Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku

Pengasuh Anakku Adalah Istri Kecilku
# 13


__ADS_3

📱" ada apa ?" tanya Riris datar


📱" kenapa beb, kok kesal ??? siapa yang sudah membuatmu kesal bebebku sayang " jawab Ryan


📱" tidak usah basa-basi , katakan ada apa RYAN " ucap Riris


📱" tidak ada , hanya kangen aja " jawab Ryan dengan santainya.


Sebelum Riris menjawabnya Randi segera melahap bibir ranum gadis itu. Dengan paksa dan dorongan kuat Riris melepaskan ciuman mereka.


" Mas jangan buat kesabaran ku habis " ucap Riris setengah berbisik


" Minggir mas , ada yang perlu ingin kami bicarakan " lanjut Riris


Randi tidak mengubris apa yang di katakan oleh istrinya , bahkan dia tidak peduli sama sekali, dengan wajah yang kesal , Riris membiarkan apa yang ingin Randi lakukang padanya.


📱" katakan langsung RYAN " ucap Riris


📱" Apakah anak buah yang mengontrol di perbatasan kota X ?" tanya Ryan di sebrang telepon


Dengan cepat Riris mengecilkan suara teleponnya.


" Mas, jika tidak ingin minggir , jangan dengarkan apa pembicarakan kami " ucap Riris berbisik


Randi hanya diam saja , tapi tangan dan bibirnya tidaklah diam, dia asyik dengan aktivitas barunya.


📱" Ryan, dengarkan aku sesuai dengan isi perjanjian kita, bahwa tidak boleh barang haram, lewat dari wilayahku , jika kau melanggarnya maka jangan salahkan aku " ucap Riris dingin


📱" ooo ayolah beb, untung nya bisa kita bagi dua nanti " jawab Ryan

__ADS_1


📱" Tidak " ucap Riris dingin


📱" jika kau tidak memperbolehkan aku dengan cara halus , maka jangan salahkan aku jika berbuat kasar " ucap Ryan datar


📱" RYAN , jangan keterlaluan kau " jawab Riris geram


ahh,,ahh,,ahh


" Mas , apa yang kau lakukan ? " tanya Riris


" matikan telepon nya atau aku akan melewati batasku " jawab Randi sambil menyusu dan menciumi leher jenjang milik Riris


Dengan cepat Riris mematikan sambungan teleponnya.


" mas, lepaskan aku " ucap Riris


" tapi aku ingin makan mas " ucap Riris


" tunggu sampai aku tidur dulu " jawab Randi


" oh astaga , aku bisa mati jika menunggu " ucap Riris


Randi tidak peduli, dia hanya melanjutkan aktivitasnya di bukit kenyal Riris sambil menutup mata dan memeluk erat tubuh gadis itu .


Riris tidak peduli karna di kepala nya hanya memikirkan , bagaimana dia bisa keluar mension malam ini , untuk menyelesaikan urusan nya dengan Ryan.


satu jam Riris memikirkan nya , dan dia melihat bahwa suaminya telah tertidur dengan menyusu di bukit kenyalnya, segera dia melepaskan dengan pelan dan bergerak turun secara perlahan.


📱" Rere dimana kau sekarang " tanya Riris di dalam telepon

__ADS_1


📱" Aku lagi di sirkuit Ris , lagi taruhan balapan " jawab Rere


📱" Kiki dimana ? kenapa dia tidak angkat teleponku ? " tanya Riris dingin


📱" Aku tidak tau , sudahlah aku mau balapan " jawab Rere , dengan mematikan sambungan teleponnya.


"Oh ****,,,, dimana bocah itu " umpat Riris


15 menit Riris terus mencoba menghubungi kiki, dengan wajah yang geram dan kesal , akhirnya sahabat nya itu mengangkat teleponnya juga.


📱" Dari mana saja kau nyet " tanya Riris dingin


📱" nyat,,, nyet,,, emang gua monyet " jawab Riski


📱" ki , sudah lah jangan becanda dulu !" ucap Riris


" siapa yang mengontrol di perbatasan kota X "


lanjut Riris


📱" kalau gak salah thomas , yang sedang mengontrol di daerah itu , ada apa ? apa kau ingin kesana ?" tanya Riski


📱" Tidak , perintahkan dia agar waspada terhadap anak buah Ryan , karna mereka akan melewati wilayah kita dengan membawa barang sialan itu" jawab Riris geram


📱" kenapa aku tidak tau ?" tanya Riski


📱" jawabannya ya karna kamu hanya bocah yang bodoh " jawab Riris dingin


📱" ok,,,ok,,, jangan marah, segera aku akan kesana untuk menangani nya langsung " ucap Riski.

__ADS_1


__ADS_2