Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl
Bab 19 Pulang Bersama


__ADS_3

Rara menghela nafas panjang. Kenapa lah pikir Rara bosnya yang satu ini kembali mejadi beruang kutub lagi. Bukankah harusnya dia yang marah karena ditinggalkan. Kenapa harus Rara yang minta maaf pikir Rara. Kembali Rara menghela nafasnya mencoba memupuk sabar sebanyak banyaknya.


“ Maaf Tuan, minta maaf masalah apa? Apakah ada kesalahan yang saya perbuat tanpa saya sadari?” Tanya Rara mencoba setenang mungkin


“ Kau mau tau kesalahanmu?” tanyanya masih dingin dijawab anggukan oleh Rara


“ Kenapa kau menyelesaikan masalah pribadimu di jam kerja dan membiarkanku menunggumu lama sekali, kau bosnya atau aku?” Kata Tuan Andika panjang lebar


Rara kaget dengan ucapan bosnya, bukankah tadi bosnya ini yang mengatakan menunggunya 15 menit dan Rara menghitung waktunya dia hanya 10 menit berbicara dengan Yuda tadi. Tapi setelah dia keluar dari Resto dia tidak menemukan mobil Tuan Andika. Rara mencoba menghubungi Tuan Andika dan sudah berkali kali tersambung, tetapi tidak diangkat. Kenapa bosnya aneh sekali pikir Rara apakah Tuan Andika sedang PMS ? batinnya. Akhirnya untuk meredam amarahnya Rara pun memutuskan untuk meminta maaf.


“ Ya Tuan saya minta aaf, saya tidak akan mengulangi lagi” ucap Rara


“Sebagai hukumannya kamu lembur input semua berkas itu susun sesuai tanggal tanda tangan kontrak kerjasama” ucapnya datar


“Baik Tuan” ucap Rara pasrah. Walau Rara paham sekali itu kesepakatan kerjasama sekitar satu sampai dua tahun yang lalu saat diliriknya sekilas,


Rara sudah lelah hati, pikiran dan tenaga. Tadi diresto dia sudah beradu argument dengan Yuda, Menghadapi kenyataan bahwa dia ditinggal diResto oleh Bosnya, dia juga lelah menghubungi Tuan Andika yang tidak mengangkat ponselnya. Belum lagi dia lelah menunggu Taxi online yang datangnya lama sekali. Jadi untuk mempersingkat waktu lebih baik dia minta maaf saja. Toh bagaimanapun dia membela diri pasti selalu salah dimata Tuan Andika yng sedang badmood ini.


Tepat pukul 18:00 Rara sudah menyelesaikan pekerjaannya dan menyusun kembali file - file tersebut. Dia bergegas untuk pulang saat hendak mengambil tasnya pintu Ruangan CEOpun terbuka dari dalam, ternyata sang CEOpun hendak pulang juga. Rara hanya menundukan kepalanya tanpa berkata sepatah katapun.


“ Kamu pulang bareng saya saja Ra” Ucap Tuan Andika

__ADS_1


“Maaf Tuan saya sudah pesan taxi online” jawab Rara menolak secara halus


“ Taxi online kamu tadi sudah sampai dilobi dan sudah saya batalkan, jadi kamu pulang sama saya saja” tegas Tuan Andika tidak mau dibantah


Rara hanya melongo, kenapa Tuan Andika selancang itu membatalkan taxi online yang sudah dipesannya tadi. Bukankah ini diluar jam kerja kenapa segalanya dia yang menentukan. Rara tidak bisa pulang dengan Tuan Andika karena dia masih dongkol dengan sifat Bosnya yang berubah – berubah. Dan terlebih Bosnya menyuruh Rara lembur mengerjakan pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu dikerjakan melihat file itu merupakan file satu sampai dua tahun yang lalu.


“Maaf Tuan saya tidak bisa, saya mau mampir Grand Mall ada keperluan bulanan dirumah yang harus saya beli” Tolak Rara halus


“ Oke saya akan mengantarkanmu ke mall” kata Tuan Andika


“ Tapi Tuan ……..”


Ucapan Rara terhenti karena ditatap tajam oleh Tuan Andika. Rara menelan salivanya susah payah melihat reaksi Bosnya. Akhirnya tidak ada pilihan lain Rarapun hanya menganggukan kepalanya tanda dia setuju diantar pulang oleh Bosnya.


“Ra…. Ayok….”ucap Tuan Andika


Rara berjalan menuju mobil Tuan Andika dan membuka pintu belakang karena dia risih satu mobil hanya berdua saja dan berdekatan. Niat hati mau mencari aman kembali lagi Rara mendapat tatapan tajam.


“ Kamu pikir saya sopir?” Sarkas Tuan Andika


“Pindah kedepan” ucapnya tidak terbantah

__ADS_1


Rara tersungut sungut kesal akan sikap Tuan Andika tetapi tetap menuruti pindah duduk didepan. Kendaraan mulai merayap meninggalkan gedung AW Group. Selama perjalan tidak ada yang memulai pembicaraan hanya lantunan Lagu dari audio yang mengiringi perjalanan mereka sampai di Mall. Setelah memarkirkan mobilnya Tuan Andika ikut turun dan berjalan beriringan dengan Rara.


Banyak pasang mata yang melirik kearah Rara dan Tuan Andika, terutama Wanita. Siapa yang tidak terpikat dengan Tuan Andika pahatan maha karya Tuhan yang sempurna Rahang tegas,alis tebal, Rupawan, tubuh proporsional, dan tatapan tajam. Banyak wanita yang kasak kusuk disekitar area yang dilewati Rara dan Tuan Andika. Dan semua itu membuat Rara risih, Rara hanya takut termakan gossip negative karena berjalan dimall berdua dengan salah satu orang terpandang di negri ini.


Bukannya menjauh Tuan Andika malah memegang bahu Rara. Menggiring Rara ketempat keperluan bulanan rumah tangga. Rara hanya melongo diperlakukan seperti itu oleh Tuan Andika. Rara mau menolak tetapi cengkraman tangan kekar Tuan Andika semakin kuat dibahu Rara. Daripada menimbulkan keributan akhirnya Rarapun hanya diam saja.


Tuan Andika selalu mengikuti kemanapun Rara, hingga dikasirpun masih menempel saat Rara hendak membayar Tuan Andika sudah menyerahkan Debit Cardnya terlebih dahulu kepada kasir. Rara hanya menatap Tuan Andika sengit, Rara tidak senang saat berbelanja dibayarkan orang lain. Lebih tepatnya Rara tidak mau berhutang budi kepada kaum laki- laki. Rara memilih diam nanti setelah sampai dimobil Rara akan mengganti uang Tuan Andika pikirnya.


“ Kita mampir makan dahulu bagimana Ra mumpung diluar” Kata Tuan Andika


“ Tapi saya sudah ditunggu teman saya Tuan dirumah” Kata Rara


“ Oh… sudah ditunggu pacarnya” Ucap Tuan Andika pura – pura tidak tahu


“Bukan Tuan, teman saya perempuan namanya Ratih kami tinggal satu rumah” Ucap Rara menjelaskan dan tetap menolak untuk diajak makan.


Rara dan Tuan Andika melanjutkan perjalanan menuju rumah Rara, saat ditengah perjalanan Rara berniat mengembalikan uang Tuan Andika tetapi ditolak mentah – mentah oleh Tuan Andika. Malah Rara diberikan Debit Card dan dipaksa harus menerima dengan dalih untuk keperluan kantor.Setelah mengantar Rara sampai dirumahnya, Tuan Andika langsung pamit pulang.


Bersambung


...****************...

__ADS_1


Terimaksih untuk para readers yang sudah sudi mampir kekarya Autor yang receh ini, Jangan lupa tinggalkan jejak like & komen ya dan bolehkah author minta hadiah dan vote nya? heheheehhehehe…… see you next Part


__ADS_2