Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl
Bab 39 Makan Malam Romantis


__ADS_3

David mencoba mencari tau kenapa Tuannya berubah sikapnya tiba – tiba setelah dijelaskan oleh Tuan Surya jika beliau benar kakaknya Rara. Dan Tuan Surya mengatakan jika Mba Rara tidak memiliki kekasih. Apa mungkin Tuan Andika mengira Tuan Surya adalah kekasihmya mba Rara pikir David. David tersadar dari lamunanya saat mendengar ucapan hangat Tuannya


“Silahkan duduk Tuan Surya” ucap Tuan Andika


“Ada perlu apa datang kemari dan bagaimana keadaan Rara?” Tanya Tuan Andika mulai hangat. David sampai terbengong melihat perubahan sikap Tuan Andika


“ Saya mau mengucapkan terima kasih kepada Tuan Andika. Karena, Tuan menyelamatkan Rara dari kelakuan bejat Yuda jika bukan karena bantuan Tuan entah apa yang terjadi kepada Rara. Dan terimakasih sudah mengusut kasus Yuda sampai tuntas” ucap Tuan Surya penuh syukur.


“ Tidak apa – apa Tuan, Rara adalah sekertaris saya, kalau saya bisa pasti saya bantu. Kebetulan anak buah saya berada disana dan mengabarkan jika ada sekumpulan preman yang masuk ke area Resto milik Rara melalui halaman belakang Resto” ucap Tuan Andika menutupi jika dirinya memang mengirim anak buah untuk mengikuti Rara.


“ Ya Tuan Andika kejadian ini membuat saya lebih waspada. Padahal saya sudah menempatkan pengawal bayangan sebanyak empat orang untuk selalu mengikuti kemanapun Rara, tetapi saya masih kecolongan. Padahal dari laporan pengawal bayangan, yang menguntit Rara selama ini bukan Yuda ” ucap Tuan Surya


JEDAR


Ucapan Tuan Surya menyentak Tuan Andika dan sang asisten. Mereka tidak menyangka jika Kakak Rara menempatkan pengawal bayangan untuk Rara. Apakah akan ketahuan sekarang jika yang menguntit Rara adalah anak buah Tuan Andika.


“Ekhem” Tuan Andika berdehem untuk menghilangkan rasa gugupnya.


“ Yang terpenting sekarang Rara sudah aman Tuan. Mudah –mudahan tidak terulang lagi kejadian seperti itu” Ucap Tuan Andika menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


“ Iya, sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Kalau begitu saya permisi karena saya harus pulang ke Jakarta” ucap Tuan Surya beranjak dari kursinya dan keluar dari ruangan CEO.


Sepeninggal Tuan Surya tinggallah David dan Tuan Andika diruangan tersebut mereka saling pandang dengan raut wajah kebingungan.


“Apa kita akan ketahuan David? Jika selama ini kita menguntit Rara?” Tanya Tuan Andika gusar


“ Sepertinya begitu Tuan, kita tau sendiri Tuan Surya tidak mungkin main – main untuk melindungi adiknya, terlebih beliau sempat kehilangan salah satu adik perempuannya karena lelaki Tuan” ucap David menerawang.


“Tapi setidaknya kita tidak ada niatan buruk kepada Mba Rara Tuan. Bukankah kita menyuruh pengawal untuk menguntit Mba Rara agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan” Ucap David kembali berusaha menenangkan CEOnya yang ditanggapi dengan anggukan kepala oleh Tuan Andika.


“David kau gantikan aku menemani Mr. Hongli untuk melihat beberapa tambak kita nanti pukul 14:00 dan besok dia juga ingin melihat proses pengolahannya” ucap Tuan Andika

__ADS_1


Mr. Hongli adalah salah satu buyer dari China. Mr. Hongli ingin melihat secara langsung bagaimana Budidaya dan pengolahan produk udang yang mereka import dari Indonesia.


Setelah kepergian David, Tuan Andika berniat ingin menghubungi Rara. Dia berniat mengajak Rara makan malam. Tuan Andika merasa bersalah karena beberapa hari tidak menjenguk Rara karena kesalah pahamanya.


Drt…Drt…Drtt


Lama nada sambung yang didengar oleh Tuan Andika, tetapi tidak diangkat oleh Rara. Tuan Andikapun mencoba kembali menghubungi Rara dan didering kedua akhirnya diangkat oleh Rara.


“Halo” sapa Rara


“Rara bagaimana kondisi kamu?” Tanya Tuan Andika.


Rara yang belum menyimpan nomer ponsel Tuan Andikapun bingung sampai melihat kembali ponselnya. Tuan Andika berdecak karena Rara lama sekali menjawab.


“Ck ini saya Andika. Kamu tidak menyimpan nomor saya Ra?” Tanya Tuan Andika dengan nada kecewa


“Eh… sudah lebih baik Tuan” ucap Rara kaget. Kenapa Tuan Andika tiba – tiba menghubunginya pikir Rara.


“ Eh.. tidak perlu Tuan. Bukankah sekarang perusahaan sedang keja keras untuk memenuhi permintaan Mr. Hiroshi?” Tanya Rara


Mr. Hiroshi adalah buyer dari Jepang. AW Group harus kerja keras memang satu bulan ini untuk mengganti produk yang dulu dikembalikan karena kesalahan dari pihak produksi AW Group. Belum lagi permintaan dari Mr.Hongli.


“ Kamu nanti bersiap saja pukul 18:30 saya jemput kamu” ucap Tuan Andika kembali dan langsung mematikan ponselnya.


Tuan Andika bersorak senang karena berhasil mengajak Rara untuk makan malam meski dengan paksaan. Dia sudah membayangkan nanti akan melakukan apa terhadap Rara. Ah.. sepertinya Tuan Andika harus reservasi tempat dahulu untuk acaranya nanti malam bersama Rara.


Ditempat berbeda, Rara sedang memandang ponselnya yang tiba – tiba gelap. Ternyata Tuan ANdika sudah mematikan ponselnya sebelum Rara berhasil menolak ajakan Tuan Andika.


“Kenapa Ra?” Tanya Kak Surya


“Hm Tuan Andika ngajakin Rara makam malam diluar, katanya merayakan kesembuhan Rara” ucap Rara lesu

__ADS_1


“Lho… kok lesu diajakin makan malam romantis kok sama Tuan Andika” ucap Tuan Andika heran


“Makan malam rame – rame kali kak, mana ada makan malam romantis” sanggah Rara


“Yakin Rame – rame?” Tanya Surya penasaran


“Yakinlah orang tadi juga bilangnya kita.. berarti kan ramean” jawab Rara


“Kalaupun kalian makan malam berdua juga Kakak ijinin, apalagi kemarin Tuan Andika sudah menolongmu” Ucap Surya sendu


Tepat pukul 18:30 Tuan Andika sudah sampai dirumah Rara. Dia sudah rapi dengan setelan jas warna biru dengan bahan wol import dan Full Furing Dormeil England sangat pas ditubuh atletis Tuan Andika. Baru saja Tuan Andika hendak memencet bel rumah Rara, pintu tiba – tiba sudah terbuka dari dalam menampilkan Rara yang tampak anggun menggunakan gaun malam prom renda lengan panjang. Mata Tuan Andika tak berkedip menatap Rara sejak tadi, satu hal yang membuat Tuan Andika tersenyum simpul tanpa sengaja mereka berdua menggunakan pakaian dengan warna yang sama yaitu biru. Sepertinya alam sedang berpihak kepada Tuan Andika mereka berdua terlihat seperti sepasang kekasih


Setelah membukakan pintu untuk Rara Tuan Andika melajukan Rolls Roycenya menuju Resto yang terletak didekat danau. Setelah sampai disana Rara tengok kanan dan kekiri mencari rekan – rekan di AW group yang ikut acara makan malam ini. Tetapi Rara tidak menemukan siapapun. Bahkan didepanya hanya ada sebuah meja dan dua buah kursi lengkap dengan lilin dan bunga mawar segar. Kenapa suasananya seperti makan malam romantis pikir Rara menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


“ Kamu mencari siapa Ra?”Tanya Tuan Andika yang sedari tadi melihat Rara kebingungan.


“Hm teman – teman yang lain pada kemana Tuan? Kenapa disini hanya ada satu meja?” Ucap Rara heran


“ Ya kamu mau berapa meja? Kita kan Cuma makan malam berdua untuk apa banyak meja?” Ucap Tuan Andika mengulum senyum melihat keterkejutan Rara


“Eh bukannya kita rame – rame ya Tuan?” Tanya Rara masih kebingungan


“Tidak Ra kita makan malam berdua”Ucap Tuan ANdika menatap dalam bola mata Rara


Rasanya Rara ingin kabur dan pergi jauh dari suasanan canggung ini. Tatapan dalam Tuan Andika membuat kaki Rara lemas. Ditambah lagi merekan hanya akan makan malam berdua,


Bersambung


...****************...


Terimaksih untuk para readers yang selalu setia dengan cerita author Jangan lupa tinggalkan jejak ya, like, komen,vote dan hadiah…. Terima kasih para Raeders.

__ADS_1


__ADS_2