Pembalasan Dendam Putri Jenderal Perang

Pembalasan Dendam Putri Jenderal Perang
TERKEJUT


__ADS_3

Dipaviliun anggrek, selir Hien menyetujui keingginan putra semata wayangnya itu. Apalagi dia juga ingin menyelidiki sendiri apa benar Han Wu Ying yang mengelola butik baru tersebut adalah keponakannya.


Melihat pakaian yang baru dibeli oleh putri kedua Ming Liew memiliki sulaman halus seperti cirri khas yang dimiliki oleh keluarga Han.


“ Jika benar itu dia, maka kau harus segera menyingkirkannya secepatnya sebelum dia mengacaukan semua rencanaku…..”, batin selir Hien tajam.


Dia tak mau rencana perebutan posisi putra mahkota yang sudah ada dalam genggamannya hancur oleh kehadiran Han Wu Ying.


“ Baiklah, besok ibu akan coba kesana….”


“ Kebetulan ibu juga tertarik dengan gaun yang dibuta oleh butik itu….”, ucap selir Hien lembut.


“ Terimakasih ibunda….”


“ Ananda percayakan semuanya pada ibunda….”, ucap pangeran kedua Ming Shin lega.


Sekarang dia tinggal menyusun rencana berikutnya seandainya pendekatan yang dibuat oleh ibundanya gagal.


Dengan mendapatkan Jiang Xia Yan maka secara otomatis dia juga akan mendapatkan kekuatan militer keluarga Jiang yang saat ini dipegang oleh Jiang Shing.


Bahkan dimasa depan dia mungkin juga bisa mendapatkan kekuatan militer dari keluarga Xiao, milik keluarga besar jenderal wanita Xiao Mei.


Dengan adanya kekuatan militer besar ditangannya, maka kursi kekuasaan sudah bisa dipastikan akan menjadi miliknya.


Mengingat jika kekuasaan akan segera berada dalam genggamannya, pangeran kedua Ming Shin pun sudah tak sabar ingin mendapatkan Jiang Xia Yan secepatnya.


Sementara itu, Jiag Xia Yan yang sedang beristirahat ditaman samping halaman tempat tinggalnya tiba – tiba didatangi burung kenari putih membawakan informasi dari kediaman pangeran kedua Ming Shin.


“ Cih…mau mendapatkanku….”


“ Itu tak akan mudah ferguso….”, guman Jiang Xia Yan jijik.


Tapi, setelah mengingat kembali bagaimana sang pemilik tubuh dan Wusia Jia yang juga dikhianati reinkarnasi pengeran kedua Ming Shin membuat Jiang Xia Yan memiliki rencana licik.


“ Apa aku harus membuatnya jatuh cinta dan langsung menghempaskannya begitu perasaannya sedang dalam – dalamnya….”


“ Kurasa itu adalah ide yang cukup menarik….”, guman Jiang Xia Yan menyeringai licik.


Tak disangka semua kata yang dia ucapkan tadi membuat lelaki yang ada disampingnya tersebut menggeram marah.


“ Siapa yang ingin kamu buat jatuh cinta ?....”, tanya kaisar Ru Xie Chang geram.


“ Kamu….”


“ Bagaimana bisa ?....”, ucap Jiang Xia Yan terbelalak karena terkejut.


Namun sedetik kemudian dia sadar jika lelaki yang ada dihadapannya itu lebih hebat dari dirinya dan tentunya ilmu sihir yang dimilikinya lebih kuat jadi dia bisa dengan mudah menerobos pelindung sihir yang dimilikinya.

__ADS_1


“ Jangan mengalihkan pembicaraan….”


“ Katakan…..”


“ Siapa yang akan kamu buat jatuh cinta….”, ucapnya tajam.


“ Haishhh….”


“ Ini adalah urusanku jadi jangan ikut campur….”, ucap Jiang Xia Yan bersiap untuk pergi.


Namun lagi – lagi pergerakannya langsung dihentikan oleh kaisar Ru Xie Chang yang langsung mengukung tubuh munggil Jiang Xia Yan dengan kedua tangannya di pohon beringin yang ada ditaman.


“ Katakan atau kamu akan menyesal telah mengabaikanku Yan’er….”, ucap kaisar Ru Xie Chang penuh penekanan.


“ Baiklah…baiklah…aku akan mengatakannya….”


“ Sekarang bebaskan aku….”, ucap Jiang Xia Yan sambil mendorong tubuh kaisar Ru Xie Chang dengan wajah kesal.


Tak ingin membuat lelaki tampan yang ada dihadapannya itu marah dan berbuat yang aneh – aneh kepadanya, Jiang Xia Yan pun menceritakan semuanya.


“ Tidak….”


“ Aku menentang rencanamu yang satu ini….”,tolak kaisar Ru Xie Chang tegas.


Bagaimanapun lelaki itu sudah pernah mendengar rumor jika gadisnya dulu sempat tergila – gila dengan pangeran kedua Ming Shin.


“ Kenapa kamu menentangku….”


“ Bukankah kamu pernah bilang akan selalu mendukung setiap keputusan yang akan aku ambil….”, ucap Jiang Xia Yan merajuk.


“ Untuk semua hal iya….”


“ Tapi tidak dengan bermain perasaan terhadap pangeran kedua Ming Shin….”, ucapnya penuh kecemburuan.


Jiang Xia Yan kembali melotot tak percaya waktu melihat jika seorang kaisar dingin dan kejam bisa merajuk manja seperti itu.


Bahkan sekarang tingkahnya sudah seperti anak kecil yang ngambek karena tak dibelikan mainan oleh orang tuanya.


“ Jangan katakan jika kamu cemburu….”, ucap Jiang Xia Yan memastikan.


Melihat jika gadis yang ada dihadapannya sama sekali tidak peka membuat kaisar Ru Xie Chang merasa gemas.


“ Yan’er….”


“ Kamu benar – benar tidak tahu atau hanya pura – pura ?....”, tanya kaisar Ru Xie Chang gusar.


Glekkk….

__ADS_1


Bukannya tidak peka, hanya saja Jiang Xia Yan masih belum siap untuk membuka hatinya meski dia merasa nyaman berada didekat lelaki nomor satu di kekaisaran Ru tersebut.


Dapat Jiang Xia Yan akui jika dirinya memang pengecut jika menyangkut masalah hati seperti ini karena tak ingin terluka.


“ Apa kamu cukup senggang hingga bisa mengunjungiku sore hari begini….”, ucap Jiang Xia Yan mencoba mengalihkan pembicaraan.


Tapi tampaknya hal tersebut sama sekali tak berpengaruh, kaisar Ru Xia Yan terus mengejar Jiang Xia Yan hingga memberi jawaban pasti akan pertanyaannya.


Melihat jika gadis yang ada dihadapannya itu tak akan pernah menjawab pertanyaannya, maka kaisar Ru Xie Chang yang menyadari jika Jiang Shing berjalan kearah mereka langsung menyambutnya.


Jiang Xia Yan langsung menoleh tajam waktu melihat kaisar Ru Xie Chang tiba – tiba meninggalkannya begitu saja.


Dan dia kembali dibuat terkejut waktu melihat laki – laki tersebut menyapa dan mengajak ayahnya berbicara.


“ Oh no….”


“ Ini tak bagus….”, guman Jiang Xia Yan panik.


Diapun langsung pergi menyusul kaisar Ru Xie Chang yang sudah dibawah ayahnya menuju halaman rumahnya.


Sesampainya dihalaman rumah orang tuanya dapat Jiang Xia Yan lihat disana sudah ada Xiao Mei dan Jiang Chen yang tengah bersantai sambil menikmati kudapan yang tersedia diatas meja.


Ehem….


Setelah berdehem satu kali, Jiang Shing langsung mempersilahkan orang nomor satu dikekaisaran Ru tersebut untuk duduk dan menjelaskan maksud kedatangannya.


“ Sebelumnya saya minta maaf karena datang ke kediaman jenderal secara mendadak…”


“ Maksud dan tujuan kedatangan saya kemari adalah untuk meminang putri anda sebagai permaisuri kekaisaran Ru….”, ucap kaisar Ru Xie Chang sopan.


Tentu saja Jiang Shing dan istri serta Jiang Chen sangat terkejut mendengar hal tersebut, terutama Jiang Xia Yan yang hanya bisa melotot tak percaya melihat kenekatan kaisar Ru Xie Chang meminang dirinya.


“ Yang Mulia tidak bercanda kan ?....”, ucap Xiao Mei berusaha meyakinkan.


Meski keduanya pernah bertemu dengan kaisar Ru Xie Chang pada waktu berkunjung kekaisaran Ru, tapi mereka sama sekali tak menyangka jika lelaki hebat tersebut ternyata memiliki kedekatan emosional dengan putrinya.


“ Dalam waktu dekat, saya akan meminang Jiag Xia Yan secara resmi dengan membawa mahar ke kekaisaran Ming….”, ucap kaisar Rui Xie Chang menambahkan.


Xiao Mei yang sangat terkejut tak bisa berkata apapun waktu kaisar Ru Xie Chang sudah membahas mahar pernikahan untuk putrinya.


“ Sebagai orang tua saya sangat menghargai keputusan putri kami….”


“ Jadi, tolong beri kami waktu untuk mendiskusikannya….”, ucap Jiang Shing bijak.


Jiang Xia Yan cukup lega waktu ayahnya tak langsung menerima pinangan yang diberikan oleh kaisar Ru Xia Chang.


Jujur saja, Jiang Xia Yan masih belum siap untuk menikah dan membina rumah tangga diusia semudah ini.

__ADS_1


Apalagi rencana balas dendamnya belum sepenuhnya terlaksana dan masih banyak hal lainnya yang perlu dia lakukan terutama tentang bisnis pakaian yang baru saja dirintisnya disini.


__ADS_2