Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl
Bab 31 Mulai Balas Dendam


__ADS_3

Setelah pertemuannya dengan Kania satu minggu yang lalu Rara mengabari Yuda jika dia tidak bisa makan malam bersama Yuda malam itu dengan beralasan sakit. Mungkin benar Rara sakit lebih tepatnya sakit hati. Sudah satu minggu ini Rara memikirkan langkah apa yang akan dia ambil untuk membalas perbuatan Yuda. Ya Siapa yang tidak sakit hati jika diperlakukan seperti Rara. Sangat wajar jika Rara balas dendam dengan apa yang sudah dilakukan Yuda terhadapnya.


Sudah lima hari ini Rara tidak bertemu dengan sang CEO. Tuan Andika sedang berada di Singapura mengurus cabang perusahaan disana. Sudah lima hari ini pula Rara merasa sepi karena tidak membuatkan kopi, sarapan, dan makan siang bersama dengan bosnya. Rara merasa ada yang hilang selama lima hari ini.


Sedangkan Yuda entah sudah berapa kali mencoba mengajak Rara kembali bertemu tetapi selalu ditolak oleh Rara dengan alasan sibuk karena sang CEO sedang keluar negri. Bahkan Yuda sering berkunjung ke rumah Rara, tetapi Rara dan Mang Jaja bekerja sama mengatakan kalau Rara lembur atau sedang tugas keluar kota. Entahlah setelah mengetahui segala penghianatan dan rencana Yuda beserta orang tuanya Rara menjadi tak bersimpati dengan Yuda. Hati yang dulu dipenuhi oleh nama Yuda kini kian memudar. Besarnya cinta Rara dahulu terhadap Yuda tergantikan dendam memenuhi relung jiwanya. Rara berjanji akan membuat Yuda berada dititik terendah menjadi seorang lelaki. Yuda harus merasakan apa yang dia rasakan dahulu.


Hubungannya dengan Ratihpun membaik, karena Ratih tau Rara membatalkan pertemuanya dengan Yuda. Hanya saja Rara tidak cerita tentang pertemuannya dengan Kania. Dan tentang pengkhianatan Yuda dahulu dan rencana busuk Yuda sekarang.


Drt… Drt…Drt…


Rara melirik ponselnya dimeja kerja, id pemanggilnya disana terlihat Kania ada apa kania menghubunginya pikirnya. Karena penasaran Rarapun segera mengangkat panggilan dari Kania.


“Hallo ada apa Kania?” Rara menyapa Kania


“ Hallo Mba Rara bisakah kita bertemu? Kalau bisa ditempat agak privat, aku takut ketahuan Pak Yuda nanti Mba” jawab Kania.


“Oke kita ketemu di Kafe Tulip ya. Tapi aku masih kerja, kita ketemunya pukul 19:00 saja ya” tawar Rara


“ Oke mba” Kania menjawab setuju.


Baru saja Rara selesai menerima telepon dari Kania, David asisten CEO datang menghampirinya.


“Mba Rara, Tuan Andika nanti malam sudah sampai di Indonesia, besok pagi beliau sudah mulai ke Perusahaan. Jadi jangan lupa menyiapkan keperluan Tuan Andika seperti biasanya ya Mba?” Ucap Davisd memberitahu.


“ Oke David, siapp!!” Rara menimpali


Tepat pukul 16:00 Rara bersiap untuk pulang, sebelum pulang dia meletakan berkas – berkas yang harus ditanda tangani Tuan Andika besok pagi, tidak ketinggalan Rara juga meletakan laporan selama enam hari berjalan selama Tuan Andika di Singapura. Setelah semua selesai Rarapun segera pulang kerumahnya lalu siap – siap untuk ke kafe miliknya.

__ADS_1


Drt…


Rara mencoba menghubungi Kania, namun baru dering pertama, Rara melihat Kania melambaikan tangan kearahnya. Kania datang bersama dengan seorang lelaki berumur kisaran 40 tahun. Apakah itu suami Kania pikir Rara, karena keduanya terlihat sangat dekat.


“ Maaf mba sudah dari tadi ya? Maaf aku telat” ucap Kania tidak enak hati


“ Enggak kok Kania, aku pikir gak jadi karena biasanya kamu lebih awal datangnya dari jadwal ketemu” ucap Rara menenangkan.


“ Iya maaf aku tadi masih nyusul Paman Rafael dulu, o iya kenalkan ini pamanku yang waktu itu aku ceritakan” Kania mengenalkan pamannya kepada Rara.


“Saya Rara om” Rara mengenalkan diri


“Iya saya Rafael Yaman pamannya Kania” ucap Om Rafael mengenalkan diri


“ Berarti pemilik RY Resto?” Tanya Rara yang diberikan anggukan kepala oleh Kania dan Om Rafael.


“ Aku sudah menceritakan semuanya dengan Om Rafael Mba. Tentang hubungan Mba dengan Pak Yuda, rencana Pak Yuda, dan kesakitan yang aku alami selama ini akibat perbuatan Pak Yuda” ucap Kania menjeda ucapannya.


“Begini Mba Rara aku dan paman ingin membantu Mba Rara untuk membuat Pak Yuda menyesali semua perlakuannya terhadap Mba Rara maupun aku, Om Rafael akan menjual saham RY Resto kepada Mba Rara. Dan dengan begitu Mba Rara bisa menjadi atasan Pak Yuda tanpa Pak Yuda mengetahuinya. Untuk saham 25% milik Pak Yuda sudah kembali ketangan Om Rafael. Pak Yuda sepakat menjualnya dengan kesepakatan Pak Yuda tetap bekerja di RY Resto sebagai manager. Beberapa hari yang lalu Pak Yuda menjualnya untuk pengobatan Mamanya yang terkena Kanker Payu Dara.” Kania menjelaskan sedetail – detailnya.


Rara terbengong mendengar mantan calon mertuanya sakit keras. Tetapi kebencian dan kekecewaanya terhapad Yuda seolah menutup batin Rara. Sehingga Rarapun menyetujui rencana Kania. Lelaki seperti Yuda adalah lelaki yang bergengsi tinggi. Dengan menjadikannya bawahan wanita yang dikejarnya sudah menginjak nginjak harga dirinya. Bukankah pembalasan yang paling menyakitkan adalah dengan meruntuhkan harga dirinya orang tersebut. Dan Rara memulai dengan mengakuisi RY Resto. Resto yang selalu digadang – gadangkan oleh Yuda bahwa Resto tersebut sebagai wujud cinta Yuda terhadap Rara.


Setelah kesepakatan pembelian saham, Kania dan pamannya undur diri. Rara sungguh bersyukur karena sempat bertemu dengan Kania. Jika dia tidak bertemu dengan Kania entah apa yang akan terjadi. Mungkin Rara akan masuk perangkap Yuda.


“Ra bisa kita bicara” tiba – tiba Ratih datang dan menyadarkan Rara dari lamunannya.


“Apa Tih?” Tanya Rara

__ADS_1


“Kenapa kamu membeli saham RY Resto Ra?” Tanya Ratih yang tanpa sengaja mencuri dengar apa yang dibicarakan Rara dengan teman barunya penasaran dengan apa yang direncanaan Rara.


“ Hm.. Tih sini” Rara memanggil Ratih agar duduk disebelahnya.


Rarapun menceritakan kenapa dia mengakuisi RY Resto. Dan Rara juga menceritakan jika ternyata semasa Yuda dulu menjalin kasih dengannya, ternyata Yuda sudah berkhianat dengan Kania sekertaris Yuda dahulu. Sampai Yuda menghamili Kania dan tanpa perasaan meminta Kania untuk menggugurkan kandungannya. Rara juga menceritakan bagaimana keadaan ekonomi Yuda dan rencana Yuda beserta kedua orang tuanya.


Ratih kaget mendengar cerita Rara, Ratih hanya tau kalau orang tua Yuda bangkrut. Untuk masalah pengkhianantan Yuda dahulu sampai menghamili Kania dan rencana Yuda beserta orang tuanya untuk menikahi Rara dan akan mengambil alih harta Rara, Ratih benar – benar tidak tau. Ratih merasa masalah ini terlalu pelik.Ratih takut rencana Rara akan mebahayakan nyawa Rara.


“Ra kamu sudah meberitahu Kak Surya? Aku takut semua ini membahayakan nyawa kamu Ra” ucap Ratih khawatir.


“ No Ratih!!! Tolong kamu jangan kasih tau kak Surya. Aku yakin aku bisa menyelesaikan masalah ini. Aku tidak mau membebani keluargaku lagi Tih. Aku minta tolong sama kamu Ratih, tolong jangan sampai Mama mengetahuinya. Lagi pula aku sudah dibantu Om Rafael dan Kania yang sakit hati atas perlakuan Yuda dahulu” Ucap Rara menerawang.


“ Untuk melancarkan rencanaku aku perlu bantuanmu Tih. Kamu akan menjadi Manager di RY Resto” Kembali Rara berucap tetapi sekarang dengan seringai dibibirnya.


“Oke kapan kita akan memulainya?” Tanya Ratih


“Besok siang kita akan memulainya Ra, aku sudah mengabari Om Rafael kalau besok Resto dibuka mulai siang saja” Ucapnya dengan tangan terkepal erat.


“Baiklah besok pagi aku akan menyerahkan pekerjaanku kepada Ina asistenku dahulu” Ucap Ratih menimpali.


Siapa yang menyangka cinta Rara yang begitu besar kepada Yuda berubah menjadi dendam yang membara. Semua tau betapa bucinnya Rara dahulu dengan Yuda. Benar apa yang orang akatakan antara cinta dan benci hanya beda tipis. Kalau dulu Rara sangat memuja dan mencintai Yuda sepenuh hati, sekarang kebenciannya terhadap Yudapun telah memenuhi hatinya.


Bersambung


...****************...


Terimaksih untuk para readers yang sudah mampir kekarya Autor yang receh ini, Jangan lupa tinggalkan jejak like & komen ya dan bolehkah author minta hadiah dan vote nya? heheheehhehehe…… see you next Part. Maaf hari ini Author telat Up nya.

__ADS_1


__ADS_2