
Tak terasa pagi mulai menyapa, semburat jingga mulai menampakan cahayanya menyapa dua gadis yang masih bergelung dibawah selimut. Hari ini adalah weekend Rara tidak bekerja, jadi selama libur Rara kadang habiskan di kafe atau mengunjungi sang Mama dan Kakak. Namun weekend kali ini sepertinya dia menghabiskan waktunya di kafe.
Perlahan tubuh gadis itu menggeliat mengerjabkan mata yang malas untuk dibuka namun cacing perutnya sudah demo bersenam aerobik meminta asupan. Dengan malas dia bangkit dari tempat tidur mengambil benda pipih ternyata sudah pukul 07.30 pantas saja cacingnya terus berjoget.
“Tih bangun yukkk” digoyang – goyang tubuh sahabatnya hingga mengusik pemiliknya.
“ Duh sorry aku kesiangan Ra” ucapnya tak enak
“Santai aja kali Tih inget kita sahabat” ucapnya bergegas kekamar mandi melakukan ritual pagi hari.
“Tih aku aja yang buat sarapan kamu beres beres aja yaaa?”pintanya
“Eh...” bingung mau nolak takut mau nerima tidak enak
“Biar cepet Tih bagi tugas” putus Rara
Ratih hanya mengangguk tanda setuju karena dia bingung juga mau merespon seperti apa yang penting baginya sahabatnya bisa tersenyum kembali. Ratih beranjak kekamar mandi sedangkan Rara sudah melesat membuat sarapan Sandwich dan coklat hangat sambil mendengarkan musik legendaris penyanyi MLTR. Saking hebohnya Rara sambil ikut bernyayi. Namun tiba dilagu berikutnya yang berjudul “That’s Why You Go Away” Rara menyanyi dari awal sampai akhir seolah menghayati sekali hingga dibeberapa bait dia menyanyikannya seolah mewakili kegundahan hatinya.
Baby won't you tell me why there is sadness in your eyes
I don't wanna say goodbye to you
Love is one big illusion I should try to forget
But there is something left in my head
You're the one who set it up now you're the one to make it stop
I'm the one who's feeling lost right now
Now you want me to forget every little thing you said
But there is something left in my head
I won't forget the way you're kissing
The feeling's so strong were lasting for so long
But I'm not the man your heart is missing
__ADS_1
That's why you go away I know
You were never satisfied no matter how I tried
Now you wanna say goodbye to me
Love is one big illusion I should try to forget
But there is something left in my head
I won't forget the way you're kissing
The feeling's so strong were lasting for so long
But I'm not the man your heart is missing
That's why you go away I know
Sitting here all alone in the middle of nowhere
Don't know which way to go
There ain't so much to say now between us
There ain't so much for you
I won't forget the way you're kissing
The feeling's so strong were lasting for so long
But I'm not the man your heart is missing
That's why you go away I know
That's why you go away I know
Rara masih bernyanyi padahal lagu sudah berhenti dan bait itu dulang berkali – kali
But there is something left in my head
__ADS_1
I won't forget the way you're kissing
The feeling's so strong were lasting for so long
But I'm not the man your heart is missing
That's why you go away I know
Sitting here all alone in the middle of nowhere
Don't know which way to go
There ain't so much to say now between us
There ain't so much for you
Siapapun yang mendengarnya pasti berasa teriris dan sesak didada, seolah lagu itu mewakili perasaanya. Ya memang seperti itu gambaran hati Rara yang ditinggalkan begitu saja oleh kekasihnya di hari pertunangannya. Kegagalan itu menimbulakan luka terdalam bagi Rara hingga sekarang, seolah luka itu belum sembuh walaupun sudah setahun lamanya. Walau Rara selalu menampilkan wajah ceria dan senyumnya. Namun siapa sangka jika gadis ini selama setahun setiap malam menangis tanpa suara.
Cinta tak pernah salah hanya kadang kitalah yang salah melabuhkan hati kita kepada pasangan yang tepat atau tidak. Cinta adalah bentuk kasih yang saling menyayangi dan menerima kelebihan dan kekurangan masing – masing. Namun disaat sebelah pihak memutuskan hubungan dan pergi meniggalkan kita begitu saja tanpa alasan, tanpa penjelasan apakah masih layak hati kita terpaut dengan pasangan yang seperti itu? Masih layakkah kita mengharapkan suatu saat dia akan kembali, kalau dipikir secara logika pasti hempaskan saja pasangan yang seperti itu. Logika kita mungkin menuntut kita untuk melupakannya namun seonggok daging yang bernama hati entah kenapa sangat sulit melakukannya. Selalu ada maaf, selalu ada permakluman untuk cinta. Upss... apakah benar itu cinta atau obsesi belaka?
“Ra...” sapa Ratih sambil mendekap sambil terisak
“It’s ok Tih, I’m fine oke” jawabnya dengan wajah sendu tanpa mau menatap wajah sahabatnya
“Ra.. lepaskan, Ikhlaskan kamu berhak bahagia” ucap Ratih menenangkan sahabatnya
“Aku sudah melepaskannya Tih” kilah Rara
“Disini kamu melepaskan tapi disini kamu masih mengikatnya” tunjuk Ratih gantian dari bibir Rara lalu menunjuk hatinya.
“Menangislah Ra... tapi janji setelah itu lupakakn dia ini sudah setahun Ra kamu kuat, cerdas dan cantik dan kamu juga berhak bahagia” hibur Ratih sambil mendekap tubuh Rara yang tengah menagis sampai sesenggukan.
Runtuh sudah pertahanan Rara setahun ini, luka yang yang berhasil ia sembunyikan dibalik senyum palsunya kini terkoyak lagi. Kini dia telah mengeluarkan semuanya, berharap setelah ini akan menjadi lebih baik lagi. Bukankah seharusnya begitu jika sesuatu yang kau perjuangkan namun justru menyakitimu maka lepaskanlah. Bukankah cinta tidak saling menyakiti?
Bersambung
...****************...
Hallo readers terima kasih karena sudah berkenan untuk mampir ke karya receh author. Dan jangan lupa tinggalkan jejak like dan komennya. Terima kasih.
__ADS_1