PASANGAN Idaman Semua Orang

PASANGAN Idaman Semua Orang
Chapter 51 - Kesalahpahaman -


__ADS_3

"A - apa yang kamu lakukan? Ce - cepat turuun!" kata Jeslyn yang sedikit melemas saat Kristan bernafas ditelinga Jeslyn.


Tok tok...


"SIAPA?!?" tanya Kristan yang kesal. Namun tidak ada yang menjawab sehingga Kristan bangkit lalu menuju ke pintu untuk membukanya. Setelah pintu dibuka, sebuah tangan melayang tiba tiba dan menampar Kristan.


Plak!


Mendengar tamparan itu, Jeslyn pun ikut bangkit karena terkejut. Dia berjalan cepat ke arah pintu dan melihat apa yang terjadi. Bibi Kristan, ibu Jessica datang dan menampar Kristan tanpa alasan.


"Bi, apa yang bibi lakukan? Mengapa menampar Kristan??" tanya Jeslyn yang berusaha melindungi Kristan.


"Dasar keponakan sial*n! Beraninya menggoda putriku dan mengajarinya pelajaran sesat. Setelah itu kau tidak bertanggung jawab! Kau minggir! Gara gara kau juga, putriku harus menderita selama ini! Kalian berdua brengs*k!!" lanjut bibi lagi yang marah,


"Hah? Apa maksudnya bi? Kami melakukan kesalahan apa pada putri anda? Kristan tidak bertanggung jawab apa atas Jessica? Emang Jessica yang mulai duluan bi, dia mau merebut suamiku" kata Jeslyn yang mengatakan sebenarnya.


"Aku juga tidak pernah menggoda dan memberikan Jessica pelajaran sesat! Aku melakukan kesalahan apa sampai sampai harus bertanggung jawab pada Jessica?" sambung Kristan.

__ADS_1


"Kau yang merebut Kristan dari Jessica! Jessica sudah menyukai Kristan sejak lama namun karena kau menikah dengannya Jessica menjadi gila setiap hari sampai dokter mengatakan dia mengalami gangguan mental. Setiap hari saat melihatmu bersama Kristan, dadanya terasa sesak sampai sampai dia harus minum obat. Hatiku juga sakit melihat putriku sengsara seperti itu!" jawab mama Jessica.


"Bi, aku tidak ada rasa cinta pada Jessica sama sekali. Aku hanya menganggapnya sebagai sepupuku" kata Kristan yang serius.


"Kau gila ya?! Dia cuma orang asing yang tiba tiba dinikahkan denganmu! Jessica sudah menemanimu dari kecil Kristan... Bisakah kau memberikan kesempatan pada Jessica? Huhuhu... Bibi mohon Kristan" mohon mama Jessica.


"Tidak" jawab Kristan singkat. Tangan mama Jessica lagi lagi melayang diudara, namun arahnya bukan ke Kristan.


"Apa yang bibi lakukan?! Bibi kalau kesal padaku pukul saja aku! Aku tidak mengizinkan siapa pun menyentuh bahkan memukul istriku!" bentak Kristan yang berhasil menahan tangan bibinya itu.


"Kau sial*n!! Pergi kau dari keluarga kami! Gara gara kau, putriku menjadi lebih sengsara! AKU TIDAK RELA!!" bentak bibi Kristan. Jeslyn tidak bisa berkata kata, kalimat bibinya menusuk sampai ke lubuk hati terdalam.


"VIOLYN!" teriak ayah mertua Jeslyn.


"Kenapa kau menampar anakku, menyalahkan menantuku dan memarahi mereka berdua? Kita bisa bicarakan baik baik tanpa kekerasan dan melihat rekaman CCTV! Apa kau sadar dengan tindakanmu ini Violyn?" lanjut papa Gabriel. Mama Jessica, Violyn, terdiam sesaat dan merenungkan diri. Lalu dia mengajak semuanya untuk ke ruang CCTV untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.


"Kristan... Sebenarnya kenapa ini? Bisa kau ceritakan masa lalumu dengan Jessica padaku?" bisik Jeslyn dalam perjalanan menuju ruang CCTV.

__ADS_1


"Saat kecil aku bertemu Jessica dan selalu bermain setiap hari dengannya. Aku selalu mencarinya, menunggunya, dan mengikutinya karena temanku hanya dia. Kita juga 1 SD, lalu bertemu kembali di Universitas yang sama. Aku baru tahu dia adalah sepupuku saat kami baru mau masuk universitas. Dan setelah berkuliah 2 bulan, ia menyatakan perasaanya padaku tapi aku menolak. Aku bilang kalau kita itu sepupu dan punya hubungan darah, kita tidak boleh bersama. Namun dia salah paham bahwa aku mencintainya tapi tidak ingin melanggar aturan keluarga. Dia terus terusan menggangguku saat kuliah meski aku sudah menolaknya berulang kali. Aku tidak berani memarahinya dengan nada tinggi karena dia temanku yang pertama" kata Kristan.


"Ah.. Shit!" gumam Jeslyn dengan suara kecil sambil memutar kedua bola matanya.


"Aku tidak pernah menggodanya dan selalu memberikan sikap menolak. Aku juga tidak tahu dia mengalami gangguan mental karenaku. Maaf, gara gara aku, kau jadi kena imbasnya juga. Semuanya salahku... Banyak orang yang terluka karena diriku" lanjut Kristan.


"Tidak! Jangan salahkan dirimu terus! Aku akan membantumu, aku istrimu! Aku akan membantumu! Masalah ini pasti ada jalan keluarnya. Jessica tidak mau menerima kenyataan tentang pernikahanmu dan dia juga tidak mau menerima pria pria yang menembaknya. Berarti kita harus cari tahu pria seperti apa yang disukai Jessica lalu membuat mereka bertemu. Mungkin saja setelah itu Jessica akan berpindah hati!" balas Jeslyn.


"Tapi... Apa kau tidak ada rasa cinta pada Jessica?" tanya Jeslyn ragu ragu.


"Tidak" balas Kristan cepat dan singkat. Percakapan diantara mereka berdua pun berakhir. Masing masing sibuk dengan pemikirannya, berusaha mencari jalan keluar yang tidak membuat masalah menjadi lebih besar.


Diruang CCTV


Setelah mendapat izin, penjaga CCTV menampilkan rekaman CCTV beberapa menit yang lalu. Disaat mereka bertemu dan pertengkaran terjadi, semuanya diperlihatkan. Namun suara mereka tidak terdengar, itu dikarenakan mic CCTV tersebut rusak dan sudah lama tidak diperbaiki. Di dalam CCTV itu, terlihat bahwa Jeslyn yang menyiksa Jessica, padahal jika suaranya ada mungkin mereka akan tahu apa yang terjadi dan siapa yang salah dalam hal ini.


"Lihat! Menantumu menindas putriku! Apa salahnya putriku? Kenapa kau melakukan itu Jeslyn? Kau iri? Dia cantik dan banyak yang menyukainya? Atau kau membencinya karena Kristan tidak mencintaimu lalu menggoda Jessica?" tanya bibi Kristan.

__ADS_1


"Bukan begitu bi, suara CCTV nya tidak ada. Kenyataannya tidak seperti itu! Jessica memang menyapaku lalu aku bertanya beberapa hal lalu dia tiba tiba marah dan kata katanya juga membuatku kesal. Makanya aku tadi bertindak sedikit supaya dia bisa jinak tapi dia malah makin ngelunjak dan dia sampai mau melemparkanku vas. Kami membahas mengenai Kristan, dia bilang dia yang pertama mengenal Kristan dan selalu bersamanya dari kecil tapi mengapa bukan dia yang menjadi istrinya. Teman masa kecil kan belum tentu akan menjadi pasangan kita dimasa depan? Sekarang Kristan sudah menikah dan punya istri, aku sebagai istrinya apa harus diam jika ada orang yang ingin merebut suamiku? Jika bibi diposisiku apa yang akan bibi lakukan?" balas Jeslyn yang menjelaskan panjang lebar.


"Kamu dengarkan Violyn? Menantuku cuma mau menjaga agar suaminya tidak direbut darinya! Kalau aku diposisi menantuku aku juga pasti akan melakukan itu! Soal Jessica, kita akan mencari cara agar kesehatan mentalnya menjadi baik kembali. Jadi, berhenti memaki anak dan menantuku!" bela mama Jane.


__ADS_2