PASANGAN Idaman Semua Orang

PASANGAN Idaman Semua Orang
Chapter 37 - Mama Mertua Tercintah -


__ADS_3

"Eh g - gak ada. Cuma kan aku lagi gak beres jadi kamu harus disampingku menjagaku" jawab Kristan sambil memalingkan wajahnya.


"Kamu mengaku juga kalau kamu gak beres ya?" batin Jeslyn. Kristan pun melanjutkan makan malamnya dan Jeslyn duduk terdiam sambil memainkan ponselnya.


...******* CHATINGAN JESLYN *******...


Mama Mertua POV : Jeslyn, apakah kalian berdua sibuk?


Jeslyn POV : Emm tadi aku ada ambil cuti 2 hari karena aku lagi gak enak badan ma๐Ÿ˜…. Kalau Kristan...


Mama Mertua POV : Ooo... Terus Kristan???


Jeslyn POV : Emm Kristan tadi trauma nya kambuh ma... Jadi aku akan menyuruhnya untuk cuti beberapa hari juga๐Ÿ˜Š.


Mama Mertua POV : Oo begitu...


Jeslyn POV : Memang nya ada apa ma?


Mama Mertua POV : Gini, minggu depan itu ada acara keluarga kita, keluarga besar dari suami kamu. Jadi mama mau kasih info agar kalian nanti datang, acaranya jam 7 malam di hotel xx.


Jeslyn POV : Oo oke ma, nanti aku sampaikan ke Kristan.


Mama Mertua POV : Jeslyn...


Jeslyn POV : Iya ma??


Mama Mertua POV : Mama minta tolong ya jagain Kristan. Mama takut Kristan jadi gila beneran sampai mau bunuh diri karena masa lalunya...


Jeslyn POV : Mama tenang saja, Jeslyn akan menjaga Kristan dan membuatnya melupakan masa lalu. Agar dia tidak terus menerus terjebak dimasa itu dan menyalahkan dirinya sendiri. Jeslyn juga ikut sedih lihat Kristan yang tersiksa setiap traumanya kambuh...


Mama Mertua POV : Iya sayang kita sama... Mama juga takut Kristan kenapa napa, mama minta tolong ya


Jeslyn POV : Iya ma, aku pasti jagain Kristan kok hehe๐Ÿ˜„


Mama Mertua POV : Bagaimana hubungan kalian?


Jeslyn POV : Baik kok ma, mama sama papa disana apa kabar?


Mama Mertua POV : Baik kok. Ngomong ngomong... apa kalian sudah mulai memupuk cinta?๐Ÿ‘‰๐Ÿป๐Ÿ‘ˆ๐Ÿป

__ADS_1


Jeslyn POV : Eh... Entahlah ma๐Ÿ˜…


Mama Mertua POV : Haiissh... Mama mau punya cucu sayang, bisakah kau memberikan cucu untuk mama?๐Ÿ˜—


Jeslyn POV : ... Em...


Mama Mertua POV : Tidak apa, kalian beradaptasilah dulu. Mama akan mendoakan kalian supaya kalian langgeng๐Ÿ˜š


Jeslyn POV : HAHAHA makasih doanya ma๐Ÿ˜—


Mama Mertua POV : Nanti kalau udah punya cucu kira kira mirip siapa ya? Mirip kamu apa mirip Kristan? Kamu mau anak cowok atau cewek?


Jeslyn POV : Kalau Jeslyn sih pengen anak pertamanya laki laki๐Ÿ˜ถ


Mama Mertua POV : Wah mama juga mau anak laki laki tuh! HAHAHA! Mama teringat wajah Kristan saat masih kecil. Pipinya sangat tembem dan imut waktu itu๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


Jeslyn POV : Iya benar ma. Aku udah liat fotonya waktu kecil, dia menggemaskan sekali. HAHAHA๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


Mama Mertua POV : Kamu mau liat fotonya yang lain gak? Mama punya nih๐Ÿ˜Œ


Jeslyn POV : Mauuuu๐Ÿ‘‰๐Ÿป๐Ÿ‘ˆ๐Ÿป


Mama Mertua POV : Oke sudah dulu ya nak Jeslyn... Mama mau makan malam sama papa๐Ÿ˜˜


Jeslyn POV : Iya ma, selamat makan๐Ÿ˜˜


Tanpa Jeslyn sadari, Kristan berhenti makan karena melihat Jeslyn tersenyum senyum sendiri pada ponselnya. Dia mengintip ponsel Jeslyn dan melihat percakapannya dengan mamanya barusan. Jeslyn sedang memandangi foto Kristan saat masih kecil dan tertawa karena melihat Kristan yang begitu menggemaskan.


"Hei kenapa mama memberikan foto itu padamu!" kata Kristan tiba tiba yang mengagetkan Jeslyn. Kristan segera merampas ponsel Jeslyn dari tangannya. Jeslyn berusaha untuk memgambil ponselnya kembali namun dia tak dapat menggapainya karena Kristan terlalu tinggi.


"Kristan kembalikan!" ucap Jesyn yang kesal.


"Ini foto memalukan banget. Kamu gak boleh simpan! Hapus!!" perintah Kristan yang malu setengah hidup.


"Aku gak mau!" balas Jeslyn sambil masih berusaha menggapai ponselnya.


"Kalau gitu biar aku yang hapus!" balas Kristan,


"TERSERAH!!" teriak Jeslyn lalu pergi. Ia pergi dengan amarah meninggalkan Kristan dan masuk ke kamar sebelah kamar Kristan. Kristan berusaha menghentikan Jeslyn namun gerakan Jeslyn terlalu cepat.

__ADS_1


"Jeslyn buka pintunya!" pinta Kristan,


"Gak!" balas Jeslyn kesal. Kristan menghembuskan nafas dan menenangkan diri.


"Sayang biarkan aku masuk, aku tidak akan menghapus foto ini. Aku ingin mengembalikan ponselmu" kata Kristan dengan lembut. Jeslyn langsung mendekati pintu dan membukanya. Kristan menyodorkan ponsel Jeslyn dan Jeslyn mengambil kembali ponselnya dengan keras. Lalu kembali menutup pintu dan meninggalkan Kristan diluar kamar. Untungnya diluar kamar bukan diluar rumah ye kan?


Kristan terdiam di luar kamar dan salah satu tangannya memegang pintu kamar Jeslyn. Kristan menunduk dengan wajah sedikit sedih, berharap Jeslyn akan keluar dan memberikannnya pelukan hangat. Jeslyn sendiri sedang bersandar membelakangi pintu sambil mengecek ponselnya. Foto itu masih aman dan lagi lagi Jeslyn tertawa kecil namun cepat reda. Melihat foto itu mengingatkan nya Kristan sekarang. Berharap rumah tangganya dapat berjalan lancar dan hidup bahagia.


Tiba tiba Jeslyn membuka pintu dan tangan Kristan melayang di depannya. Keduanya saling bertatapan kebingungan.


"Tanganmu mau apa?" tanya Jeslyn dingin.


"Mau memelukmu" ucap Kristan lalu langsung memeluk Jeslyn dengan erat. Jeslyn yang awalnya ingin menghindar malah tidak bisa karena sudah masuk dalam pelukan Kristan yang hangat.


"Maaf, kalau kamu suka foto itu maka ambilah" kata Kristan yang masih memeluk Jeslyn. Hati Jeslyn merasa bersalah karena sudah membuat Kristan merasa bersalah lagi. Dia pun memeluk balik Kristan sambil mengelus elus punggungnya. Kristan terkejut akan elusan yang Jeslyn berikan.


"Sudahlah, lupakan itu. Tadi mama bilang ada acara kumpul keluarga besar kamu minggu depan. Kamu bisakan? Kalau aku bisa sih" kata Jeslyn tiba tiba. Kristan mulai berpikir lalu akhirnya dia setuju untuk datang ke acara itu.


"Aku pengen nanya sesuatu boleh gak?" tanya Jeslyn tiba tiba.


"Boleh, tanyalah" balas Kristan. Jeslyn mempersilahkan Kristan untuk masuk ke kamarnya dan menyuruhnya duduk di sofa.


"Ini soal pertemuan paling pertama kita..." kata Jeslyn yang agak gugup.


"Bisa kau ceritakan kembali saat pertama kali kita bertemu? Dan mengapa kau jatuh hati padaku saat pandangan pertama?" tanya Jeslyn yang agak malu.


"Oh iya tadi aku lihat kamu jadi akrab banget sama mama aku. Kok bisa?" tanya Kristan tiba tiba.


"Ya karna dia kan mama mertuaku, sekarang sudah ku anggap mamaku sendiri. Aku harus akrab sama mamaku agar komunikasi dan rumah tangga yang harmonis tetap berjalan. Kamu ngapain mengalihkan topik hah?!" balas Jeslyn ketus.


"Aku bukan mengalihkan topik, hanya keingat dan ingin tahu doang" balas Kristan biasa saja.


"Ya udah ceritain pertemuan paling pertama kita cepat!" lanjut Jeslyn kesal. Kristan tersenyum lalu bersandar pada sofa. Dia menarik nafas panjang lalu menghembuskannya. Dan dia pun mulai menceritakan masa lalu mereka saat pertama bertemu.


...Pada tahun 2022,...


...6 tahun yang lalu...


Pada tahun baru China atau yang biasa kita kenal dengan hari raya imlek. Orang orang yang merayakannya kumpul bersama keluarga besar mereka di satu atap, melakukan upacara adat lalu makan bersama dan para orang tua saling memberi angpao pada keponakan mereka.

__ADS_1


"JESLYN!" teriak ayah Jeslyn memanggil putrinya.


__ADS_2