PASANGAN Idaman Semua Orang

PASANGAN Idaman Semua Orang
Chapter 56 - Kehilanganmu -


__ADS_3

"APAKAH AKU HARUS TENANG KETIKA MELIHAT ISTRIKU PERGI MENINGGALKANKU?! Tidak... AKU TIDAK BISA TENANG!" bentak Kristan yang marah besar.


"Aku sudah pernah 2 kali kehilangan orang yang kucintai, haruskah aku kehilangan untuk yang ketiga kalinya? Apakah aku tidak pantas memiliki orang untuk dicintai?" lanjut Kristan dengan matanya yang memerah. Kristan langsung memerintahkan seluruh bodyguardnya untuk mencari Jeslyn menuju bandara mana. Setelah selesai menelpon, Kristan mondar mandir panik dan khawatir.


"Bukan seperti itu Kristan! Tenanglah!" balas Kelvin yang kesal. Setelah 5 menit berlalu, akhirnya ada kabar. Kristan langsung pergi meninggalkan mereka. Naik ke mobil dan menancap gas menuju bandara. Selama perjalanan, sesekali Kristan menjatuhkan tetesan air dari matanya. Merasa kesal dan sesekali juga memukul mukul setirnya. Sepuluh menit kemudian dengan kecepatan tinggi dia sampai dibandara.


Dia segera masuk dan mencari Jeslyn. Bertanya pada para petugas dan orang orang. Namun, setelah 30 menit berkeliling mencari istrinya itu, dia tetap tidak melihat Jeslyn. Kristan mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Jeslyn, tapi ponselnya tidak aktif. Tiba tiba seorang resepsionis datang memghampiri Kristan, mengatakan bahwa wanita yang di cari sudah naik pesawat dan menuju Amerika. Kristan tidak percaya lalu meminta agar di cek kembali. Resepsionis itu membawa Kristan untuk mengecek lagi. Dan setelah sampai disana, terdata dengan jelas bahwa Jeslyn sudah berada di pesawat.


Merasa kesal, dia memukul meja resepsionis. Resepsionis itu langsung menyuruh Kristan untuk tenang juga. Amarahnya kambuh lagi dan dilampiaskan ke orang orang. Kelvin tiba tiba muncul dan mengajak Kristan untuk pulang. Namun Kristan bersikeras untuk memesan tiket dan menyusul Jeslyn ke Amerika. Bunyi guntur tiba tiba terdengar keras, petir yang terang tiba tiba melintas dan terlihat dari jendela besar bandara. Dengan amarah Kristan yang terus berkobar, cuaca ikut menjadi menakutkan.


"Tolong tenang Tuan! Istri anda sedang dalam perjalanan dan tiba tiba cuaca menjadi buruk. Bukankah sebaiknya anda berdoa untuk keselamatan istri anda?" kata resepsionis. Kristan tertegun, dia melihat keadaan diluar jendela. Karena emosi, dia tidak sadar bahwa cuaca menjadi buruk. Angin semakin kencang, Kristan mulai panik kembali. Dia tahu bahwa penyakit mentalnya akan kambuh lagi, dia menarik Kelvin dan segera keluar bandara.


Kelvin tahu apa yang dipikirkan Kristan sekarang. Setelah sampai di depan mobil, Kelvin mengambil ahli bagian mengemudi dan menyuruh Kristan untuk tidak mengemudi dulu. Dengan kecepatan sedang Kelvin mengendarai mobil, karena demi keselamatan. Tiba tiba petir dan guntur mulai muncul lagi. Kali ini penampakannya muncul 3 kali berturut turut, lalu mulailah turun hujan. Mulai dari rintik rintik dan dalam sekejap menjadi sangat deras. Petir, guntur, dan hujan deras, hujan yang sangat deras datang bersamaan. Terlalu dramatis seperti sinetron, tapi ini bukan sinetron!

__ADS_1


Seperti biasa, penyakitnya kambuh lagi. Kenangan masa lalunya mulai muncul dan membuat kepalanya sakit. Ditambah lagi dengan kejadian baru antara dia dan Jeslyn, membuatnya semakin kesakitan. Sakit kepala dan sakit di dada, membuatnya tidak bisa menahan air mata. Kristan menangis dan berteriak, karena kenangan buruknya muncul lagi. Kelvin menjadi ikut panik dan bingung, di cuaca buruk begini tidak mungkin dia menambah kecepatan mobilnya yang seperti biasanya. Alhasil, dia cuma menambah sedikit kecepatan dan menyalakan klakson jika ada kendaraan yang menghalangi jalan. Dia juga hanya bisa berdoa agar mereka baik baik saja dan selamat hingga tujuan.


Lima belas menit kemudian, mereka sampai di villa. Beberapa pelayan telah siap didepan pintu untuk membantu Kristan keluar dari mobil. Selama perjalanan, dia merasa tidak nyaman dan tenaganya juga sudah habis setelah menangis dan berteriak. Kini dia menjadi lemah dan ingin berbaring. Para pelayan membawa Kristan lebih dulu ke kamar, lalu dokter Kelvin ikut menyusul ke kamar setelah dia berhasil memutar mobil dan turun.


Setelah dokter Kelvin sampai di kamar, dia memberikan Kristan sebuah obat penenang yang biasa Kristan konsumsi saat penyakitnya kambuh. Dokter Kelvin juga lagi lagi meminta Kristan untuk tenang dan mengatur pernafasan. Perlahan lahan, Kristan menjadi tenang dan tidak panik lagi, dia malah tertidur karena terlalu tenang.


...****** Di dalam Mimpi ******...


"Kristan maafkan aku, aku dan pria itu tidak ada hubungan apa apa. Dengarkan penjelasanku dulu..." kata Angel yang menggunakan pakaian mini dan sedang berada disamping para lelaki.


"Kamu sangat kejam! Aku membencimu !" kata Jeslyn lalu berbalik dan pergi.


Dari ketiga wanita itu, dia cuma ingin mengejar dan menghentikan Jeslyn. Namun saat ingin menggapai Jeslyn, tiba tiba muncul cahaya terang dan Jeslyn pun menghilang.

__ADS_1


"TIDAK!" teriak Kristan yang terbangun dari mimpinya. Dokter Kelvin yang tertidur jadi ikut terbangun karena kaget. Setelah itu dia mengambil segelas air putih lalu menyodorkannya pada Kristan.


"Dimana Jeslyn?" tanya Kristan.


"Jawabannya ada disini. Tapi kau harus minum dulu dan menenangkan diri!" jawab dokter Kelvin sambil mengangkat ponsel Kristan.


"Kau berani menyembunyikan Jeslyn dariku?" tanya Kristan yang kesal.


"Tidak. Aku sebagai dokter hanya ingin yang terbaik untuk pasienku. Cepat minum lalu aku akan memberikannya padamu. Tapi jika kau tidak mau minum, aku akan membuang ponselmu" ancam dokter Kelvin sambil membuka jendela. Dengan cepat Kristan meneguk segelas air putih itu. Lalu dokter Kelvin pun memberikan ponsel Kristan kembali. Sebuah pesan masuk dari Vivi yang dikirim dari 2 jam lalu.


Vivi POV : "Tuan... Saat ini aku sedang bersama nyonya Jeslyn. Saya minta maaf dan memohon agar tuan tidak panik, saya akan menjaga nyonya disini. Menurut saya, lebih baik anda jangan mengikuti kami dulu, biarkan nyonya Jeslyn merasa tenang juga lalu saya akan memberikan alamat kami. Saya berjanji akan menjaga nyonya Jeslyn sebaik mungkin! Saya pernah belajar ilmu bela diri, jadi saya akan menjadi perisai nyonya. Tolong percaya pada saya Tuan!"


Kristan POV : "Dasar! Kenapa tidak berdiskusi denganku dulu? Kamu sudah bosen hidup ya?!"

__ADS_1


Kristan kaget merasa jengkel tapi sedikit lega, setidaknya ada Vivi yang menemani Jeslyn. Vivi lagi lagi membalas dengan meminta maaf. Meskipun banyak orang yang menyuruh Kristan untuk tenang, tapi dia tetap merasa gelisah. Ketenangannya hanya sedikit setelah mengetahui Jeslyn bersama Vivi. Tidak ada balasan dari Vivi, Kristan berusaha positif thinking dan menenangkan diri. Mereka sudah berangkat pukul 11.30 dan sekarang pukul 13.30, karena waktu penerbangan adalah 16 jam, artinya mereka akan sampai di Amerika besok pukul 05.30 pagi WIB.


Sambil menunggu balasan Vivi dan mencoba untuk tenang, Kristan mengerjakan tugas kantor sambil merefleksikan dirinya. Apakah yang selama ini dia buat adalah salah? Bagaimana caranya agar hubungannya dengan Jeslyn kembali baik? Tiba tiba dia teringat akan nenek misterius itu. Dia juga menjadi sadar dengan apa yang dimaksud nenek misterius itu. Kristan segera mengambil kertas dan pulpen dan mulai menulis. Apakah yang ditulis Kristan?


__ADS_2