Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl
Bab 49 penjelasan


__ADS_3

DEG


Rara kaget, kenapa disini ada Tuan Andika, lalu dimana Sherin? Apakah dia bulan madu kesini kenapa tidak ke Maldives aja pikir Rara kembali.


Dua pasang bola mata itu saling pandang dalam . Rara memandang dengan kaget dan perasaan hancur sedangkan Tuan Andika memandangnya dengan binar bahagia. Perlahan langkah Tuan Andika mendekat selangkah demi selangkah.


GREP


Dengan gerak cepat Tuan Andika menggapai tangan Rara yang sudah beranjak pergi. Dia sudah tidak mau lagi kehilangan kekasihnya. Dia tidak mau lagi menjalani hari – harinya dengan hampa. Hari ini Rara harus mengetahui kenyataan yang sebenarnya.


“Jangan pergi Ra Tolong…..” ucapnya terisak


“LEPAS!!!” ucap Rara tegas yang hanya dijawab gelengan kepala oleh Tuan Andika


“Tuan Andika yang terhormat saya minta tolong dengan sangat, tolong lepas!!”Ucapnya kembali


“ Ra aku akan lepas asal kamu jangan pergi” ucap Tuan Andika sendu


“ Ra kamu salah paham. Sherin itu bukan siapa – siapa ak…”


“Bukan siapa – siapa tapi akan menikah,”ucapnya nyalang


“Kamu pikir kamu bisa menipuku Tuan Andika yang terhormat. Apa tujuanmu mendekatiku hah!! Bahkan kamu sudah memiliki calon istri. Tidakah puas dengan satu wanita saja?” ucapnya berdesis.

__ADS_1


“Ternyata aku salah lagi melabuhkan hatiku. Mungkinkah semua lelaki begitu tidak akan cukup dengan satu perempuan, sekarang aku putuskan Tuan Andika jangan pernah menem…..


Ssst Tuan Andika meletakkan jari telunjuknya dibibir Rara membuat Rara tidak bisa melanjutkan kata- katanya.


“Tolong dengar penjelasanku jangan disela dulu Ra please. Sherin hanya temanku waktu kecil. Kamu ingat waktu kamu mau kembali dengan mantan kamu itu aku frustasi Ra. Baru pertama kali aku jatuh cinta tetapi sudah gagal. Dan saat itu Mama mengatakan akan mengenalkan anak temannya kepada aku, karena aku sedang kalut aku bilang aja terserah Mama dan disini Mama salah mengartikan. Mama mengira aku menerima perjodohan itu. Satu kalipun aku tidak pernah bertemu dengan Sherin Ra. Pertemuanku dengan Sherin dikantor saat ada kamu itu adalah pertemuan pertamaku setelah Mama berniat menjodohkan aku” ucap Tuan Andika membuat Rara kaget dengan kenyataan yang baru dia ketahui.


“Disini aku mengaku salah seharusnya aku tidak mengajak Sherin keruanganku. Seharusnya saat itu aku mengusirnya saja. Niatku mengajak Sherin masuk adalah aku ingin menjelaskan kepada dia jika aku sudah memiliki kekasih, yaitu kamu. Percakapan yang kamu dengar hanya omongan Sherin saja yang mengatakan jika aku menyukainya, dan kamu menerima omongan itu tanpa menanyakan kejelasannya terhadapku Ra” ucapnya lagi membuat Rara terdiam ditempatnya menimang dan memikirkan benarkah yang dikatakan oleh Tuan Andika pikirnya.


“ Dan urusan Mama, kamu tidak usah khawatir, aku sudah menjelaskan kepada Mama dan Papa jika aku sudah memiliki kekasih dan mereka tidak mempermasalahkannya. Dan Mama juga sudah membatalkan perjodohan kami Ra”ucap Tuan Andika kembali .


“Tolong beri aku kesempatan. Aku janji idak akan mengecewakan kamu lagi” ucapnya


“Kamu adalah wanita pertama yang bisa menimbulkan debaran didadaku Ra. Kamu adalah wanita pertama yang bisa membuat aku tersenyum. Dan kamu wanita pertama yang menyadarkanku ternyata cinta itu indah. Dan kamu adalah wanita yang bisa menyembuhkanku dari traumaku” ucap Tuan Andika.


Saat anak anak yang lain bermain dan berlibur bersama kedua orang tuanya tetapi Tuan Andika kasih sayang orang tuapun sudah tidak dia dapatkan. Seharusny dia masih bisa bermanja dan bermain dengan kedua orang tuanya tetapi keadaan membuatnya harus berpisah dengan orang tuanya. Bahkan dia harus menjadi saksi pamannya meregang nyawa karena wanita.


Ya Tuan Adika memang memiliki trauma terhadap lawan jenis. Dari dulu dia terlanjur menanamkan rasa benci terhadap wanita. Dia menganggap wanita hanyalah akan membawa kesialan terhadap dirinya. Tak hayal itu membuat Tuan Andika menolak sekertaris ataupun staf lainnya yang satu lantai dengannya berjenis kelamin perempuan. Raralah wanita pertama yang memasuki ruangan kerja Tuan Andika. Melihat diamnya Rara membuat Tuan Andika menghela nafasnya. Semua sudah dia jelaskan tetapi jika Rara tetap dengan keputusannya Tuan Andika bisa apa. Sepertinya dia memang harus ikhlas dengan segala keputusan yang Rara berikan.


Dengan kepala menunduk Tuan ANdika melangkah mundur dan mebalikan badannya. Rasanya dia sudah tidak kuat melihat kekasih hatinya yang kukuh dengan keputusannya. Memang Rara keras kepala dibalik otak cerdasnya Rara. Tuan ANdika juga tidak mungkin memaksa Rara, karena dia sadar betul keluarga Rarabisa melakukan apa saja kepadanya. Kenapa sesakit ini ungkap Tuan Andika dalam hati mengelus dadanya, dengan menahan sesak didada dia mengayunkan kakinya melangkah.


GREP


Langkah Tuan ANdika terhenti saat tangan putih mulus melingkar diperutnya. Seseorang sedang memeluknya dari belakang. Tuan Andika diam membisu saat sadar aroma parfum ini tidaklah asing. Ini adalah aroma vanilla kesukaannya. Dia melepaskan pelukan wanita tersebut dan membalikan badannya. Terlihat Rara sedang sesenggukan dihadapnnya.

__ADS_1


“ Jangan pernah tinggalin aku lagi” ucap Rara masih terisak


“ Jangan pernah membiarkan wanita lain bergelayut dilenganmu lagi” ucapnya Rara kembali


Tuan Andika membelai pipi Rara dan menyeka air mata Rara yang berdesakan.


“Tidak akan Rara, aku sangat mencintaimu, kamu adalah cinta pertama dan terakhirku. Kehilanganmu berapa hari ini saja sudah membuatku seperti orang gila. Tolong jangan pernah pergi lagi, percaya padaku hanya kamu wanita yang bertahta dihatiku Ra” ucapnya menangkup wajah Rara


“Jadi apakah kamu mau menjadi kekasihku Ra?” Tanya Tuan Andika yang dijawab angukan oleh Rara


“Berarti aku penakluk miss playgirl ini?” Tanya Tuan Andika kembali yang dijawab dengan anggukan kepala.


“Tapi aku bukan playgirl” ucap Rara tidak terima


“ Ya… Ya.. apapun itu yang penting mulai sekarang kamu miliku, I love you so much, You are the only one” ucapnya Tuan Andika


Dua pasang mata beradu dalam, memancarkan cinta diantara keduanya. Dapat terlihat dari pandangan, keduanya saling mengagumi satu sama lain. Tanpa sadar wajah mereka saling mendekat dengan sendirinya Rara memejamkan matanya hingga menyatulah dua bibir yan saling merindu. Jelas terlihat jika ini adalah ciuman bibir pertama bagi Tuan Andika. Di sela – sela ciumannya Rara tersenyum simpul, sepertinya Rara harus sering – sering mengajarkan Tuan Andika teknik berciuman.


Bersambung,….


...****************...


Hay readers apa kabar? Mudah – mudahan selalu sehat. jangan lupa like dan komennya

__ADS_1


__ADS_2