Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl
Bab 68 Resepsi Pernikahan


__ADS_3

Acara yang ditunggupun telah tiba, tepat pukul 19:00 resepsi pernikahan Rara dan Tuan Andika akan dimulai. Acara ini berlangsung di Grand Hotel, salah satu Hotel bintang lima yang ada di Jakarta. Ballroom hotel telah disulap menjadi kastil megah untuk pasangan Rara dan Tuan Andika yang mengusung tema pernikahan ala negri dongeng.


Nuansa putih mewarnai pesta pernikahan pasangan suami istri tersebut. Bunga, patung angsa, patung Unicorn serta kue pernikahan yang berwarna putih yang berbentuk seperti kastil telah terpajang sangat apik di pelaminan. Kedua ibu suri benar – benar mewujudkan impian Rara yang menginginkan pernikahan ala negri dongeng tersebut. Merogoh kocek yang tidak sedikit tentu bukan suatu masalah bagi dua sahabat yang merupakan sama – sama keluarga konglomerat tersebut.


Berita pernikahan Rara dan Tuan Andika sepertinya akan menjadi trending topik besok pag. Mengingat tak hanya sedikit media yang meliput pernikahan pasangan pengantin yang berasal dari putra orang terkaya dinegri ini dengan putri seorang konglomerat di Jakarta.


Rara tampil sangat cantik dan elegan dengan menggunakan Ball Gown model Off Shouldher sebagai gaun impiannya yang merupakan rancangan sang Mama, seorang desainer dan pemilik butik. Nyonya Rani menghabiskan waktu kurang lebih 6 bulan merancang gaun pernikahan Rara. Walau dahulu tidak mengetahui kapan Rara akan menikah, namun Nyonya Rani tetap merancangkan gaun pernikahan ala putri dongeng untuk putrinya yang merupakan penggemar Belle dalam serial Beauty and The Beast.


Gaun Rara tak hanya dihiasa oleh manik – manik Kristal tetapi juga mutiara dengan bordilan hasil sulaman tangan sang Mama. Membuat Rara tampil sangat elegan, tidak lupa Rara juga mengenakan Veil dan Tiara silver dikepalanya.


Sedangkan Tuan Andika terlihat sangat tampan dan berkharisma dengan menggunakan setelan tuxedo warna hitam dan kemeja putih dengan tambahan dasi kupu – kupu. Sepanjang menyusuri Ballroom dia selalu menggandeng tangan sang istri dengan senyum yang mengembang membuat penampilan Tuan Andika semakin memukau dan berhasil menghipnotis para tamu kalangan wanita yang selalu berkhayal bisa dekat dengan Tuan Andika.


Penampilan Rara dan Tuan Andika membuat iri sejuta umat yang menyaksikannya tak terkecuali seorang pria yang diam – diam selalau menatap Rara dalam dan nanar. Sepertinya dia memang harus benar – benar ikhlas mulai hari ini melepaskan Rara bahagia dengan pasangannya. Mungkin memang jodohnya bukanlah Rara tetapi orang lain yang masih belum ditemukan keberadaanya. Diam – diam Ronal meninggalkan ballroom hotel dengan perasaan yang masih campur aduk.


Ya dia adalah Ronal mantan manager Rara dahulu yang memang mendapatkan undangan pernikahan dari CEOnya. Ronal meninggalkan Ballroom tanpa berpamitan dengan CEOnya karena dia tidak kuat melihat wanita yang sangat dicintainya bersanding dengan orang lain terlebih itu bosnya sendiri.


Kembali ke Ballroom hotel, Rara mulai terlihat lelah sedangkan tamu undangan semakin banyak walau malam sudah semakin larut.


”Capek sayang?” Tanya Tuan Andika lembut


“ Pegel Mas, aku pakai highheel yang lumayan tinggi” ucap Rara manja


“Sebentar ya aku suruh David mengambilkan Sneakers saja, gaunmu khan panjang jadi tidak akan kelihatan kalau kamu menggunakan sneakers” ucapnya lembut.


Benar saja belum sempat Rara menolak keinginan suaminya, Tuan Andika sudah memerintahkan sang asisten untuk mengambilkan sneakers untuk sang istri. Tuan Andika yang sangat mencintai Rara jelas sangat menginginkan Rara selalu nyaman.

__ADS_1


Tak berselang lama David datang membawa sneakers berwarna pastel dengan detail gliter yang membuat tampilannya mewah walaupun hanya menggunakan sneakers.Entah bagaimana caranya sang asisten bisa secepat itu mendapatkan sneakers yang tampilannya mewah begitu. Tanpa canggung Tuan Andika berjongkok dihadapan Rara dan membantu Rara melepas higheel dan menggunakan sneakers. Pemandangan itu tak luput dari fotografer yang mengabadikan keuwuan Tuan Andika.


“Bagaimana? Nyaman?” Tanya Tuan Andika


“Lumayan makasih ya sayang” jawab Rara dengan senyum manis


“ Jangan senyum gitu sayang mas gak tahan” ucapnya yang ingin menyambar bibir ranum Rara tetapi dihindari oleh Rara.


“Mas jangan disini ramai aku malu” ucapnya menunduk.


“Khan kita sudah halal Dek, tidak apa - apa” ucap Tuan Andika


“Tapi aku malu sayang” ucapnya manja


Interaksi hangat Rara dan Tuan Andika tidak lepas dari sorotan para sahabatnya yang berkumpul ada Ratih, Arta, kania, Sinta dan Dewi.


“Ya ampun CEO dingin dan arogan kita kenapa manis gitu didepannya mba Rara” ucap Sinta


“ Iya ih… membuat pertahanan hati ini meleleh” ucap Dewi mendramatisir


Sahabat yang lainnya hanya geleng – geleng kepala melihat absurdnya dua sahabat RAra itu.


“ Itulah kekuatan cinta,Cinta mba Rara dapat menaklukan hati Tuan Andika yang dingin dan arogan, begitu juga sebaliknya Cinta Tuan Andika menkalukan hati Mba Rara yang dulu senang berpetualang” ucap Kania bijak.


“ Betul kata kamu Kania, aku bahagia melihat Rara akhirnya mendapatkan pasangan yang tepat, yang tulus mencintainya, semoga kebahagiaan selalu menyertai Rara” ucap Ratih menimpali

__ADS_1


“Aamiin….” Koor para sahabat Rara bersamaan.


“Eh… sudah larut saja yuk salaman sama pengantinnya trus foto bareng, kapan lagi foto bareng sama Tuan Andika “ Ajak Sinta kepada Dewi.


Sinta, Dewi, Ratih , Arta dan Kania bersalaman dengan pengantin dan pamit pulang. Malampun semakin larut Wajah kedua pengantin terlihat sangat lelah. Entah berapa ribu orang yang diundang oleh kedua ibu suri karena sejak tadi tamu undangan tidak ada habisnya.


“ Dika ajak saja istri kamu istirahat ini sudah pukul 24:00, Untuk tamu nanti biar Papa yang hendel kasian Rara sepertinya lelah sekali” ucap Tuan Tama kepada putranya


“Boleh Pa?” Tanya Tuan ANdika penuh binar yang dijawab anggukan kepala oleh Tuan Tama


Tuan Andika dan Rara meninggalkan Ballroom menuju kamarnya yang berada dilantai 30, lantai paling atas yang merupakan kamar presidental suite. Setelah membuka pintu kamar hotel Tuan ANdika dan Rara sama – sama salah tingka melihat dekorasi kamar mereka. Tempat tidur yanga ditaburi dengan kelopak bunga mawar merah yang berbentuk hati, Diatas tempat tidur tampak terlihat selimut yang dibentuk seperti dua angsa yang sedang berciuman. Belum lagi lilin disepanjang kamar menambah suasana romantis pada keduanya.


“ Mas aja duluan kekamar mandi aku mau membersihkan sisa makeup dulu” ucap Rara sedikit gugup


“ Ya sudah, Mas duluan ya” ucapnya mlipir kekamar mandi.


Setelah kepergian Tuan Andika Rara bergegas membersihkan sisa makeup diwajahnya dan melepas semua aksesoris yang dikenakannya. Tidak lupa Rara menyiapkan baju dinas yang sudah dibelikan oleh Mamanya untuk dipakai malam ini.


Sesuai permintaan sang Mama untuk yang pertama Rara disuruh menggunakan pakaian dinasnya yang merah menyala. Dengan mengumpulkan keberanian Rara menggulung pakaian dinasnya dan menyelipkan ditumpukan handuk agar tidak terlihat oleh Tuan Andika. Bagaimanapun juga dia masih canggung dengan sang suami


Bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak ya sayang …..


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2