu nikah, aku lagi ada syuting film di Korea" balas Nathan lalu tersenyum.

__ADS_1


"Iya gak papa. Kamu pasti sangat sibuk, makanya sekarang udah jadi terkenal kan? Hahaha" balas Jeslyn lalu tertawa ringan.


"Hahaha gak terkenal kenal amat kok, biasa aja" balas Nathan yang malu.


"Masa sih? Aku pernah loh nonton drama yang kamu peranin di tivi, keren banget!" puji Jeslyn,


"Benarkah? Wah makasih!" balas Nathan yang sangat gembira. Jeslyn membalas dengan senyuman lalu meminum air karena terlalu gugup.


"Ngomong ngomong kamu belum bisa lupain aku ya?" tanya Nathan. Jeslyn langsung tersedak oleh air minumnya. Seketika semua mata tertuju pada Nathan dan Jeslyn.


"Salah paham! Aku udah bisa lupain kamu kok, sekarang kita cuma teman!" jawab Jeslyn segera. Seketika lagi, semua orang menghembuskan nafas lega lalu mengangguk anggukkan kepala.


"Oh kalau begitu aku ucapkan selamat ya atas pernikahan kamu. Semoga sekeluarga sehat selalu, dilimpahkan rezeki, jadi istri yang baik, sekeluarga hidup rukun, dan... semoga kamu bahagia" kata Nathan lalu diakhiri dengan senyuman. Jeslyn mengucapkan terima kasih atas doa Nathan lalu diakhiri juga dengan senyuman.


"Jeslyn" panggil seorang pria,


"Aduuh kenapa harus ketemu dia sih?! "tanya Jeslyn dalam hatinya merasa kesal dan malu.


"Ada apa?" jawab Jeslyn dingin,


"Aku butuh bantuanmu" kata pria itu,


"Ada apa?" tanya Jeslyn lagi,


"Kamu kerja dimana sekarang?" tanya pria itu,


"Perusahaan suamiku" jawab Jeslyn dingin,


"Tolong keluarlah dari situ dan kerjalah di perusahaanku, aku membutuhkanmu" kata pria itu dengan wajah datarnya,


"Hah?" balas Jeslyn yang bingung,


"Aku tahu kau memiliki ketertarikan pada fashion khususnya bagian pembuatan baju dan kau dulu sangat terkenal di sekolah karena kau adalah orang yang kreatif. Belakangan ini perusahaanku mengalami penurunan karena belum mampu menciptakam produk baru, maukah kau membantuku?" kata pria itu,


"Astaga kupikir apa, ternyata masalah perusahaan. Nanti kubicarakan dulu dengan suamiku ya, lalu kukabari" balas Jeslyn serius,


"Baiklah, terima kasih" balas pria itu lalu Jeslyn membalasnya dengan senyuman. Mereka pun kembali masuk dan bertepatan dengan datangnya pesanan makanan mereka. Mereka pun juga mulai menyantap sajian jasmani ini sambil mengobrol ringan. Setengah jam kemudian, mereka pun selesai makan.


Tiba tiba ada suara ketukan pintu, lalu pintu pun terbuka. Seluruh pandangan orang di dalam ruangan tertuju pada pintu. Kristan masuk dengan tampilannya yang keren membuat semuanya menganga membuka mulut mereka.


"Maaf saya terlambat. Kalian mungkin sudah lupa atau mungkin tidak, tapi saya akan memperkenalkan diri sekali lagi. Saya Kristan Arthur Wijaya, suami dari Jeslyn Melissa Wira" kata Kristan dengan bangganya. Teman teman Jeslyn masih melongo menatap Kristan, Jeslyn juga ikut melongo menatap Kristan.

__ADS_1


Tubuhnya yang kekar, tertutup oleh kemeja putih dan jas biru tua bergaris putih. Betapa tampannya dia menggunakan kemeja itu, yang bagian atas kancingnya tidak ia terkancing, sehingga tulang selangka lehernya yang sexy dapat terlihat. Jeslyn menelan salivanya lalu mengalihkan pandangan lalu meminum air lagi dan menjadi salah tingkah.


"Eh tapi kami sudah selesai makan" jawab Gracia yang gugup.


"Oh begitu. Tidak apa, kalau begitu saya mau jemput istri saya. Apakah dia sudah boleh pulang bersama saya?" balas Kristan. Semua mata kembali tertuju pada Jeslyn. Mereka menatap Jeslyn sambil tersenyum senyum manis dan batuk batuk tidak jelas.


"Iya udah boleh, silahkan dibawa pulang" kata Sheryl. Lalu Jeslyn berdiri dari kursinya dan mendekati Kristan.


"Tunggu"


"Aku ingin mengucapkan selamat untuk kalian. Aku sudah mengucapkan selamat untuk Jeslyn, jadi selamat untukmu Kristan. Semoga kalian bahagia" kata Nathan yang juga berjalan ke arah Kristan.


"Tentu saja, terima kasih" balas Kristan lalu tersenyum kesal. Keduanya saling bertatapan dengan wajah akan saling membunuh.


"Wah 2 orang ini tidak bisa dipertemukan dalam 1 ruangan. Harus cepat cepat memisahkan mereka " pikir Jeslyn sambil menatap mereka berdua.


"Tapi ini juga kesempatan! Untuk membuktikan kalau aku sudah melupakan Nathan dan gebetanku yang lain. Dan sekarang aku bahagia hidup bersama Kristan !"pikir Jeslyn lagi. Jeslyn yang ingin mengambil kesempatan ini namun tiba tiba Kristan yang malah mengambil kesempatan ini.


"Sayang ayo kita pulang. Kamu pasti masih lelah karena pertarungan kemarin malam dan tadi pagi. Belum lagi kita masih mau lanjut bentarkan sayang~" kata Kristan sambil memeluk Jeslyn dengan erat.


"Hah? Ngomong apa sih? Pertarungan apa ?" pikir Jeslyn bingung.


"Ngomong ngomong kamu mau ganti kamar hotel gak? Aku rasa kasurnya kurang cukup besar" kata Kristan tiba tiba. Perkataan Kristan itu langsung membuat orang - orang diruangan menjadi tersedak sedak.


"Ssshht jangan sembarangan bicara! Itukan tidak sengaja!" bisik Jeslyn.


"Hm? Kamu sudah tidak sabar? Ya udah sekarang kita pulang, nanti sudah sampai baru kamu mulai tapi jangan disini ya, ditahan dulu. Nanti terserah kamu mau pakai teknik apa saja, asalkan kamu senang" kata Kristan. Orang orang langsung mengambil cangkirnya dan minum segelas air karena gugup.


"Ngomong apa sih? Bikin malu aja!" bisik Jeslyn kesal.


"Hah? Kamu mau melakukannya sebanyak 3 ronde? Kamu gak capek kah sayang? Tapi aku sih boleh aja asal kamu senang. Tapi nanti gantian ya, nanti aku lagi yang diatas, soalnya kamu suka banget diatas aku jadi gak di beri kesempatan~" kata Kristan yang nagwur lagi.


"Perasan kamu deh yang waktu itu diatas, bukan aku!" bentak Jeslyn. Jeslyn lupa kalau ada teman temannya yang menonton dibelakang. Seketika mereka semua tersedak lagi oleh air putih yang mereka minum, kecuali Nathan. Karena Nathan berdiri dihadapan Kristan.


"Ini semua gara gara kamu!" bisik Jeslyn sambil mencubit perut Kristan.


"Aduh! Sayang sabar~" kata Kristan yang ngawur lagi. Kini kata katanya telah membuat otak teman teman Jeslyn keliling dunia. Jeslyn semakin kesal lalu berpamitan pada teman temannya dan pergi sambil menarik Kristan keluar.


Brak


"Waw sungguh pasangan yang sangat bersemangat!" kata Justin.

__ADS_1


"Sangat romantis!" kata Jericho.


"Sangat menyebalkan!" kata Nathan dengan wajahnya yang seram.


__ADS_2