Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl
Bab 15 Sama - sama Beku


__ADS_3

.


Rara menghela nafasnya panjang untuk menetralkan emosinya. Kata - kata halus dan sopan sudah dia susun dikepalanya. Bagaimanpun juga dia tidak mau bersikap kurang ajar didepan Tuan Andika. Salah langkah bisa – bisa dia dijebloskan kepenjara mau ditaruh dimana nama baiknya selama ini.


“ Mohon maaf yang sebesar – besarnya Tuan saya tidak sanggup untuk menjadi sekertaris Anda, Dengan sangat mennyesal saya akan mengundurkan diri dari perusahaan ini” Ucap Rara mencoba menyampaikannya setenang mungkin tanpa ada kemarahan. Rara berharap dengan berbicara sehalus mungkin bisa melembutkan hati CEO nya yang terkenal arogan.


“Masudmu” Tanya Tuan Andika dengan tatapan tajam mengintimidasi lawan.


“Saya mohon maaf yang sebesar besarnya Tuan, Saya ingin mengundurkan diri dari perusahaan…….”


BRAK!!!


Belum selesai Rara berbicara tetapi kalimatnya sudah terpotong oleh gebrakan meja yang dilakukan oleh Tuan Andika sebagai tersangkanya. Rara sampai terjingkrak saking kagetnya. Padahal bukan reaksi ini yang ada dibayangan Rara. Bukankah Rara sudah berbicara halus, sopan dan tenang agar tidak terlihat seperti pembrontak tapi kenapa Tuannya ini tetap emosi begini batinnya.


“ Apa kamu lupa masa kontrakmu masih 6 bulan? Dan jika kamu berhenti bekerja sebelum masa kontrak berakhir apa kamu sudah tau konsekuensinya?” Tanyanya masih dengan tatapan tajam


“ Iya Tuan saya tau, dan sebagai konsekuensinya saya akan dikenakan denda pinalty” Ucap Rara menjeda ucapanya.


“ Saya akan membayar denda pinalty sesuai dengan kesepakatannya” ucapnya setenang mungkin


Ha… Ha… Haaa


Tuan Andika tertawa mengejek mencoba mengintimidasi lawan, mencoba menutupi ketakutannya bagaimana jika Rara benar benar mengundurkan diri. Bagaimanapun juga Tuan Andika sadar Rara mampu untuk membayar pinalty tersebut dia tahu betul kemampuan keluarga Rara. Andika berjalan menjauh dari Rara dia mengampil pesawat telephone dimejanya untuk menghubungi seseorang. Namun Rara tak bergeming dia mencoba tetap tenang tidak terpengaruh dengan yang dilakukan Tuannya.


“David keruanganku” Ucapnya dingin

__ADS_1


“ Dan bawa surat perjanjian kontrak kerja Sekertaris CEO” sambungnya lagi dan langsung menutupnya tanpa menunggu tanggapan dari asistennya David.


Diruangan berbeda masih dilantai yang sama tepatnya diruangan asisten CEO David mengulas senyum. Akhirnya ada juga yang menolak keinginan bosnya pikirnya. Rara memang lawan yang sepadan untuk Tuanya. David mengambil Surat Kontrak kerja Citra Maharani (Rara) disana tertulis jabatan Rara sebagai Sekertaris CEO bukan sebagai asisten manager jabatan yang selama ini disandang Rara. David yakin Rara pasti akan kaget melihat surat kontrak kerjasama itu, terlebih melihat nominal denda pinalty yang harus dibayarkan oleh Rara.


David melangkah menuju Ruangan CEO lengkap dengan map ditangan yang berisi surat kontrak kerja. Tetapi David tidak sendiri, dia ditemani oleh Bagas manager HRD karena semua nanti akan berhubungan pikir David. Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu David langsung masuk keruangannya karena yakin tuannya sedang menunggunya didalam.


Rara tersentak kaget mendengar pintu terbuka saat dia menoleh dia melihat dua orang pria tampan, yang satu sangat dingin bahkan tatapannya bisa membuat siapa saja yang memandang beku seketika. Dan Rara mengenali pria ini adalah asisten CEO. Rara menghela nafas panjang asisten dan CEO sama sama dingin, atau bahkan bukan dingin lagi tapi sama – sama beku sampai bibir dua pria ini tidak pernah tersenyum pikir Rara. Yang satu lagi lebih ramah bisa diperkirakan umurnya 50 tahunan.


“ Maaf Tuan ini surat Kontrak kerja yang Tuan maksud” ucapnya menyerahkan map kehadapan Tuan Andika setelahnya dia mengambil tempat duduk yang berseberangan dengan Rara


“ Kau jelaskan” Ucapnya datar


David berdehem mentralkan keadaan terlebih dahulu, jauh dilubuk hatinya dia tersenyum geli melihat Tuannya uring – uringan karena wanita yang ingin dia jerat dengan dalih menjadi Sekertaris CEO menolaknya dengan ingin mengundurkan diri. Padahal ini kali pertama Tuannya ingin meluluhkan wanita. David semakin yakin akan kualitas Rara kalau wanita lain diberi tugas memakaikan dasi beserta jas pasti akan bersorak gembira, karena dengan demikian bisa lebih dekat dengan Tuannya. Namun berbeda dengan Rara, justru Rara berniat mengundurkan diri.


“ Begini mba Rara masa kontrak kerja mba Rara masih tersisa enam bulan lagi, jadi mba Rara tidak bisa menundurkan diri sebelum masa kontrak itu selesai” Ucap David datar


“Maaf saya akan tetap menundurkan diri mas……” ucap Rara bingung karena dia lupa nama sang asisten CEO


Tuan Andika mendelik tidak percaya mendengar Rara memanggil David dengan panggilan “Mas”. Sama seperti mamanya dulu memanggil papanya dengan sebutan Mas… terdengar lembut… Dan ekspresi Tuan Andika tidak luput dari sang asisten dia sungguh geli melihat tingkah tuannya kali ini.


“ Saya David Wilson , saya asistennya Tuan Andika, Mba Rara bisa memanggil saya David tidak perlu menggunakan mas” ucap David Mengenalkan diri


“Dan yang sebelah saya Pak Bagas beliau adalah manager HRD di perusahaan ini” tambahnya lagi menunjuk pria yang duduk disebelah David


“ Oh… iya David Pak Bagas saya Citra Maharani biasa dipanggil Rara” ucapnya mengangguk tersenyum manis mengenalkan diri

__ADS_1


Tuan Andika memutar bola matanya malas melihat tingkah asisten dan sekertarisnya yang saling mengenalkan diri. Kenapa dengan asistennya, Rara bisa tersenyum manis begitu sedangkan dengan dia tidak tersenyum dari tadi pikir Tuan Andika.


“ Oke kita lanjutkan ya Mba Rara “ Ucap David kembali datar


“Jika Mba Rara ingin mengundurkan diri sebelum masa kontrak kerja selesai maka mba Rara harus membayar denda penalty” ucap David menjeda


“ Ya saya akan membayarnya David, besok akan saya serahkan surat pengunduran diri beserta denda pinaltynya ke HRD” Ucap Rara menyela David yang belum selesai berbicara


“Apakah mba Rara tahu berapa pinalty yang harus dibayarkan?” Tanya David kembali


“ Lima Ratus juta “ jawab Rara singkat


“ Maaf mba bukan segitu nominal yang harus mba Rara bayar, itu memang nominal yang harus mba Rara bayar saat mba Rara menjabat sebagai asisten manager produksi, tetapi sekarang mba Rara sudah menjadi Sekertaris CEO” Ucap David datar


“ Maksudnya?” Tanya Rara bingung. Masalahnya seingat Rara, sesuai dengan surat kontrak kerja yang ditanda tangani dahulu itu nominal yang harus dia bayar jika dia mengundurkan diri sebelum masa kontrak usai. Lalu kenapa sekarang berubah pikirnya


“ Maaf mba ini surat kontrak kerja yang baru terhitung dari tujuh hari yang lalu mba Rara sudah menjabat sebagai Sekertaris CEO, Jika mba Rara mengundurkan diri sebelum masa kontrak selesai maka maba Rara dikenakan denda pinalty sebersar 5M” Ucap David masih datar .


Rara menutup mulutnya tidak percaya saking kagetnya. 5M bukan dana yang sedikit walaupun sebenarnya mampu tapi haruskah dia mengeluarkan uang sebanyak itu hanya untuk mengundurkan diri. Sepertinya Rara Harus mencari jalan lain agar bisa mengundurkan diri tanpa membayar penalty sebanyak itu.


Bersambung


...****************...


Terimaksih untuk para readers yang sudah sudi mampir kekarya Autor yang receh ini, Jangan lupa tinggalkan jejak like & komen ya…… see you next Part

__ADS_1


__ADS_2