Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl
Bab 57 Melamar Kembali


__ADS_3

Andika terheran melihat Nyonya Rani dan Mamanya saling mengenal satu sama lain. Dia mencoba mencari jawaban kepada papanya lewat tatapan, tetapi sang papa hanya mengedikan bahunya.


“Silahkan masuk” ucap Nyonya Rani terbata menggeser tubuhnya memberikan akses jalan kepada para tamu.


Nyonya Rani bingung dengan apa yang dilihat. Belum juga hilang rasa kagetnya yang baru mengetahui jika Tika Pratiwi adalah ibu dari kekasih anaknya, Nyonya Rani kembali dikagetkan oleh beberapa orang yang berseragam layaknya pengawal membawa bingkisan persis seperti hantaran orang lamaran. Nyonya Rani tersentak kaget saat mendengar pertanyaan dari pengawal Tuan Andika.


“Maaf Nyonya ini saya letakan dimana?” Tanya pengawal yang masih mebawa salah satu hantaran


“Letakan saja disana” ucapnya menunjuk salah satu meja yang berada dipojok ruang tamu


“Ran?” Nyonya Tama memanggil dan mendekat pada sahabatnya


“Eh.. silahkan duduk Tuan, Nak Andika” ucapnya masih syok


Nyonya Rani hendak berbicara tetapi urung karena tiba – tiba dipeluk oleh sahabatnya.


“Ran aku kangen banget sama kamu. Gak nyangka kita bisa bertemu kembali setelah berapa puluh tahun tidak bertemu. Dan bahkan kita akan menjadi besan” ucap Nyonya Tama tersenyum lebar


“Hah..” ucap Nyonya Rani kaget


“Loh apa kamu tidak tahu maksud dan tujuan kami datang kemari?” Tanya Nyonya Tama heran dan dijawab gelengan kepala oleh Nyonya Rani.


Melihat reaksi dari sahabatnya Nyonya Tama memandang putranya geram. Sedangkan yang ditatap pura – pura tidak melihat dan menunduk.


“ Maafkan kelakuan anaku ya Rani, pasti dia tidak memberi tahu Rara putrimu tentang tujuan kami kemari” ucap Nyonya Tama tak enak hati


“Iya tidak apa- apa mending duduk dulu Tik aku mau menemui bibik dibelakang dulu” ucapnya meninggalkan Nyonya Tama


Nyonya Rani menemui bik Surti yang sedang masak di belakang, menyuruh ARTnya untuk membuatkan minum dan camilan.


“Bik masih masak? Tolong tambahkan porsinya lagi enam orang ya bik?” Ucap Nyonya Rani kepada ART nya


“ Siap Nyonya” ucap Bik Surti menyanggupi


“ O iya Lilis dan Neneng tolong buatkan minuman untuk tamu didepan ya kayaknya delapan orang?” kembali Nyonya Rani memerintah ARTnya halus.

__ADS_1


“Siap Nya” ucap Lilis dan Neneng bersamaan


Meskipun para Art bingung dengan jumlah tamu tetapi mereka tetap melaksanakan tugas yang diberikan oleh majikannya.kalau tadi pagi sepertinya Nyonya Rani mengatakan tamunya tiga orang, kenapa sekarang bertambah menjadi delapan orang pikir mereka terheran. Meskipun mereka masih bingung dengan perubahan dadakan tetapi mereka tetap bekerja secara kompak. Bik Surti memasak untuk acara makan malam satu jam lagi. Sedangkan Lilis dan Neneng menyiapkan minuman dan menyusun kue untuk para tamu didepan.


Nyonya Rani bergegas menuju kamar putrinya yang berada dilantai dua. Nyonya Rani sampai didepan kamar putrinya bertepatan dengan pintu kamar Rara yang terbuka dari dalam. Nyonya Rani lebih kaget melihat penampilan putrinya yang masih mengenakan kaos oblong kebesaran dengan celana Hotpant.


“Kamu belum bersiap Ra?” Tanya Nyonya Rani heran


“Bersiap untuk apa Ma?” Rara sekarang yang bingung dengan pertanyaan sang Mama


“Lho itu Andika dan orang tuanya sudah datang” ucap sang Mama gemas dengan putrinya sendiri


“Hah udah dateng, kok cepet amat bukannya katanya jam makan malam?” Kembali Rara bertanya yang dijawab dengan pundak terangkat sang Mama.


Sang Mama masuk membantu Rara untuk bersiap.


“Udah Mama keluar aja biar aku bersiap sendiri” Ucapnya mengusir sang Mama


“Yakin kamu bisa bersiap sendiri?” Tanya sang Mama


“Yakinlah Ma, kayak mau lamaran aja mesti dibantuin pakai baju dan bersiap” ucap Rara asal


“Sepertinya Nak Andika memang berniat melamarmu malam ini Ra” ucap Nyonya Rani


Demi apa!!, Rara kaget bukan main bahkan dress floral yang telah dipegag saat hendak mengganti pakaian jatuh sendiri karenan Rara kaget.


“Mama jangan becanda kayak gitu ihhh gak lucu”ucapnya kembali


“Tapi penampilan kedua orang tuanya dan Nak Andika beserta beberapa bingkisan yang menyerupai hantaran lamaran sepertinya memang Nak Andika hendak melamarmu” ucap Mamanya dan berhasil membuat Rara melongo.


“Ma…mak maksudnya melamar Rara Ma?”Tanya Rara tergagap. Seketika membuat Rara bingug harus berbuat apa, bahkan saking gugupnya Rara hanya berdiri didepan walk in closet tanpa berniat segera mengganti pakaiannya. Nyonya Rani hanya geleng – geleng kepala melihat Rara.


“Oke… biarkan Mama membantumu untuk bersiap”ucapnya yang tidak mendapat respon dari anaknya bahkan saat sang Mama melewatinya untuk mengambil pakain yang pas untuk acara nanti Rara tetap tak bergeming dari tempatnya.


Dengan cekatan Nyonya Rani memilihkan lace dress warna peach untuk acara makan malam kali ini. Dengan cekatan pula sang Mama memberikan polesan sederhana pada wajah Rara. Rambut Rara disanggul dibelakang dengan rapi dan membiarkan beberapa helai menjuntai disisi kanan dan kiri wajah Rara.

__ADS_1


Jika dikamar seorang Ibu melakukan gerakan cepat membantu putrinya bersiap, berbeda dengan keadaan di ruang tamu kediaman Wijaya. Jelas terlihat disana seorang ibu tengah memarahi anaknya habis habisan bahkan Nyonya Tama sampai menjewer telinga Tuan Andika membuat Tuan Andika meringis menahan sakit ditelinganya.


“Kenapa kamu tidak memberi tahu Rara tujuan kita kesini Dika” ucapnya kesal kepada putranya


“ Maaf Ma, maksudnya Dika mau membuat kejutan kepada Rara” Ucapnya membela diri


“Dasar anak nakal” ucapnya sarkas dan langsunh-g menjewwer telinga Tuan ANdika kembali.


“Aw…Aw sakit Ma sst…sst ucapnya memegang telinganya


Ehem


Perdebatan antara Nyonya Tama dengan Tuan Andika terhenti saat mendengar deheman seorang wanita yang mereka yakini adalah pemilik dari rumah tempatnya bertamu. Keduanya menoleh menatap pada arah sumber suara. Tuan Andika terbengong melihat sosok wanita yang ada didepannya. Tidak bertemu beberapa hari membuat Rara terlihat semakin cantik dengan balutan lace dress berwarna peach yang membentuk lekuk tubuhnya. Dengan lengan pendek dan panjangnya selutut memeperlihatkan kaki jenjang Rara yang putih dan mulus dan kerah berbentuk sabrina membuat Rara terlihat anggun .


“Jadi ini putrimu Rara Rani? Waw cantik bangett kamu sayang pantas saja bisa meluluhkan hati anak tante yang dingin dan anti wanita itu” ucap Nyonya Tama menghampiri Rara dan Mamanya.


“ Sini duduk sama tante ya? Kamu cantik banget Ra persis seperti Mamamu waktu gadis dahulu” ucap Nyonya Tama kembali dan menuntun Rara agar duduk bersebelahan dengan dirinya.


Rara hanya menurut saja karena dia bingung harus merespon bagaimana. Kalau boleh jujur, Rara sangat senang diperlakukan begitu baik dan hangat oleh Mamanya Tuan Andika padahal mereka baru bertemu sekali


Setelah semua duduk terkecuali Surya yang sedang berada diluar Kota Tuan Tama berdehem sebelum memulai berbicara


“ Selamat malam Buk Rani maaf jika kedatangan keluarga kami kesini membuat Buk Rani kaget. Adapun niat kami kesini untuk bersilaturahmi dengan keluarga Ibuk agar mengenal satu sama lain dengan lebih dekat” ucapnya menjeda ucapannya


“Dan niat kami selanjutnya adalah ingin melamar putri ibuk untuk anak kami Andika yang sudah cukup lama mengenal putri Ibuk, mudah – mudahan ibuk berkenan untuk merestui niat baik putra kami” ucap Tuan Tama


Nyonya Rani meremas tangannya sendiri. Bibirnya terasa kelu untuk berucap, walau sebelum turun dari kamar putrinya dia sudah merangkai kata panjang lebar untuk menanggapi ucapan keluarga Pratama, tetapi entah kenapa bibirnya mendadak kelu tak bisa berucap justru matanya berkabut dan sudah dapat dipastikan satu kedipan saja luruh sudah air mata Nyonya Rani.


Rara terlihat sangat tegang bahkan Rara hanya menunduk dan menutup matanya saat menantikan jawaban dari Mamanya.


Bersambung


...****************...


Hai readers semoga kalian semua dalam keadaan sehat walafiat

__ADS_1


Terimakasih atas segala dukungannya selama ini jangn lupa klik favorite ya dan jangan di unfavorite jadi jika saat author update para readersa bisa menerima notifikasi jika author telah update.Nanti sore author akan mengusahakan untk update lagi dan jangan lupa langsng dibaca ya readers jangan ditumpuk xixiixixi


TERIMA KASIH


__ADS_2