Pembalasan Dendam Putri Jenderal Perang

Pembalasan Dendam Putri Jenderal Perang
SERANGAN FAJAR


__ADS_3

Malam berselimut kabut tebal membuat jarak pandang menjadi menipis. Hal tersebut tentu saja sangat menguntungkan bagi pasukan kekaisaran Ru untuk menyerang.


Jiang Xia Yan yang sudah menyelesaikan tugasnya segera membantu para pasukan kekaisaran Ru dengan memberikan tembok sihir agar kedatangan para pasukan tak bisa terdeteksi.


Karena aliran sungai cukup panjang maka Jiang Xia Yan membagi tugas dengan kaisar Ru Xie Chang hingga pada akhirnya mereka bertemu di tengah – tengah dimana tempat tersebut merupakan perbatasan wilayah kekaisaran Ru dan kekaisaran Ming serta basis utama kamp para penganut sihir kuno terlarang.


Untuk kekaisaran Ming, Jiang Xia Yan sudah membereskan sejumlah penjaga yang ada sehingga tidak akan ada yang mencurigai pergerakan tersebut dibantu dengan Yuyun dan lima orang pengawal bayangan milik kaisar Ru Xie Chang yang mendampinginya.


Malam semakin larut, para pengikut sihir kuno sama sekali tak bisa mendeteksi puluhan tentara berjalan mendekati kamp persembunyian mereka.


Semua orang terlihat sedang terlelap dan hanya menyisakan beberapa orang saja yang terlihat berjaga diluar sambil mengawasi keadaan sekitar dengan awas.


Pasukan yang telah tiba dilokasi segera menggunakan ilmu sihir penghilang raga dan langsung melumpuhkan satu persatu orang dan menghancurkan meridian mereka.


Setelah semua berhasil dilumpuhkan, kamp tersebut segera dibakar habis dan hanya menyisakan suara teriakan kesakitan dan kepulan asap hitam diudara.


Hal tersebut terjadi serempak sehingga aliran sungai yang menghubungkan antara kekaisaran Ming dengan kekaisaran Ru menjadi terang seperti ada perayaan disana.


Ru Tang yang berhasil kabur langsung terbelalak waktu melihat satu persatu kamp yang telah dipersiapkannya cukup lama hangus dilahap api hingga tak menyisakan apapun selain debu yang hilang dibawa angin.


“ Brengsek !!!....”


“ Siapa yang berani melakukan hal ini kepadaku !!!....”, teriak Ru Tang penuh amarah.


Hanya kekaisaran Ru saja yang bisa melakukan hal tersebut. Tetapi dia juga tak yakin jika keponakannya kaisar Ru Xie Chang melakukan hal ini sendiri.


Pasti ada orang lain yang membantunya dibelakang, tapi siapa orang itu Ru Tang sampai saat ini tak bisa menebaknya dengan pasti.


Yang jelas orang hebat tersebut juga berada di kekaisaran Ming karena dia bisa merasakan aura yang sangat kuat waktu kekuatan sihirnya dihentikan tadi.


Jika tidak, maka dia bisa langsung menghabisi kaisar Ming Qin saat itu juga. Meski begitu, dia masih bisa lolos dan bertekad untuk mencari tahu siapa dalang dibalik kehancurannya hari ini.


Sementara ditempat lain, Ming Ming segera menarik pangeran kedua Ming Shin pergi dengan teleportasi dan meninggalkan kaisar Ming Qin yang hendak menyerang keduanya.


Untuk sementara dia akan pergi ketempat aman terlebih dahulu sambil membuat rencana selanjutnya karena sangat menyadari jika kaisar Ming Qin tak akan melepaskan mereka begitu saja.

__ADS_1


“ Aku tak menyangka jika Ming Shin memiliki saudara kembar identik dan menguasai ilmu sihir….”


“ Jadi perkataan permaisuri Lihua benar jika Ming Shin kemungkinan bukanlah anak kandungku….”, guman kaisar Ming Qin penuh kekecewaan.


Untungnya dia segera dibukakan mata sehingga tak terjebak dalam trik licik selir Hien dan pangeran kedua Ming Shin.


Padahal dia berencana ingin memberikan posisi putra mahkota kepada pangeran Ming Shin karena dianggap anak keduanya itu tak terlalu membahayakan dan berambisi seperti anaknya yang lain.


Jika sudah begini kaisar Ming Qin hanya bisa mengandalkan putra pertamanya pangeran Ming Zheting untuk menduduki posisi sebagai putra mahkota.


Meski putra pertamanya itu sakit – sakitan, tapi setidaknya ambisinya tak terlalu membahayakan kaisar Ming Qin.


Apalagi kaisar Ming Qin sangat tahu jika pemikiran pangeran Ming Zheting selama ini selalu dikendalikan oleh permaisuri Yihua.


Selema kaisar Ming Qin bisa mengenggam permaisuri Yihua maka dia bisa mengendalikan pangeran Ming Zheting dengan mudah.


Memikirkan hal tersebut, kaisar Min Qin pun bertekad untuk segera mengumumkan hal tersebut kepada masyarakat luas secepatnya.


Kaisar juga akan mengumumkan dan memberikan hukuman berat bagi para pejabat yang diam – diam menyiapkan pemberontakan di belakangnya.


“ Siapa menurutmu yang telah membocorkan informasi ini pada ayahanda ?....”, tanya pangeran kedua Ming Shin penasaran.


Ming Ming hanya bisa terdiam dengan tatapan tajam kedepan sambil mengepalkan kedua tangannya hingga buku – buku jarinya memutih.


Dia merasa jika orang yang menuntun kaisar Ming Qin bukanlah orang biasa karena dia bisa membuat kedatangan ayahandanya itu tak bisa dia deteksi.


“ Siapa menurutmu dikekaisaran Ming yang memiliki ilmu sihir yang kuat selain aku ?....”, tanya Ming Ming tajam.


“ Kurasa, para pengikut Ru Tang….”


“ Jika dipikir – pikir lagi, para pengikut Ru Tang bukannya beberapa bulan ini terlalu bebas berkeliaran dikekaisaran Ming….”


“ Apa kamu mencurigai mereka ?....”, tanya pangerang kedua Ming Shin dengan tatapan penuh selidik.


“ Hanya mereka lah yang bisa memblokirku….”

__ADS_1


“ Jika tidak, kita tak akan mungkin bisa tertangkap basah seperti ini….”, ucap Ming Ming geram.


Pangeran kedua Ming Shin membenarkan perkataan saudara kembarnya tersebut. Karena selama ini para pengikutnya merupakan orang yang setia.


Jadi tidak mungkin bagi mereka untuk berkhianat, apalagi di kondisi krusial seperti ini. Berkhianat sekarang tentunya akan sangat merugikan mereka.


Karena mereka tidak akan mendapatkan apapun dari kerja keras mereka selama ini selain kematian jika berani melakukan hal tersebut.


Tiba – tiba ada sosok bayangan hitam datang berjongkok dengan sikap hormat dihadapan pangeran kedua Ming Shin.


“ Ada apa ?....”, tanya pangeran kedua Ming Shin tajam.


Pengawal bayangan milik pangeran Ming Shin tersebut segera menceritakan semua hal yang telah terjadi di paviliun Anggrek.


Tentu saja pangeran kedua Ming Shin dan Ming Ming sangat terkejut jika semua hal ini adalah ulah permaisuri Yihua.


“ Tidak mungkin permaisuri Yihua bisa mengetahui ini semua jika tidak ada yang menuntunnya dari belakang…..”, ucap Ming Ming penuh amarah.


Diantara semua pangeran yang ada hanya pangeran Ming Zheting lah yang dianggap tidak kompeten dan sama sekali tidak membahayakan.


Jadi mengetahui jika permaisuri Yihua merupakan dalang dibalik semua ini, Ming Ming jelas tak mungkin mempercayainya begitu saja.


“ Aku harus mencari Ru Tang dan memperjelas semuanya….”, ucap Ming Ming dengan penuh emosi.


Diapun segera pergi meninggalkan kembarannya untuk mencari tahu kebenaran dibalik serangan fajar kali ini.


Pangeran kedua Ming Shin terlihat berpikir keras untuk bisa keluar dari permasalahan ini secepatnya dan menyelamatkan ibundanya.


Tapi mengingat betapa kaisar Ming Qin sangat marah mengenai setelah mengetahui kebenaran ini maka sangat tidak mudah untuknya mendapatkan pengampunan dari ayahanda kaisar.


“ Sial !!!!....”


“ Siapa orang yang berani mengacaukan rencana besarku ini !!!!....”, ucap pangeran kedua Ming Shin penuh amarah.


Diapun segera memerintahkan pengawal bayangannya untuk kembali keistana dan memantau semua pergerakan yang ada, terutama permaisuri Yihua dan pangeran Ming Zheting.

__ADS_1


__ADS_2