Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl
Bab 21 Masih Ada Cinta


__ADS_3

Tepat usia Andika 13 tahun Perusahaan Tuan Tama mengalami kebangkrutan karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Direktur keuangan di Perusahaan melakukan korupsi yang menimbulkan perusaahaan berada dititik terendah. Untuk mengurangi pengeluaran Tuan Tama mengurangi karyawan, Ada beberapa karyawan yang tidak terima karena terkena PHK mereka merencanakan kejahatan kepada Tuan Tama dengan merusak kendaraannya sehingga Tuan Tama mengalami kecelakaan. Setelah Tuan Tama kecelakaan dan koma selama 3 bulan, keadaan Perusahaan semakin kacau karena Tampuk kepemimpinan Perusahaan kosong. Dengan terpaksa nyonya Tama yang mengisi kekosongan dan membangun kembali perusahaan. Untuk menstabilkan perusahaan diperlukan waktu yang tidak singkat tidak cukup waktu satu atau dua tahun.


Setelah 3 bulan, Tuan Tama sadar dari komanya, Nyonya Tama bisa bernafas lega saat itu tetapi sayang benturan keras dikepala Tuan Tama mengakibatkannya terkena Amnesia. Sehingga Tuan Tama harus melakukan terapi keluar negri. Karena kesibukan Nyonya Tama diperusahaan dan mengurus sang Suami yang koma. Nyonya Tama menitipkan putranya kepada sang kakak yang bernama Reza yang kebetulan memang sangat menyayangi Andika putranya, agar bisa focus menstabilkan kembali perusahaan dan mengurus sang Suami. Namun keputusan itu ternyata bukan keputusan yang tepat. Tepat 6 bulan nyonya Tama menitipkan putranya disana Reza kakak Nyonya Tama bercerai dengan istrinya karena istrinya berselingkuh.


Tinggal ditengah – tengah keluarga broken home membuat Putranya kerap mendengarkan bahasa yang belum sepatutnya didengar. Melihat bagaimana istri omnya meninggalkan pamannya tersebut sampai pamannya overdosis membuat Andika memiliki trauma terhadap wanita maupun membina rumah tangga. Setelah itu Andika tinggal bersama mamanya kembali tetapi sang Mama jarang dirumah karena sibuk diperusahaan dan mengurusi sang papa yang bolak balik terapi ke singapur.


Nyonya Tama menghela nafasnya. Mengingat kejadian lampau membuatnya merasa menjadi ibu yang gagal. Padahal Nyonya Tama sudah sering mengajak putranya untuk konseling ke psikiater. Tetapi tidak memberikan hasil yang maksimal. Hingga usia putranya 29 tahunpun belum pernah Nyonya Tama melihat atau mendengar putranya jalan atau makan berdua dengan lawan jenis . Hal itu yang selalu membuatnya bersalah dan menyesal. Nyonya Tama tidak tau saja kalau putranya itu sudah 10 hari ini makan siang bersama dengan seorang wanita.


Dilain tempat, tepatnya dirumah sedehana milik Rara masih terjadi ketegangan antara Rara dan Yuda. Entah sudah berapa kali Rara mengusir Yuda tetapi yang diusir tidak mau menyerah dan tetap bertahan disana. Bahkan Yusa masih berlutut memohon ampunan kepada Rara.


“Yuda…. Tolong… pergi kamu dari rumahku” ucapnya kembali


“Enggak Ra aku gak mau pergi sebelum kamu memaafkan aku dan mau kembali kepadaku” ucapnya kekeh

__ADS_1


“Yuda …tolong ngertiiin aku” ucapnya pelan


“Aku sudah memaafkan kamu, tetapi untuk kembali maaf aku tidak bisa” ucap Rara tegas


“Ra… tolong beri aku kesempatan sekalii saja, aku sangat mencintai kamu Ra…..Bahkan aku sudah meninggalkan kedua orang tuaku Ra, demi kamu…Aku tau semua terlambat seharusnya dari dulu aku memutuskan ini sehingga kita tidak pernah terpisah… maaf Ra aku baru memiliki keberanian” ucapnya sedih dengan air mata yang berdesakan dipipinya


“Kamu tau Ra RY Resto adalah Resto kita, kamu masih ingat kita sama sama memiliki hobi kuliner sehingga kita memiliki keinginan untuk membuka resto. Dan RY Resto sesuai dengan keinginanmu memiliki resto dengan nama inisial kita berdua. RY itu Rara dan yuda, bukankah kamu dulu pernah menginginkannya Ra” ucapnya masih tertunduk.


“Aku tau aku salah meninggalkanmu saaat acara bahagia kita, aku tau Ra semua permintaan maafku tidak akan mengembalikan papa kamu” aku minta maaf Ra ucapnya terisak


Rara tak bergeming semua pengucapan Yuda memang terlihat serius dan tulus, tetapi hati Rara sudah terlanjur sakit. Walaupun sebenarnya masih ada cinta didalam hati Rara yang terdalam untuk Yuda mungkin Rara lebih memilih untuk menguburnya. Kenangan indah bersama Yuda memang masih terukir dimemorinya tetapi kenangan kelam, jeritan pilu, dan isak tangis seolah berdengung ditelinga disaat bertemu kembali dengan Yuda.


“Maaf Yuda aku tidak bisa… Satu hal yang harus kamu tau aku sudah memaafkanmu” ucap Rara

__ADS_1


“ Tolong kamu sekarang pergi dari rumahku Yuda aku mau istirahat” ucapnya belalu meninggalkan Yuda.


“ Apakah laki – laki tadi kekasih barumu?Kenapa cepat sekali kamu melabuhkan hati kepada pria Ra?”Tanya Yuda menghentikan langkah Rara


“ Apakah ada seorang kekasih memanggil kekasihnya dengan sebutan TUAN?” Tanya Rara sinis


“Dan Asal kamu tau setelah gagalnya pertunangan kita kamu tahu berapa lelaki yang sudah aku taklukan? 50 Yuda…. Kamu tau artinya apa? Aku tak masalah tanpamu. Lelaki yang kemarin adalah CEO ditempat aku bekerja aku tidak tau setelah esok apakah akan berubah menjadi kekasih atau justru suami” Ucap Rara menyombongkan diri agar terlihat kuat.


Setelah berkata demikian Rarapun masuk kedalam rumahnya dan menutup pintu dengan keras. Meniggalkan Yuda yang masih terduduk diteras menelaah setiap kata – kata Rara. Ternyata sesakit itu Rara setelah kepergiannya. Siapa yang menyangka sifat Rara dulu yang selalu setia dan tidak mudah untuk menerima kehadiran seseorang bisa dengan mudahnya berkata demikian. Bahkan membanggakan diri bahwa dia bisa memiliki kekasih yang banyak. Dulu hati Rara sangat lembut jangankan untuk menyakiti hati orang lain untuk berkata kasar saja tidak mampu.


Yuda pulang membawa kepingan hati yang semakin hancur. Berharap setelah dia mandiri dia bisa menggapai Rara kembali. Semua kini tinggal penyesalan, menyesalpun tiada guna.


Bersambung

__ADS_1


...****************...


Terima kasih sudah mau mampir di karya receh author... Jangan lupa like dan komennya yaa


__ADS_2