Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl
Bab 40 Meminta Waktu


__ADS_3

Setelah selesai makan, datanglah dua orang pria yang satu memainkan gitar yang satu lagi bernyanyi lagu Ed Sheeran dengan judul perfect. Rara heran dengan tingkah Tuan Andika yang mengambil alih mik dan ikut bernyanyi . Rara bingung dengan keadaan sekarang ,jantungnya berdetak kencang saat lagu sudah selesai tiba – tiba Tuan Andika berlutut dihadapannya.


“ Ra,I love You. Aku suka sama kamu sejak pertama melihat kamu"ucapnya


"Maukah kamu menjadi kekasihku?” Ucapnya kembali sambil memegang tangan Rara.


“Ha…” Rara kaget dengan yang diucapkan Tuan Andika


“ Mau kah kamu jadi pacarku Ra? Tanya Tuan Andika kembali.


Rara bingung harus menjawab apa. Memang dia mengakui kalau selama ini Tuan Andika baik dan perhatian kepadanya. Rara juga merasa nyaman dengan Tuan Andika tetapi apakah secepat itu harus meresmikan hubungan pikir Rara padahal baru berapa hari Rara mencoba membuka hati untuk CEOnya ini Rara hanya ingin menjalaninya saja dulu tanpa harus ada komitmen.


“Tuan andika adalah seorang pemilik Perusahaan, tidak sulit untuk Tuan mendapatkan kekasih atau pasangan hidup yang lebih pantas dari pada saya Tuan” ucap Rara mencurahkan kegundahan hatinya.


“ Ra, yang tau pantas atau enggak itu saya sendiri. Karena, saya yang merasakannya dan saya yakin kamu pantas untuk saya” ucap Tuan Andika meyakinkan


“ Izinkan saya bicara Tuan, tolong jangan menyela sebelum selesai. Setelah saya menjelaskan saya berharap Tuan Andika bisa memikirkan kembali keputusan Tuan agar tidak menyesal dikemudian hari” ucap Rara kembali


“Oke, kalau begitu kita duduk dulu silahkan kamu bicara saya akan mendengarkannya” Ucap Tuan Andika menuntun Rara untuk duduk kembali.


“Tuan Andika harus tau kalau saya berasal dari keluarga yang tidak baik – baik saja. Keluarga saya memiliki aib dari kakak saya dan saya sendiri. Kakak saya hamil diluar nikah dan saya gagal bertunangan, aib itu sampai sekarang masih menghantui keluarga kami Tuan. Saya dan Yuda sudah menjalin kasih bertahun – tahun lamanya dan Tuan pasti tau apa saja yang sudah terjadi hingga saya kehilangan harta yang paling berharga bagi seorang wanita yang seharusnya diserahkan kepada suaminya nanti. Tetapi dengan kebodohan saya, saya memberikannya kepada kekasih saya. Saya tidak pernah berpikir jika hubungan saya dan Yuda akan berakhir dan gagal. Sampai membuat saya menjadi wanita yang membenci lelaki dan bergonta ganti kekasih entah sudah berapa puluh lelaki menjadi kekasih saya. Saya tidak pantas untuk menjadi kekasih Tuan, saya adalah wanita kot….


Ucapan Rara terhenti karena jari telunjuk Tuan Andika mendarat dibibirnya.


“Sst kamu bukan wanita kotor Ra. Kamu melakukan itu karena kamu sakit hati dan kecewa dan saya memakluminya. Tentang keluarga kamu saya sudah mengetahui semuanya sebelum kamu saya pindahkan menjadi sekertaris saya” ucap Tuan Andika.


Rara kaget, ternyata tanpa Rara menjelaskan Tuan Andika sudah mengetahui semuanya tentang keluarganya. Pantas saja dulu dia pernah memanggil nama Rara menggunakan nama belakang almarhum papa ternyata Tuan Andika menyelidikinya selama ini pikir Rara dengan dahi mengernyit.

__ADS_1


“Maaf kalau tanpa seijinmu saya menyelidikimu dan keluargamu saya hanya ingin tau semua tentang kamu Ra. Dan Kenyataannya semua itu tidak merubah perasaan saya kepada kamu dan keputusan saya tetap sama saya tetap mencintai kamu saya tetap ingin kamu menjadi kekasih saya walaupun kamu sudah tidak virgin. See maukah kamu menjadi kekasih saya Ra? Ucap Tuan Andika kembali.


“Hm…. Bolehkah saya minta waktu Tuan?”Tanya Rara


“No Tuan tapi Mas atau kamu bisa panggil aku Andika” ucap Tuan Andika kembali


“ Oke aku kasih waktu seminggu” kembali ucap Tuan Andika mulai merubah kata saya menjadi aku.


Bagaimanapun juga Tuan Andika mengerti posisi Rara yang baru saja kecewa terhadap mantan tunangannya itu. Tetapi Tuan Andika sudah tidak bisa menahannya lagi. Dia ingin Rara segera tau perasaannya yang sesungguhnya atau bahkan Tuan Andika tidak mau kecolongan. Takut keduluan dengan mantan – mantan Rara yang masih mengharapkan Rara.


Setelah mengantarkan Rara pulang Tuan Andika pulang ke kediaman orang tuanya. Hati Tuan Andika sedang bahagia, hingga sepanjang perjalanan dia selalu bersenandung dengan senyum merekah dibibir. Tuan Andika sampai dikediaman orang tuanya sudah larut sehingga tidak menemukan siapapun. Sudah dapat dipastika jika kedua orang tuanya sudah terlelap tengah malam begini.


Sesampainya dikamar Tuan Andika langsung membersihkan diri setelah itu menggunakan kaos oblong dan boxer pakaian ternyamannya untuk tidur. Dia merebahkan tubuhnya diranjanjang king size miliknya. Tangannya terulur mengambil gawai diatas nakas membuka galeri foto yang penuh dengan foto candid Rara selama berlibur ke Bali sampai dengan foto Rara tadi saat makan malam. Bibirnya tak berhenti menyungingkan senyum sampai matanya terpejam membuai mimpi.


Ditempat berbeda disebuah kamar terdapat dua gadis yang sedang berbincang. Lebih tepatnya Ratih yang mengintrogasi Rara karena sahabatnya sejak pulang hanya duduk memangku sebuket bunga lily putih yang Ratih yakini pemberian Tuan Andika.


“Hanya berdua?” Tanya Ratih kembali dan kembali dijawab anggukan kepala oleh Rara.


Ratih memutar bola matanya malas melihat tingkah Rara yang sejak tadi hanya melamun sambil membelai belai buket bunga lily. Mungkin sahabatnya kesambet setan danau pikir Ratih yang mengetahui tadi Rara dan Tuan Andika makan di Resto yang terdapat danaunya.


“Tuan Andika nembak aku Tih” ucap Rara spontan


Ratih mendelik mendengar pernyataan Rara. Meski Ratih mengetahui Tuan Andika memberi perhatian lebih terhadap Rara tetapi, dia tidak menyangka jika secepat ini Tuan Andika menyatakan perasaannya kepada Rara.


“Trus…”ucap Ratih menunggu kelanjutan cerita Rara yang dijeda oleh Rara


“ Aku bingung, belum siap aja untuk berkomitmen kembali takut gagal lagi” ucapnya kembali.

__ADS_1


Ratih menghela nafasnya panjang. Dia mengerti perasaan sahabatnya, Rara hanya tidak mau kegagalanya terulang kembali. Tetapi bukankah antara Yuda dan Andika adalah orang yang berbeda tidak seharusnya Rara menyamakannya. Dan cara terbaik untuk mengobati hati yang terluka adalah dengan membiarkan cinta yang lain tumbuh dihati kita.


“Ra, aku tau ketakutan kamu tetapi Yuda dan Andika adalah orang yang berbeda Ra, aku bisa liat kalau Tuan Andika memang tulus menyayangi kamu. Kenapa tidak kamu coba saja dulu” ucap Ratih


“ Kalau berjalan mulus Tih kalau aku gagal lagi? Aku takut” Ucap Rara bingung


Memang ini kenyataannya Rara takut gagal kembali padahal dia mencoba saja belum. Bagaimana bisa mengetahui hubungannya akan berhasil atau akan gagal. Walaupun Ratih yakin Rara juga memiliki perasaan yang sama dengan Tuan Andika. Memang Ratih mengakui pesona Tuan Andika yang bisa menaklukan hatinya Rara yang suka bepetualang cinta. Bahkan Rara memutuskan semua kekasihnya dulu juga awal desakan dari Tuan Andika bukan? Sepertinya Rara hanya perlu waktu untuk meyakinkan diri melangkah kedepan.


Pagi menyapa dengan langit yang sangat cerah, secerah wajah Tuan Andika yang tengah jatuh cinta. Dia menuruni tangga dengan bersenandung kecil menyanyikan lagu cinta. Kedua orangtuanya sampai melongo melihat tingkah putranya. Nyonya Tama memandang Tuan Tama menanyakan adapa apa dengan putranya hanya dijawab dengan menegdikan bahu.


“Pagi Ma” ucap Tuan andika dengan mencium Nyonya Tama


“ Pagi Pa” sapanya sama Papanya


“ Pagi, kenapa malam sekali semalam pulangnya?”Tanya Tuan Tama yang diberitahu oleh ART nya jika putranya pulang tengah Malam.


“ Biasa Pa urusan anak muda, kencan dulu katanya pingin cepat liat Dika nikah. Udah ya Dika berangkat dulu” Ucapnya setelah menegak kopi sang Papa tanpa permisi.


Kedua orang tua Tuan Andika terbengong melihat kepergian putranya yang tingkahnya melebihi ABG. Sejak kapan putranya itu memberikan kecupan jarak jauh kepada Orang Tuanya seperti itu.


“Harusnya kita datangkan Sherin dari kemarin – kemarin ya Pa? Mungkin kalau sejak dahulu kita temukan, kita sudah memiliki cucu”ucap Nyonya Tama yang mengira putranya jatuh cinta kepada Sherin. Padahal kenyataanya antara Tuan Andika dan Sherin belum pernah bertemu.


Bersambung


...****************...


Terimaksih untuk para readers yang selalu setia dengan cerita author Jangan lupa tinggalkan jejak ya, like, komen,vote dan hadiah…. Terima kasih para Raeders.

__ADS_1


__ADS_2