Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl
Bab 29 Bertemu Kembali


__ADS_3

Pagi ini dirumah minimalis milik Rara, dua orang sahabat tersebut terlihat saling diam. Rara heran dengan sikap Ratih yang sama sekali tidak memberikan dukungan terhadap hubungannya dengan Yuda. Padahal Rara berharap Ratih bisa menjadi penengah suatu saat jika hubungannya dengan Yuda diketahui oleh sang Kakak dan Mamanya. Berulang kali Rara menghela nafas melihat polah Ratih yang sama sekali tidak perduli kepadanya.


Ratih berangkat ke kafepun tanpa berbicara dengan Rara. Dia meninggalkan Rara begitu saja. Mebiarkan Rara untuk berpikir jernih sebelum mengambil keputusan untuk memberikan kesempatan kepada Yuda. Sekuat apapun Ratih membuka pikiran Rara, menyadarkan Rara jika Yuda bukan pria yang tepat untuk Rara tetapi jika Rara sudah dibutakan oleh cintanya terhadap Yuda mau bagaimana lagi? Semua akan percuma pikir Ratih.


Ponsel Rara bergetar menandakan ada yang menghubunginya. Bukankah ini weekend siapa yang menghubunginya pagi seperti ini pikir Rara. Sepertinya karena terlalu fokus memikirkan Yuda, Rara lupa jika dia ada janji dengan Kania, teman barunya .


Drt…drt…drt


Terlihat dilayar ponsel Rara jika yang menghubunginya nomer baru, Rarapun mengabaikannya. Hingga nomer tersebut menghubungi Rara sebanyak tiga kali, akhirnya diangkat oleh Rara.


“Hallo” sapa Rara


“Hallo Mba Rara… ini saya Kania” ucap Kania mengenalkan diri


“Kania?” Ucap Rara bingung


Sepertinya Rara memang benar – benar lupa segalanya. Bukankah dia baru kemarin bertemu dengan Kania? Kenapa sekarang Rara tiba – tiba lupa. Mungkinkah pikiran Rara dipenuhi oleh Yuda sang mantan terindah yang masih sangat dicintainya itu.


“Mba Rara ini aku Kania pemilik Kania’s Boutiq” kembali Kania mengingatkan Rara


“ O… iya ada apa ya Kania” ucap Rara


“ Apakah mba Rara lupa hari ini kita ada janji ketemu di kafe Tulip?” Tanya Kania


Rara menepuk jidatnya, bagaimana bisa dia lupa jika pagi ini dia janjian dengan Kania jam 10:00 di kafe Tulip. Ah….. Rara mendesah mendengar kafe Tulip mengingatkan hubungannya dengan Ratih yang renggang mulai semalam.


“ Kania, kamu sudah sampai dikafe?” Tanyanya memastikan


“Ini baru arah mau kesana Mba mungkin sekitar dua puluh menit sampai mbak” ucap Kania

__ADS_1


“Oh… begitu bagaimana kalau kita ketemuannya di Grand Mall saja?” Kata Rara mencoba merubah lokasi bertemu dengan teman barunya. Mengingat hubungannya yang tidak baik – baik saja dengan Ratih, pasti dia tidak akan nyaman bertemu dengan temannya di kafe Tulip.


“ Oke baiklah aku tunggu di Coffe shop di Grand Mall lantai dua ya Mba?” Kania menyetujui perubahan tempat bertemu dengan Rara.


Rara segera bersiap bertemu dengan Kania di Grand Mall. Menggunakan dres selutut bercorak floral motif bunga daisy pastel membuat Rara terlihat cantik dan segar. Dan seperti biasa dia selalu diantar oleh Mang Jaja.


Setelah sampai di Coffe Shop Rara mengedarkan pandangannya untuk mencari keberadaan Kania. Disebrang meja terlihat Kania melambaikan tangan kepada Rara.


“ Udah dari tadi sampai?” Tanya Rara pada Kania


“Mungkin sekitar sepuluh menit yang lalu”jawabnya sambil melirik jam tangannya


“Sorry udah buat kamu nunggu lama”sesalnya tak enak hati


“It’s okay Mba Rara nyantai aja cuma sepuluh menit ini” Ucapnya menenangkan


Setelah pesanan minuman dan camilan datang Rara dan Kania kembali mengobrol.


“Ekhem…” terdengar Kania berdehem


Terlihat Kania bingung mau memulai darimana, dan Rara menunggu apa yang akan dibicarakan oleh Kania yang dia tau adalah mantan sekertaris Yuda dulu dari cerita Kania saat dia dibutik, sebelum Yuda ke Paris.


“Mba Rara jadi bertunangan dengan Pak Yuda? Eh… maksud saya bagaimana hubungan Mba Rara dengan Pak yuda?” Tanya Kania gugup takut Rara tersinggung.


Benar saja Kania melihat perubahan pada mimic wajah Rara. Tadi masih terlihat santai dan sekarang berubah tegang setelah Kania menanyakan pertunanngannya dulu. Itu sama saja dia mengingat penghianatan yang dilakukan Yuda. Sehingga membuat dia harus kehilangan cinta pertamanya setelah mengenal dunia.


“Maaf Mba kalau saya lancang” ucapnya tak enak hati


Kania susah payah menelan salivanya, mendapati Rara memandangnya dengan pandangan sulit diartikan. Mungkin memang Kania salah tidak seharusnya dia menanyakan masalah pribadi Rara.

__ADS_1


“ Ma..maaf Mba sa…” ucpan Kania terpotong karena disela oleh Rara.


“Kenapa kamu menanyakan itu” sela Rara dengan tatapan dingin kearah Kania


“Bukankah kamu bilang ada hal penting yang akan kamu katakan kepada saya? Kenapa sekarang kamu menanyakan masalah pribadi saya?” Tanyanya datar


“ Maaf Mba, karena yang akan saya sampaikan akan berhubungan dengan apa yang saya tanyakan barusan” ucap Kania berusaha tenang.


“ Bolehkah saya tau bagaimana hubungan Mba Rara dengan Pak Yuda?” Tanya Kania kembali


Rara menghela nafasnya, sepertinya dia memang harus menceritakn masalah pribadinya dengan Kania. Karena, Rara sangat penasaran hal penting apa yang akan dibicarakan Kania. Akhirya Rarapun menceritakan batalnya pertunangannya dengan Yuda sampai Papanya meninggal. Rara dapat melihat raut wajah Kania terlihat sendu setelah mendengar batalnya pertuanngannya dan mengakibatkan papanya meninggal. Rara juga menceritakan kalau Yuda sudah kembali ke Indonesia.


“Bagaimana kalau Pak Yuda mengajak Mba Rara baikan apakah Mba Rara bersedia?” Tanya kania


Rara hanya mengedikan bahu, terus terang untuk masalah ini Rara belum mau menceritakan kepada orang lain. Walaupun Yuda sudah berapa puluh kali mengajak Rara untuk kembali bahkan dua hari yang lalu Yuda sudah memberikan cincin bertahtakan berlian kepada Rara, Cincin yang dulu sangat ingin Rara pakai saat acara pertunangan itu. Tetapi sampai sekarang cincin itu belum dipakai oleh Rara. Mungkin nanti malam saat makan malam bersama dengan Yuda, Rara akan meminta Yuda mengenakan cincin tersebut ke jari manisnya.


“Mba Rara, saya bukan hanya sekedar sekertaris Pak Yuda” ucap Kania kembali


“Maksudnya?” Tanya Rara bingung


“Saya akan menceritakan semuanya. Saya harap Mba Rara jangan menyela sampai saya selesai” ucap Kania memberi saran, dan Rara mengangguk.


“ Jadi begini Mba, saya juga merupakan kekasih Pak Yuda” pernyataan Kania membuat Rara kaget


“Tepat tiga bulan sebelum pertunangan Mba Rara dan Pak Yuda akan dilangsungkan, Pak Yuda merenggut kehormatan saya Mba, Pak Yuda marah karena saya memutuskan hubungan kami. Saya meminta Pak Yuda untuk memilih antara saya atau mba Rara, Pak Yuda bersikeras mempertahankan saya dan melanjutkan rencana pertunangannya dengan Mba. Karena itu, saya memutuskan Pak Yuda. Tetapi justru Pak Yuda marah dan memperkosa saya. Dan Pak Yuda melakukannya bukan hanya sekali itu saja tapi berulang kali, saya tidak bisa menolak karena tanpa sepengetahuan saya Pak Yuda merekam adegan saat saya diperkosa tetapi dengan wajah Pak Yuda membelakangi kamera. Sampai satu bulan sebelum mba Rara akan bertunangan dengan Pak Yuda saya ternyata hamil. Saya mencoba meminta Pak Yuda untuk bertanggung jawab, lagi – lagi kekecewaan yang saya dapat. Pak Yuda meminta saya untuk menggugurkan kandungan saya dengan alasan Pak Yuda akan bertunangan dengan Mba Rara, wanita yang sangat dicintainya. Saya memutuskan untuk pergi dari Ibu kota Mba, saya bertekat pergi dari kehidupan Pak Yuda saya yakin saya mampu untuk menghidupi diri saya dan calon anak saya kelak. Tetapi na’as, saat perjalanan saya kecelakaan dan mengakibatkan saya kehilangan calon anak saya mba” Kania menjelaskan panjang lebar sambil terisak.


Rara membatu mendengar cerita Kania. Dia tidak menangka jika mantan tunangan yang masih sangat dicintainya itu bisa berbuat begitu keji dan menjijikan. Jika dirunut dari cerita Kania berarti Yuda telah menghianatinya. Yuda menjalin kasih dengan wanita lain saat masih bersama dengannya. Siapa yang menyangka niat bertemu kembali dengan Kania karena penasaran dengan hal penting yang akan dibicarakannya. Justru menerima kabar yang sangat menjijikan tentang Yuda. Cincin yang sejak tadi dia mainkan diatas pangkuannya terlempar kebawah mendengar berita mengejutkan tentang Yuda.


Bersambung

__ADS_1


...****************...


Terimaksih untuk para readers yang sudah mampir kekarya Autor yang receh ini, Jangan lupa tinggalkan jejak like & komen ya dan bolehkah author minta hadiah dan vote nya? heheheehhehehe…… see you next Part


__ADS_2